Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Ketahuilah, Ada Empat Wacana Pemekaran Daerah Otonomi Baru di Toraja

Ketahuilah, Ada Empat Wacana Pemekaran Daerah Otonomi Baru di Toraja

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Wacana pemekaran Kabupaten Toraja Timur dari Toraja Utara menarik perhatian banyak kalangan beberapa waktu belakangan ini, menyusul dibentukannya Panitia Formatur yang dipimpin mantan Ketua Panitia Pemakaran Toraja Utara, Y.S Dalipang.

Namun, wacana, ide, atau usulan pemekaran daerah otonomi baru di Toraja sebenarnya sudah lama. Bahkan saat bersamaan dengan perjuangan pemekaran Kabupaten Toraja Utara tahun 2006-2008, sejumlah tokoh masyarakat juga memunculkan wacana Kabupaten Toraja Barat.

Daerah Otonomi Baru (DOB) Toraja Barat, yang mencakup 9 kecamatan di Tana Toraja ini sudah lama diperjuangkan. Hingga saat ini, perjuangan itu terus dilakukan. Bahkan, sang Ketua Panitia, Welem Sambolangi kini terpilih sebagai Bupati Kabupaten Mamasa.

Adapun 9 Kecamatan yang diklaim bakal masuk dalam DOB Toraja Barat, diantaranya Bonggakaradeng, Simbuang, Mappak, Rano, Saluputti, Rembon, Bittuang, Masanda, Kurra, dan Malimbong Balepe’.

Perkembangan terakhir dari upaya pembentukan DOB Toraja Barat ini adalah persetujuan dari DPRD Kabupaten Tana Toraja pada 23 September 2024 yang lalu. Melalui Rapat Paripurna, DPRD Kabupaten Tana Toraja menyetujui usulan pembentukan DOB Toraja Barat.

Menurut catatan KAREBA TORAJA, Selain Toraja Barat, sekitar dua tahun belakangan ini, muncul juga tiga wacana DOB, yang ketiganya berupaya mekar dari Kabupaten Toraja Utara. Daerah Otonomi termuda di Sulsel, yang sebentar lagi berusia 17 tahun.

Ketiga bakal calon Daerah Otonomi Baru yang diwacanakan itu, yakni Kabupaten Toraja Barat Daya, Kotamadya Rantepao, dan Kabupaten Toraja Timur.

Untuk calon DOB Toraja Barat Daya, Bupati Toraja Utara sudah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait kepanitiaan. Dalam SK Bupati Toraja Utara nomor 282/III/2021 yang terbit pada 21 Maret 2022 itu, nama mantan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Dan Pongtasik tertulis sebagai Ketua. Sekretarisnya adalah mantan Kadis Kominfo Toraja Utara, Yakub Pongsendana.

Dalam pemaparannya kepada wartawan di Rantepao, Minggu, 18 September 2022, Dan Pongtasik menyebut, calon DOB Toraja Barat Daya mencakup 8 kecamatan, yakni Kecamatan Rindingallo, Awan Rantekarua, Baruppu, Buntu Pepasan, Sesean Suloara, Kapalapitu, dan Denpina, serta Bangkelekila’.

Sedangkan wacana pemekaran Kotamadya Rantepao sejauh ini belum ada perkembangan baru yang signifikan. Selain Kecamatan Rantepao, DOB Kotamadya Rantepao direncanakan akan mengambil dua kecamatan penyangga, yakni Tallunglipu dan Tikala.

Sedangkan calon DOB Toraja Timur mengklaim 7 Kecamatan, masing-masing Kecamatan Kesu’, Sanggalangi’, Tondon, Nanggala, Buntao, Rantebua, dan Sopai.

Jika saja semua DOB ini disetujui dan jumlah kecamatan yang bergabung tak berubah, maka Kabupaten induk Toraja Utara menyisakan tiga kecamatan, yakni Sesean, Sa’dan, dan Balusu.

Pengamat sosial politik, Roy Rantepadang yang dimintai tanggapannya, Rabu, 7 Mei 2025 menyatakan cukup pesimis dengan wacana DOB, terutama tiga DOB di Toraja Utara.

“Kalau Toraja Barat, cukup masuk akal, kalau alasannya untuk memudahkan dan memperpendek rantai pelayanan birokrasi serta pembangunan. Tapi kalau untuk tiga DOB di Toraja Utara, cukup sulit menurut saya,” ujar Roy.

