10 Jenazah Korban Longsor di Palangka, Makale Dimakamkan dalam Satu Lubang

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — 10 jenazah korban bencana alam tanah longsor di Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Tana Toraja, dimakamkan, Jumat, 19 April 2024.

Kesepuluh jenazah ini dimakamkan secara massal di satu lubang di komplek pemakaman To’sirope, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale.

Sedangkan 6 korban longsor di lokasi Palangka, sudah terlebih dahulu dimakamkan di kampung halamannya masing-masing, yakni Mengkendek, Bonggakaradeng, dan Baruppu’, Toraja Utara.

Pemakaman 10 jenazah korban tanah longsor ini dilakukan setelah kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Sebelum dimakamkan, kesepuluh jenazah didoakan dalam ibadah pelepasan yang dipimpin oleh Pendeta setempat.

Kesepuluh jenazah yang dimakamkan secara massal itu, diantaranya Aco’, Myala’, Dala, Agustinus, Wiris, Marsel Oda, Markus Kottong, Hendrikal Talengo, Matius Ala’, dan Yanti Sapiah.

Baca Juga  Tindaklanjuti UU Cipta Kerja, Pemkab Toraja Utara Ajukan Ranperda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung

Anggota TNI dan Polri membantu menggali lubang untuk memakamkan 10 jenazah korban tanah longsor tersebut.

Jenazah dibawa menggunakan 10 mobil ambulance dari rumah duka di Palangka menuju ke lokasi pemakaman To’sirope.

Kesepuluh jenazah yang dimakamkan ini merupakan bagian dari 16 korban bencana alam tanah longsor yang terjadi di Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Tana Toraja, pada Sabtu, 13 April 2024 malam.

Selain di Palangka, tanah longsor juga menyebabkan 4 orang meninggal dunia di Dusun Pangra’ta, Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja pada waktu yang sama, yakni Sabtu, 13 April 2024. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar