Mahasiswa UKI Toraja yang KKN di Kelurahan Tampo Mengkendek Hadirkan Peran AI ChatGPT dalam Pertanian Organik

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK —- Sejumlah mahasiswa mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Tampo Mengkendek, menggelar sosialisasi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pertanian organik kepada masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kelurahan Tampo Mengkendek, Jumat, 28 Juli 2023 dan diikuti oleh puluhan masyarakat setempat.

Dalam acara tersebut, hadir berbagai elemen masyarakat dari dasawisma, guru, kelompok tani, hingga beberapa pemuka agama. Para peserta dengan antusias mendengarkan sosialisasi yang disampaikan oleh mahasiswa KKN mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pertanian organik, yang sesuai dengan tema KKN mereka.

Mahasiswa KKN UKI Toraja memberikan wawasan dan penjelasan mendalam tentang pemanfaatan AI dalam bertani organik, dengan fokus pada penggunaan AI ChatGPT. Mereka menjelaskan bagaimana teknologi ini dapat membantu petani dalam mencari informasi dan memberikan solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pertanian organik.

Baca Juga  Dua Perusahaan dari Toraja Dapat Peringkat Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

“Kami ingin mengenalkan AI ChatGPT sebagai alat bantu yang dapat memberikan informasi penting bagi para petani,” ujar salah satu mahasiswa KKN, Anton Andi.

Namun, Anton menekankan pentingnya verifikasi informasi yang diberikan oleh AI dengan referensi yang sudah disediakan oleh kampus. “Tidak semua hasil dari AI benar-benar akurat, oleh karena itu perlu dilakukan pengecekan ulang untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” tambahnya.

Kepala Kelurahan Tampo Mengkendek, Israel T. Rante Allo, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UKI Toraja dalam menyelenggarakan kegiatan sosialisasi yang berfokus pada penggunaan teknologi AI. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, dan merupakan hal baru di kelurahan kami,” katanya.

Kegiatan KKN tersebut akan berlangsung selama lebih dari sebulan ke depan. Beberapa elemen masyarakat bahkan telah meminta agar mahasiswa KKN dapat memberikan sosialisasi penggunaan AI yang lain, seperti untuk guru dan murid. Dengan semangat yang sama, para mahasiswa KKN berkomitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui pengetahuan dan teknologi yang mereka sampaikan.

Baca Juga  Begini Rancangan Daerah Pemilihan Pemilu 2024 yang Diuji Publik oleh KPU Toraja Utara

Dengan upaya kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, dan lembaga pendidikan, diharapkan pemanfaatan teknologi AI dalam pertanian organik dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan petani serta kemajuan kelurahan Tampo Mengkendek. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

Komentar