Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Kemenparekraf, DPR RI, dan Dispar Toraja Utara Fasilitas Diskusi Inovasi Event Ditengah Pandemi

Kemenparekraf, DPR RI, dan Dispar Toraja Utara Fasilitas Diskusi Inovasi Event Ditengah Pandemi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerjasama dengan Komisi X DPR RI dan Dinas Pariwisata Kabupaten Toraja Utara menggelar diskusi tentang inovasi event Toraja Utara ditengah Pandemi Covid-19.

Kegiatan digelar Misliana Hotel Rantepao, Rabu, 13 Oktober 2021 dengan menghadirkan peserta dari berbagai kalangan mulai dari pemuda dan mahasiswa, pelaku wisata, dan insan pers.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Toraja Utara, Yorry Lesawengan mengapresiasi inisiatif Kementerian Pariwisata dan Komisi X DPR RI memfasilitasi diskusi ini dimana diskusi ini diharapkan bisa memberikan masukan demi memaksimalkan penyelenggaraan event dimasa pandemi sebagai salah satu cara membangkitkan kembali gairah wisata Toraja Utara.

Yorry berharap diskusi ini juga bisa melahirkan inovasi baru untuk event Toraja Utara ke depan sehingga penyelenggaraan event di Toraja Utara tidak sepenuhnya dibebankan ke pemerintah tapi juga peran dan keterlibatan semua pihak.

Sementara itu, anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba dalam sambutannya mengatakan pada tahun 90-an Toraja itu sangat terkenal bukan hanya pariwisata tapi budayanya, namun semakin kesini saat era semakin maju budaya justru tergerus.

“Sehingga yang kita harapkan ke depan event-event di Toraja benar-benar menjadi ajang untuk mengangkat kearifan lokal dan memberdayakan seniman lokal,” kata Eva.

Eva juga menekankan yang terpenting dari setiap penyelenggaraan event itu adalah bagaimana event itu memberikan manfaat untuk masyarakat dan daerah sehingga hal ini yang perlu didiskusikan dan butuh masukan dari semua pihak.

Kepala Subdirektorat Pengembangan Wisata Budaya mewakili Kemenparekraf RI, Trindiana Mirring Tikupasang menyampaikan setelah setahun lebih tidak digelar event akibat pandemi Covid-19, yang dibutuhkan sekarang ini adalah bagaimana beradaptasi dengan kondisi sehingga pariwisata dan ekonomi bisa bangkit kembali.

Trindiana mengatakan Kementrian Pariwisa dimasa pandemi Covid-19 harus berinovasi, beradaptasi dan kolaborasi, karena event tidak bisa terlaksana tanpa dituntut berinovasi dengan syarat pelaksanaan harus mematuhi protokol kesehatan.

“Salah satu contohnya adalah saat ini Kemenparekraf RI sudah terbitkan panduan kebersihan, kesehatan dan keselamatan lingkungan dalam melakukan event termasuk pertemuan saat ini, dimana peserta harus Swab Antigen sebagai salah satu inovasi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” urainya.

Dalam diskusi tersebut, penyelenggara menghadirkan narasumber, yakni Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Toraja sekaligus Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Tana Toraja, Yulius Tandirerung. Diskusi yang dipandu Yulius Tandirerung tersebut banyak menerima masukan dari peserta terkait seberapa maksimal event Toraja selama ini menjadi daya tarik wisata; apakah event-event Toraja yang ada saat ini masih perlu ditambah dan apa yang cocok dilakukan dimasa pandemi Covid-19. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Picu Ketidakharmonisan Antar Masyarakat, Pemda Pertegas Batas Wilayah 112 Lembang di Tana Toraja

    Potensi Picu Ketidakharmonisan Antar Masyarakat, Pemda Pertegas Batas Wilayah 112 Lembang di Tana Toraja

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan berita acara hasil penegasan batas wilayah dari Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa (TPPB Des Kabupaten) ke Bupati Tana Toraja. (Foto:Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Salah satu pemicu munculnya ketidakharmonis atau perselisihan didalam lingkungan masyarakat adalah ketidakjelasan batas – batas wilayah administrasi. Atas dasar ini, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Tim Penetapan dan Penegasan […]

  • Hendak Buka Prodi Pariwisata, UKI Toraja Rekrut Dosen

    Hendak Buka Prodi Pariwisata, UKI Toraja Rekrut Dosen

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja akan membuka Program Studi (Prodi) Pariwisata. Untuk memenuhi syarat membuka Prodi Pariwisata itu, kini pihak UKI Toraja tengah merekrut tenaga dosen. Wakil Rektor IV UKI Toraja, Pdt Hans Lura, yang dikonfirmasi kareba-toraja.com, Sabtu, 31 Juli 2021, mengatakan dosen yang dibutuhkan UKI Toraja, yakni berkualifikasi Magister (S2) dibidang […]

  • Mayat yang Ditemukan di Palawa’, Toraja Utara Ternyata Korban Laka Lantas

    Mayat yang Ditemukan di Palawa’, Toraja Utara Ternyata Korban Laka Lantas

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN — Warga di sekitar jalan poros Pangli-Sa’dan, Kelurahan Palawa’, Kecamatan Sesean, Toraja Utara dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir jalan, Selasa, 22 Agustus 2023 pagi. Mayat itu ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Kepolisian Sektor Sesean yang mendapat laporan dari warga segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Iya, tadi sekitar jam […]

  • Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

    Respon Keluhan Masyarakat, Toraja Utara Integrasikan Stakeholder Penanganan Bencana

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merespon pesimisme beberapa kalangan terkait penanganan bencana alam dengan mengintegrasikan semua stakeholder penanganan bencana, mulai dari  mitigasi pencegahan, penanganan, dan pemulihan pasca bencana. Integrasi semua stakeholder penanganan bencana alam ini mulai dipersiapkan oleh Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, saat meninjau kesiapsiagaan mitigasi dan penanganan bencana alam […]

  • Berpotensi Besar Jadi Objek Wisata Populer, Mahasisiwa KKN Atma Jaya Harap “Hutan Lumut” di Toraja Utara Dilestarikan

    Berpotensi Besar Jadi Objek Wisata Populer, Mahasisiwa KKN Atma Jaya Harap “Hutan Lumut” di Toraja Utara Dilestarikan

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Hutan yang dipenuhi lumut seperti dalam film-film fiksi, ternyata ada di dunia nyata. Dan itu ada di Kawasan hutan yang terletak dalam wilayah Kelurahan Sapan, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara. Keberadaan “hutan lumut” ini menarik perhatian sejumlah mahasiswa Universitas Atma Jaya Makassar yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di […]

  • Polres Tana Toraja Salurkan Bantuan Pangan Ramadan bagi Warga Kurang Mampu

    Polres Tana Toraja Salurkan Bantuan Pangan Ramadan bagi Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    kapolsek Saluputti bersama Personil dan Baznas Tana Toraja kunjungi warga kurang mampu di Kurra. (Foto: Humas Polres Tana Toraja)     KAREBA-TORAJA.COM, KURRA —- Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Polres Tana Toraja melalui program sosial kemanusiaan berupa penyaluran bantuan pangan Ramadan 1447 H/2026 M yang berlangsung di Limbong, Lembang Rantelimbong, Kecamatan Kurra, Tana Toraja. Kegiatan […]

expand_less