Menurut Roy, idealnya – dan itu jika dimungkinkan Undang-undang – DOB di Toraja Utara cukup satu saja. Itupun mesti dikaji dengan baik dan benar, daerah mana saja yang jauh dan luas sehingga dibutuhkan Kabupaten baru untuk melayaninya.

“Yang paling mungkin menurut saya adalah bagian utara dari Kabupaten Toraja Utara. Tapi itu butuh perjuangan yang panjang, baik dari sisi politik, administrasi, maupun pembiayaan,” pungkas Roy. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OmBas: Festival Paduan Suara Natal Bagian dari Pembangunan Keimanan, Juga Promosi Wisata

    OmBas: Festival Paduan Suara Natal Bagian dari Pembangunan Keimanan, Juga Promosi Wisata

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang menyebut event Festival Paduan Suara Natal (FPSN) tahun 2021 merupakan bentuk pembangunan keimanan sekaligus promosi wisata. Hal ini diungkapkan OmBas, sapaan akrab Yohanis Bassang, saat menutup secara resmi event Festival Paduan Suara Natal tahun 2021 di Lapangan Bakti Rantepao, Sabtu, 18 Desember 2021. “Festival (Paduan Suara Natal) […]

  • Bank Indonesia Memorabilia Uang Pecahan Rp 5000 Bergambar Tongkonan

    Bank Indonesia Memorabilia Uang Pecahan Rp 5000 Bergambar Tongkonan

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bank Indonesia melakukan memorabilia uang pecahan Rp 5.000 bergambar Tongkonan di Kabupaten Toraja Utara. Uang pecahan Rp 5.000 emisi tahun 1980 tersebut dinilai menjadi kebanggaan masyarakat Toraja sehingga patut dikenang. Memorabilia adalah istilah umum yang merujuk kepada suatu atau beberapa benda yang dapat mengingatkan kepada suatu peristiwa. Namun demikian, memorabilia juga dapat diartikan […]

  • 3 Hari Lagi Mau Digusur, Pedagang Pasar Sore Rantepao Belum Dapat Tempat yang Layak

    3 Hari Lagi Mau Digusur, Pedagang Pasar Sore Rantepao Belum Dapat Tempat yang Layak

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebuah baliho besar berisikan tiga poin keputusan Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Toraja Utara dipasang di area Pasar Sore Rantepao. Selain baliho besar itu, banyak pula spanduk yang bertuliskan jeritan hati para pedagang, terpasang di depan lapak-lapak. Tulisan-tulisan dalam baliho dan spanduk ini seolah menyambut Satpol PP Toraja Utara, yang dibackup polisi […]

  • Kasus Harian Tertinggi Toraja Utara, Dalam 2 Hari Bertambah 56 Pasien Positif

    Kasus Harian Tertinggi Toraja Utara, Dalam 2 Hari Bertambah 56 Pasien Positif

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabupaten Toraja Utara mencatat kasus harian tertinggi positif Covid-19, yakni 56 pasien baru dalam dua hari, 26 dan 27 Desember 2020. Ini merupakan kasus harian tertinggi yang diumumkan  Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara sejak setelah Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada), 9 Desember 2020. Sejak selesai […]

  • Penerbangan Langsung Balikpapan-Toraja PP, Tiap Jumat dan Minggu

    Penerbangan Langsung Balikpapan-Toraja PP, Tiap Jumat dan Minggu

    • calendar_month Sabtu, 8 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menjadi salah satu dari 29 penumpang yang melakukan penerbangan perdana rute Toraja-Balikpapan, dengan pesawat Wings Air, Jumat, 7 Oktober 2022. Sebelumnya, saat kedatangan dari Bandara Sepinggan Balikpapan ke Bandara Toraja, pesawat ATR 72-600 milik maskapai Wings Air (Lion Air Group) membawa 28 penumpang. “Penambahan rute […]

  • Toraja Utara Kembali Mendapat Bantuan PHJD Rp 49 Miliar dari Pemprov Sulsel dan Rp 26 Miliar dari Kementerian PUPR

    Toraja Utara Kembali Mendapat Bantuan PHJD Rp 49 Miliar dari Pemprov Sulsel dan Rp 26 Miliar dari Kementerian PUPR

    • calendar_month Minggu, 23 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabupaten Toraja Utara kembali mendapat bantuan keuangan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) sebesar Rp 49 miliar. Sebelumnya, pada tahun 2020, Toraja Utara juga kebagian PHJD dari Pemprov Sulsel senilai Rp 31,3 miliar. Selain dari Pemprov Sulsel, tahun 2021 ini, pemerintah Kabupaten Toraja Utara juga mendapat bantuan […]

expand_less