oleh

Telan Anjing, Ular Piton Berukuran 6 Meter Ditangkap Warga Tandung La’bo’, Toraja Utara

KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI — Seekor ular Sanca, yang diduga jenis Python Molurus (dilihat dari corak warna kulit), ditemukan warga di Dusun To’Batu, Lembang (Desa) Tandung La’bo’, Kecamatan Sanggalangi’, Toraja Utara, Kamis, 25 Maret 2021.

Saat ditemukan, ular Sanca sepanjang 6 meter tersebut dalam kondisi hibernasi setelah menelan seekor anjing besar milik warga setempat.

Dikutip dari fanpage Toraja Indah, ular Sanca atau Piton raksasa tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Candra. Awalnya, Candra yang hendak memberi makan anjing kesayangannya itu memanggil-manggil nama anjingnya, namun anjing tersebut tak kunjung datang untuk diberi makan.

Candra pun mencari anjingnya di sekitar rumah. Namun betapa kagetnya Candra, bukannya anjing, tapi ular Piton berukuran besar yang ditemukannya di semak-semak dekat rumahnya. Dia pun memanggil sejumlah warga lainnya untuk menangkap ular tersebut.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Jalan Poros Rantepao-Pangala’ Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Ketika ditangkap warga, ular Piton tersebut dalam kondisi perut membesar. Setelah ditangkap, warga mengangkut ular besar tersebut menggunakan truk ke Tongkonan Borong.

Setelah dibunuh dan dibelah, di dalam perut ular besar itu ada anjing besar warna hitam. Diduga, anjing milik Candra tersebut ditelah sehari atau beberapa saat sebelumnya.

Peristiwa penemuan ular berukuran raksasa tersebut menghebohkan warga setempat. Namun, sejumlah warga mengaku lega karena tidak khawatir lagi binatang peliharaan mereka dimangsa ular tersebut.

Sanca Bodo

Dilihat dari corak warna kulit, berat, dan panjang tubuh, ular yang ditemukan warga ini diduga merupakan jenis Sanca Bodo, yang merupakan kerabat dekat Sanca India. Ular ini memiliki nama Latin Python Molurus. Ular jenis Sanca Bodo ini berukuran 3 hingga 6 meter. Berat tubuhnya bisa mencapai 160 kg.

Baca Juga  Dua Unit Rumah Terbakar di Tikala, Dinas Sosial Salurkan Bantuan

Mempunyai warna dasar coklat muda dengan bercak-bercak berbentuk tidak beraturan berwarna coklat tua. Ada pula yang berwarna dasar kuning, karamel, atau krem, dengan bercak-bercak kuning pekat, cokelat, atau oranye.

Warga mengangkut ular Piton berukuran besar yang ditemukan di semak-semak menggunakan truk.

Sanca bodo (Python Molurus )mendiami hutan tropis atau hutan musim yang lembab. Biasanya ditemukan tidak jauh dari air atau tempat lembab bahkan kadang di dekat pemukiman. Ular Sanca Bodo umumnya beraktivitas di tanah dan/atau di dalam air, tetapi ular ini kerap memanjat pohon untuk berburu atau berjemur.

Ular ini memangsa hewan-hewan berukuran sedang hingga besar. Mangsa ular ini umumnya kadal, tikus, burung, ayam hutan, musang, babi, anjing, kera, bajing, rusa, dan kijang. (*)

Baca Juga  Awal 2021, Dua Dokter Senior di Toraja Meninggal Dunia

Penulis: Arsyad Parende
Sumber: Fanpage Toraja Indah
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya