Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » JRM Geram, Sudah 6 Pekan Kontrak Diteken, Progres Jalan Simbuang-Mappak Masih Nol

JRM Geram, Sudah 6 Pekan Kontrak Diteken, Progres Jalan Simbuang-Mappak Masih Nol

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Proyek Peningkatan Jalan Provinsi poros Simbuang-Mappak di Kabupaten Tana Toraja yang dianggarkan sebesar Rp 14,2 miliar dari APBD Provinsi Sulsel tahun anggaran 2023 mendapatkan atensi dari anggota DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan.

Proyek ini dianggarkan untuk pekerjaan jalan sepanjang 4,1 km dari Lembang Mappa’ Kecamatan Bonggakaradeng hingga batas Kecamatan Simbuang di Lembang Makkodo di Jembatan Sungai Masuppu’.

Proyek yang mulai teken kontrak sejak 24 Agustus 2023 lalu ini hingga sekarang progresnya masih nol persen padahal sudah 6 pekan waktu telah terbuang.

Hal inilah yang membuat Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Partai Golkar, John Rende Mangontan geram.

Pasalnya anggaran untuk pekerjaan jalan ini merupakan perjuangannya di DPRD Provinsi untuk mendukung akses ke Simbuang dan Mappak, namun pihak perusahaan pemenang tender terkesan tidak serius untuk mengerjakan.

Kekecewaan JRM kepada pihak kontraktor tersebut diluapkan saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek dan tidak menemukan satupun alat berat yang ada di lokasi, Kamis, 5 Oktober 2023.

“Kondisi cuaca saat ini sudah sangat mendukung untuk memaksimalkan pekerjaan karena belum masuk musim hujan sehingga harusnya pihak kontraktor segera melakukan pekerjaan, kenapa sudah satu bulan lebih teken kontrak, biar satu alat berat belum ada di lokasi,” sesal JRM.

JRM berharap agar pekerjaan ini bisa tuntas pada bulan Desember agar masyarakat Simbuang dan Mappak yanga akan melintasi jalan ini untuk merayakan Natal dan Tahun Baru sudah bisa merasakan dampak daripada kebijakan anggaran itu sendirian.

“Saya minta PPTK dan pihak kontraktor untuk mengkaji ulang kesiapan alat berat yang akan bekerja. Kalau perlu ada penambahan alat berat. Jangan sampai Desember nanti progres pekerjaan justru membuat mobilitas masyarakat semakin terisolir karena belum bisa dilintasi,” tandas JRM.

“Intinya saya mendesak segera dikerjakan karena pembangunan infrastruktur ini sudah sangat lama dinantikan oleh masyarakat,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.

Sementara itu, Enos, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK)  peningkatan jalan Simbuang-Mappak ini tak menampik progres pekerjaan yang masih nol persen.

Enos mengaku pihak setiap saat terus berkoordinasi dengan pihak kontraktor apa yang menjadi kendala namun memang kendala yang dihadapi pihak kontraktor adalah mobilisasi alat yang sangat sulit karena kondisi medan yang sulit.

Sementara itu, Gusti selaku Direktur PT Kurnia Jaya selaku pemenang tender yang akan mengerjakan proyek tersebut tak menampik kendala yang dihadapi dalam memobilisasi alat berat kelokasi pekerjaan.

Gusti mengaku mobilisasi alat ini sudah dilakukan sejak 3 pekan lalu namun kendalanya adalah ada beberapa titik yang tidak bisa dilalui dan harus mutar balik

“Kami sudah dua kali mencoba masuk lewat Malea dan lewat Mappa’ tapi tidak bisa, akhirnya kembali. Saat ini kami coba lewat Malimbong Balepe namun tetap ada kendala, yakni longsor yang harus dibuka dulu baru lewat,” Gusti beralasan.

