oleh

Berpotensi Besar Jadi Objek Wisata Populer, Mahasisiwa KKN Atma Jaya Harap “Hutan Lumut” di Toraja Utara Dilestarikan

KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Hutan yang dipenuhi lumut seperti dalam film-film fiksi, ternyata ada di dunia nyata. Dan itu ada di Kawasan hutan yang terletak dalam wilayah Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara.

Keberadaan “hutan lumut” ini menarik perhatian sejumlah mahasiswa Universitas Atma Jaya Makassar yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara.

Hilary Gloria Salina, salah satu mahasiswa KKN Tematik Universitas Atma Jaya Makassar, menyatakan mereka sangat kagum dengan keberadaan hutan lumut di Buntu Pepasan, Toraja Utara.

Para mahasiswa, kata Hilary, memprediksi bahwa “hutan lumut” ini suatu saat bisa menjadi objek wisata yang populer. Sebab, potensinya sangat besar.

Baca Juga  Sungai Maiting; Surga Tersembunyi Bagi Penggemar Arung Jeram

Sayangnya, menurut Hilary, akses jalan menuju ke lokasi tersebut sangat sulit. Belum ada jalan. Apalagi, hutan tersebut konon tidak boleh dimasuki sembarang orang.

Menurut Hilary, saat ini, untuk mencapai “hutan lumut” hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki sekitar 4 jam. Akses jalan menuju ke lokasi ini masing sangat minim. Petunjuk arah juga tidak ada.

“Itu sebabnya, kami memasang papan petunjuk arah, juga membersihkan jalan menuju objek wisata hutan lumut yang ada di Sapan,” tutur Hilary.

“Untuk mendorong kemajuan objek wisata hutan lumut, kami dari mahasiswa Atma Jaya Makassar berharap agar pemerintah memperhatikan akses jalan ke lokasi, kalau bisa kendaraan bisa sampai di lokasi,” tambah Hilary.

Baca Juga  ZLS/STS Nusantara Toraja Gelar Baksos dengan Berbagi Takjil

Diketahui, KKN Tematik Universitas Atma Jaya Makassar yang KKN di Sapan terdiri dari 3 jurusan yakni, Akuntansi, Hukum, dan Manajemen. Mereka berada di Sampai sejak 23 Agustus dan akan melaksanakan KKN hingga tanggal 20 September 2022. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar