Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » KABAR DUKA: Mantan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, Tutup Usia

KABAR DUKA: Mantan Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, Tutup Usia

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Kabar duka bagi warga Toraja. Mantan Bupati Toraja Utara, periode 2016-2021, DR. Drs. Kalatiku Paembonan, M.Si, tutup usia.

Mantan Bupati yang juga dikenal sebagai tokoh pemekaran Kabupaten Toraja Utara ini meninggal dunia pada Kamis, 8 Agustus 2024 siang menjelang sore di RS Manggarai, Jakarta.

Mantan Bupati yang dikenal dengan sapaan Bung Kala itu meninggal dunia pada usia 70 tahun. Dia lahir di Rantepao, 16 November 1953.

Kabar meninggalnya mantan Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Masyarakat Desa Departemen Dalam Negeri, dikonfirmasi oleh salah satu tokoh pemuda Toraja, yang juga dikenal dekat dengan Almarhum, Yervis Pakan.

“Ya, kita semua berduka. Bung Kala meninggal di RS Manggarai Jakarta,” tutur Yervis kepada KAREBA TORAJA, Kamis petang.

Menurut Yervis, jenazah Almarhum Kalatiku Paembonan rencananya akan disemayamkan di rumah duka Carolus, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

“Rencananya begitu. Saya masih menunggu Rizal Randa (mantan Ketua KPU Tana Toraja), nanti mau sama-sama ke rumah duka,” kata Yervis lebih lanjut.

Kabar berpulangnya Kalatiku Paembonan menghiasi linimasa media sosial warga Toraja. Ungkapan dukacita mengalir dari para netizen. Pun di group-group Whatsaap, kabar duka ini dibagikan oleh banyak orang.

Kalatiku Paembonan dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana, murah senyum, suka tertawa, dan banyak meninggalkan rekam jejak di Toraja Utara selama menjabat lima tahun.

Selamat jalan Pak, damai bersama Bapa di surga!. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPBE di Tana Toraja Mulai Operasi, Warga Sekitar Harap Solusi soal Banjir Kiriman dari Perusahaan

    SPPBE di Tana Toraja Mulai Operasi, Warga Sekitar Harap Solusi soal Banjir Kiriman dari Perusahaan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Peresmian SPPBE milik PT Minanga Jaya Abadi di Karangan Lembang Buntu Limbong Kec Gandangbatu Sillanan Tana Toraja. (Foto: Arsyad/Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) milik PT Minanga Jaya Abadi yang berlokasi di Jalan Poros Makale – Salubarani KM 25, Karangan Lembang Buntu Limbong, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana […]

  • Mata Air di KM 5 Mengkendek Jadi Andalan Saat Kemarau, Warga Harap Bantuan Pipa dan Generator dari Pemerintah

    Mata Air di KM 5 Mengkendek Jadi Andalan Saat Kemarau, Warga Harap Bantuan Pipa dan Generator dari Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle CR2/IP
    • 0Komentar

    Situasi antrean truk pengangkut air bersih di mata air Kanaan km 5 mengkendendek. (Foto: Arsyad)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah menyebabkan sejumlah rumah tangga kesulitan mendapatkan air bersih. Mata air di RT Kanaan, Kelurahan Tengan Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja ini masih terus mengalir dan menjadi salah satu sumber […]

  • BMKG Pongtiku Prediksi Toraja Masih Diguyur Hujan Hingga September

    BMKG Pongtiku Prediksi Toraja Masih Diguyur Hujan Hingga September

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Meski biasanya bulan Agustus hingga Oktober, daerah Toraja mengalami musim kemarau, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas VI Pongtiku Tana Toraja memprediksi, wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara masih diguyur hujan hingga September 2021. Kendati diprakirakan akan terjadi musim kemarau hingga Oktober, namun BMKG Pongtiku Tana Toraja menyebutkan bahwa […]

  • APBD Toraja Utara Tahun 2022 Diproyeksi Rp 1,040 Triliun, PAD Rp 69,8 Miliar

    APBD Toraja Utara Tahun 2022 Diproyeksi Rp 1,040 Triliun, PAD Rp 69,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah dan DPRD Kabupaten Toraja Utara menyepakati proyeksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 sebesar Rp 1.040.081.739.700. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditarget sebesar Rp 69.840.640.900. Jumlah proyeksi APBD dan PAD ini disepakati setelah tujuh Fraksi di DPRD Toraja Utara menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD dan Nota Keuangan […]

  • Satu Lumbung Tumbang Diterjang Angin Kencang di Kelurahan Rante, Makale

    Satu Lumbung Tumbang Diterjang Angin Kencang di Kelurahan Rante, Makale

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kondisi Lumbung di Kelurahan Rante yang Rusak diterjang Angin Kencang. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Cuaca Buruk berupa angin kencang kembali melanda wilayah Tana Toraja, Sabtu 01 November 2025. Satu Lumbung (Alang) yang terletak di Lingkungan Rante Kelurahan Rante Kecamatan Makale,Tana Toraja tumbang diterjang angin kencang. Kejadian terjadi sekitar Pukul 15.30 Wita sore saat […]

  • 14 Jenazah Korban Longsor Palangka, Makale Diserahkan kepada Keluarga untuk Dimakamkan

    14 Jenazah Korban Longsor Palangka, Makale Diserahkan kepada Keluarga untuk Dimakamkan

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menyerahkan 14 jenazah korban tanah longsor di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, yang terjadi pada Sabtu, 13 April 2024, kepada keluarga untuk dimakamkan. Sebelum diserahkan, jenazah yang ditemukan oleh tim pencari dimandikan, dibersihkan, dijahit luka-lukanya, dan dikenakan pakaian yang layak. Jenazah juga sudah dalam peti ketika diserahkan. […]

expand_less