Gusti berjanji alat berat sudah bisa masuk dalam satu pekan kedepan ini dan langsung mulai melakukan pekerjaan. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14-15 Juni 2024, Event “Toraya Ma’gellu’” Digelar di Objek Wisata Buntu Pune

    14-15 Juni 2024, Event “Toraya Ma’gellu’” Digelar di Objek Wisata Buntu Pune

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Masyarakat Sadar Wisata (MASATA ) DPC Toraja Utara kembali menggelar Hari Tari Dunia bertajuk “Toraya Ma’Gellu’” 2024. Hari Tari Dunia Toraya Ma’gellu’ tahun ini adalah kali ketiga dilaksanakan di Toraja Utara. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan beberapa komunitas di Toraja Utara akan dilaksanakan pada tanggal 14-15 Juni 2024 di objek wisata Buntu […]

  • Ketiga Kali Secara Berturut, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Kecamatan Kesu’, Toraja Utara

    Ketiga Kali Secara Berturut, Polisi Tangkap Pengedar Narkoba di Kecamatan Kesu’, Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Para pejabat pemerintah, mulai dari RT hingga Camat, tokoh agama, tokoh pemuda, masyarakat Kecamatan Kesu’ mesti lebih meningkatkan ketahanan dan keamanan dan ketertiban lingkungan. Pasalnya, dalam tiga pekan di bulan September 2026, Satuan Narkoba Polres Toraja Utara sudah mengungkap tiga kasus secara berturut-turut di wilayah Kecamatan ini, terutama di daerah Eran Batu. […]

  • VIDEO: Warga Toraja Utara Serbu Minyak Goreng di Minimarket

    VIDEO: Warga Toraja Utara Serbu Minyak Goreng di Minimarket

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kelangkaan minyak goreng benar-benar dirasakan oleh masyarakat Toraja Utara dalam beberapa pekan terakhir ini. Akibat kelangkaan itu, setiap ada informasi soal ketersediaan minyak goreng, warga langsung menyerbu untuk membelinya. Seperti terlihat di dua minimarket yang ada di Rantepao pada Kamis, 10 Maret 2022. Ratusan warga menyerbu dua minimarket yang ada di Jalan […]

  • Benarkah Tongkonan Ka’pun Tak Masuk Objek Perkara Tapi Dieksekusi? Begini Penjelasan PN Makale

    Benarkah Tongkonan Ka’pun Tak Masuk Objek Perkara Tapi Dieksekusi? Begini Penjelasan PN Makale

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pasca eksekusi Tongkonan Ka’pun beserta 10 bangunan lainnya di Kecamatan Kurra, Tana Toraja, 5 November 2025 berkembang narasi di masyarakat, terutama di media sosial yang menyebutkan bahwa Tongkona Ka’pun tak masuk dalam objek perkara. Lalu, kenapa bisa dieksekusi dengan cara dirobohkan menggunakan alat berat? Selain pengguna media sosial, narasi ini juga dimunculkan […]

  • Ulang Tahun RMS, Sangbaineta Harap Tetap Menjadi Berkat untuk Masyarakat

    Ulang Tahun RMS, Sangbaineta Harap Tetap Menjadi Berkat untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Rusdi Masse (RMS) merayakan hari ulang tahun yang ke-48, Rabu, 3 Maret 2021. Peringati ulang tahunnya yang ke 48, sejumlah dukungan doa dan ucapan selamat mengalir kepada anggota DPR RI peraih suara terbanyak dari Dapil III Sulsel pada Pemilu […]

  • Lembang Nonongan dan Kole Sawangan Masuk 100 Besar Anugerah Desa Wisata 2021

    Lembang Nonongan dan Kole Sawangan Masuk 100 Besar Anugerah Desa Wisata 2021

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Desa Wisata Panta’nakan Lolo’, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara tereliminasi setelah Dewan Kurator melakukan kurasi dari 300 desa yang lolos Anugerah Desa Wisata tahun 2021, yang diumumkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kamis, 19 Agustus 2021. Tereliminasinya Desa Wisata Panta’nakan Lolo’ ini diketahui setelah sehari sesudahnya, tepatnya, Jumat, 20 Agustus 2021, Menteri […]

expand_less