Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BPJS Kesehatan » Empat Tahun Jalani Cuci Darah di RS Fatima Makale, Leonardus Bersyukur BPJS Kesehatan Bisa Diandalkan

Empat Tahun Jalani Cuci Darah di RS Fatima Makale, Leonardus Bersyukur BPJS Kesehatan Bisa Diandalkan

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Jum, 20 Mar 2026
  • comment 0 komentar

Leonardus Esa (26) warga Makale, Tana Toraja merupakan pasien gagal ginjal yang rutin menjalani terapi cuci darah. (Foto: Istimewa)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —-
Penyakit gagal ginjal menjadi salah satu penyakit kronis yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.

Inilah yang dialami oleh Leonardus Esa (26), warga Makale, Kabupaten Tana Toraja. Ia merupakan pasien gagal ginjal yang rutin menjalani terapi cuci darah atau hemodialisis.

Selama kurang lebih empat tahun terakhir, Leonardus menjalani pengobatan tersebut di Rumah Sakit Fatima Makale.

Hemodialisis adalah prosedur medis untuk menyaring limbah dan kelebihan cairan dari dalam darah ketika ginjal sudah tidak mampu menjalankan fungsinya secara optimal. Terapi ini harus dilakukan secara rutin dan terjadwal agar kondisi tubuh pasien tetap stabil.

“Saya sudah menjalani cuci darah kurang lebih empat tahun. Awalnya itu saya memiliki riwayat hipertensi, sampai saya periksa ke dokter ternyata saya mengalami gagal ginjal. Sejak saat itu mulai rutin cuci darah di RS Fatima Makale. Saya menjalani cuci darah dua kali seminggu,” cerita Leonardus Rabu 04 Februari 2026 lalu.

Kondisi tersebut tidak lantas membuatnya patah semangat. Di usia yang masih muda, Leonardus berupaya menerima kenyataan yang dihadapinya dan tetap semangat menjalani pengobatan. Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena telah memiliki jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.

Leonardus telah terdaftar sebagai peserta JKN dalam tanggungan istrinya yang bekerja sebagai pegawai swasta. Melalui kepesertaan JKN tersebut, biaya pelayanankesehatan termasuk hemodialisis yang dijalaninya ditanggung seluruhnya oleh BPJS Kesehatan.

“Saya jujur sempat kepikiran soal biayanya. Cuci darah inikan butuh pengobatan jangka panjang dan bukan sekali dua kali, apalagi rutin setiap minggu, pasti biayanya besar sekalikalau harus bayar sendiri. Kadang saya membayangkan, mungkin sudah berapa banyak uang yang keluar selama empat tahun ini. Puji Tuhan kepesertaan JKN saya aktif, jadi selama menjalani cuci darah saya tidak dipungut biaya sama sekali,” ujarnya.

Meski bersatatus sebagai peserta JKN, tak membuat dirinya dibedakan dengan pasien lainnya. Ia menilai pelayanan yang diberikan tetap ramah, profesional, dan penuh perhatian.

Leonardus juga menyampaikan bahwa Program JKN sangat membantu pasien dengan penyakit kronis seperti dirinyayang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan berkelanjutan.

“Selama dirawat di RS Fatima Makale, saya merasa nyamandan tidak ada perbedaan layanan semuanya diperlakukan dengan sama. Dokter dan perawatnya juga baik sekali. Karena sudah cukup lama berobat di sini, jadi tenaga medisnya sudah seperti keluarga sendiri bagi saya. Saya benar-benar bersyukur bisa jadi peserta JKN. Dengan adanya jaminan ini, saya bisa lebih tenang menjalani pengobatan dan tanpa pikir biaya besar yang membebani. Semoga program ini terus ada dan bisa membantu lebih banyak orang yang sedang berjuang seperti saya,” tuturnya. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1.000 Paket Beras Dari Anggota DPR RI, Tanda Kasih PDIP Untuk Pengurus Cabang dan Ranting di Toraja

    1.000 Paket Beras Dari Anggota DPR RI, Tanda Kasih PDIP Untuk Pengurus Cabang dan Ranting di Toraja

    • calendar_month Rab, 29 Des 2021
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TORAJA — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sarce Bandaso Tandiasik dan Ketua DPR RI Puan Maharani salurkan 1.000 Paket beras untuk jajaran Pengurus PDIP di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. 1.000 paket beras ini sebagai bentuk tanda kasih Partai PDIP kepada jajaran Pengurus di tingkat Dewan […]

  • BREAKING NEWS: 3.400 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Tana Toraja

    BREAKING NEWS: 3.400 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Tana Toraja

    • calendar_month Kam, 28 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 3.400 dosis vaksin Covid-19 jenis Sinovac dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tiba di Tana Toraja, Kamis, 28 Januari 2021 petang. Vaksin Covid-19 tiba di Tana Toraja diantar langsung oleh Ketua Tim Distribusi Vaksin Covid-19 Provinsi Sulawesi Selatan, Kepolisian dari Polda Sulsel dan Balai POM Provinsi Sulsel dan diterima Bupati Tana Toraja, […]

  • Ini Solusi OmBas-Dedy Mengatasi Masalah Sampah di Toraja Utara

    Ini Solusi OmBas-Dedy Mengatasi Masalah Sampah di Toraja Utara

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam jangka pendek, Dinas Lingkungan Hidup, OPD yang menangani masalah sampah, diminta untuk menambah armada pengangkut sampah. Namun dalam jangka panjang, penanganan sampah di Toraja Utara akan diserahkan ke pihak ketiga. “Penanganan sampah dalam kota ini (Rantepao dan Tallunglipu) nanti akan kita pihakketigakan. Daripada bikin sakit kepala. Belum mobilnya, olinya, sopirnya, lebih […]

  • Bawa Identitas Toraja ke Panggung Nasional: Arsitek Muda Toraja Tembus ARCH:ID 2026

    Bawa Identitas Toraja ke Panggung Nasional: Arsitek Muda Toraja Tembus ARCH:ID 2026

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Ar. Jhon Pariama Pabuntang, IAI., arsitek muda asal Toraja dengan desain Gedung Gereja Toraja Jemaat Padang Katapi. (Foto: Dokumen Pribadi)   KAREBA-TORAJA.COM, TANGERANG — Arsitek Sulawesi Selatan kembali menunjukkan taringnya di kancah nasional. Ar. Jhon Pariama Pabuntang, IAI., arsitek muda asal Toraja, terpilih menjadi salah satu dari enam arsitek muda perwakilan Sulawesi Selatan yang memamerkan […]

  • Hasil Diskusi “Repetence of Ecology” PMKRI Cabang Toraja, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Tana Toraja

    Hasil Diskusi “Repetence of Ecology” PMKRI Cabang Toraja, Ini Dugaan Penyebab Tanah Longsor di Tana Toraja

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Beberapa bencana alam, terutama tanah longsor yang terjadi di Tana Toraja beberapa waktu terakhir, menarik perhatian banyak pihak. Termasuk Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja. PMKRI Cabang Toraja mencoba menelisik penyebab bencana alam tanah longsor tersebut dari prespektif ilmu pengetahuan melalui sebuah diskusi tematik yang mengangkat tema “Repetence Of Ecology” […]

  • DPRD Tana Toraja Akan Pertanyakan Nasib PPPK Nakes yang Kelulusannya Dianulir ke BKN

    DPRD Tana Toraja Akan Pertanyakan Nasib PPPK Nakes yang Kelulusannya Dianulir ke BKN

    • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja bergerak cepat merespon polemik rekrutmen PPPK yang dianggap merugikan beberapa peserta yang sudah dinyatakan lulus pada pengumuman pertama lalu keluar pengumuman kedua dan dinyatakan tidak lulus. Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi dan Wakil Ketua DPRD Anis Lintin Paembonan bersama Anggota Komisi 1 DPRD […]

expand_less