Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Dua Atlet Sepak Takraw Asal Toraja Utara Sumbang Medali untuk Tim Papua di PON XX

Dua Atlet Sepak Takraw Asal Toraja Utara Sumbang Medali untuk Tim Papua di PON XX

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA — Selain Inez yang meraih medali perunggu pada cabang Cricket bersama Tim Sulawesi Selatan, masih ada dua atlet asal Toraja yang mengumbang medali untuk Tim Papua pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Kedua atlet itu, yakni Yuli Pakombong dan Rendy Pangala. Keduanya bergabung dalam Tim Sepak Takraw Provinsi Papua yang berlaga di PON XX. Yuli Pakombong diketahui berasal dari Tondon, Toraja Utara. Sedangkan Rendy Pangala’ berasal dari Bokin, Toraja Utara.

Selain atlet, ada orang Toraja lainnya yang memimpin Tim Sepak Takraw Papua. Dia adalah Dr. Marcy Rita, ST, MM, yang berasal dari Kesu’ yang bertindak sebagai manajer Tim Sepak Takraw Provinsi Papua. Marcy Rita diketahui merupakan Ketua Harian Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Papua.

Kepada kareba-toraja.com, yang menghubunginya melalui saluran telepon, Rabu, 13 Oktober 2021 malam, Marcy Rita mengatakan bahwa Tim Sepak Takraw menyumbang 2 medali emas, 1 perak, dan 4 medali perunggu pada perhelatan PON XX yang berlangsung sejak tanggal 2-15 Oktober 2021.

Yuli Pakombong menyumbang empat medali, diantaranya emas dari nomor pertandingan Hoop Putri, kemudian medali perak pada nomor double event, serta dua medali perunggu pada nomor double Tim dan Kuadran.

Sedangkan Rendy Pangala menyumbang tiga medali, diantaranya medali emas dari nomor pertandingan Hoop Putra, dan dua medali perunggu dari nomor double tim dan kuadran.

“Selaku Ketua Panpel dan Manager Sepak Takraw, kami bersyukur kepada Tuhan karena bisa mendapatkan medali emas 2, perak 1, dan perunggu 4, dari 25 Provinsi yang ikut dalam pertandingan SepakTakraw PON XX Papua. Semuanya ini kami persembahkan untuk masyarakat di Tanah Papua,” ungkap Marcy Rita.

Terkait dua atlet asal Toraja yang bergabung di skuad Papua, Marcy mengatakan bahwa mereka memiliki talenta dan bakat yang luar biasa. Karena itu pula, sehingga PSTI Papua merekrut mereka untuk memperkuat Tim Papua di PON XX.

“Dan mereka mampu memberikan kemampuan terbaik untuk Papua,” kata Marcy.

Tim Sepak Takraw Putri dan Putra Provinsi Papua yang berlaga di PON XX.

Khusus untuk Yuli Pakombong, kata Marcy, bahkan sudah dilirik oleh Pelatnas Sepak Takraw untuk atlet nasional di masa depan.

Karena begitu banyak bakat alam yang dimiliki oleh anak-anak muda Toraja, Marcy Rita menyarankan agar KONI dan pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja memberikan perhatian lebih kepada mereka yang potensial.

“Potensi kita luar biasa, terutama di cabang Sepak Takraw. Ini mesti mendapat perhatian serius dari pemerintah kedua kabupaten yang ada di Toraja. Perbanyak kompetisi agar kemampuan alami mereka bisa muncul ke permukaan,” kata Marcy Rita, yang sehari-hari bertugas di Biro Umum Pemprov Papua tersebut. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku Begal Terhadap Seorang Gadis di Pala’-Pala’ Divonis 8 Tahun Penjara

    Pelaku Begal Terhadap Seorang Gadis di Pala’-Pala’ Divonis 8 Tahun Penjara

    • calendar_month Sel, 17 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Majelis hakim Pengadilan Negeri Makale menjatuhkan vonis 8 tahun penjara terhadap terdakwa pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) terhadap seorang gadis, yang terjadi di Pala’-Pala’, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, 24 Maret yang lalu. Sidang pembacaan putusan perkara pencurian dengan kekerasan atas nama Renol Rante Als Renol digelar majelis hakim yang dipimpin Roland […]

  • Jelang Akhir Masa Jabatan, Nicodemus Biringkanae Apresiasi Perjuangan Melawan Covid-19

    Jelang Akhir Masa Jabatan, Nicodemus Biringkanae Apresiasi Perjuangan Melawan Covid-19

    • calendar_month Sel, 16 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sisa masa jabatan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae dan Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara, tinggal menghitung hari. Jabatan keduanya akan berakhir pada 17 Februari 2021. Senin, 15 Februari 2021, Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae mengapresiasi perjuangan semua pihak dalam melawan pandemi Covid-19. Bahkan Tana Toraja mampu mempertahankan zona rendah (kuning) […]

  • Tana Toraja Kebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Rp 326 Juta

    Tana Toraja Kebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Rp 326 Juta

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sosialisasi Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) 2025, Sosialisasi Ruang Laktasi dan Bahaya Merokok. (Foto/Diskominfo)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menerima anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) sebesar Rp. 326.987.000. DBH CHT ini disampaikan oleh Plh. Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. Sulsel Drs. Abd. Azis Bennu […]

  • OPINI: Meninjau Ulang (Revisiting) Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Bittuang, Tana Toraja Berdasarkan Perspektif Eko-Kristologi

    OPINI: Meninjau Ulang (Revisiting) Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Bittuang, Tana Toraja Berdasarkan Perspektif Eko-Kristologi

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Daniel Fajar Panuntun* Ketahanan energi merupakan salah satu dari banyak target yang Pemerintah Pusat kerjakan. Tujuan utamanya adalah adanya swasembada energi dengan memilih pembangunan-pembangunan pembangkit energi (termasuk listrik) yang ramah lingkungan, dan salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi. Merespons upaya tersebut, terdapat wacana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Bittuang, Kabupaten […]

  • GMKI Minta Kaporestabes Makassar Nonaktifkan Anggota Polri yang Tembak Remaja di Makassar

    GMKI Minta Kaporestabes Makassar Nonaktifkan Anggota Polri yang Tembak Remaja di Makassar

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Makassar mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian dalam membubarkan aksi perang-perangan sekelompok remaja di Kawasan Todopuli Raya Makassar, Minggu, 1 Maret 2026. Tindakan represif aparat ini menyebabkan satu remaja berusia 18 tahun, Bentrand Eko Prasetya Radiman, meninggal dunia. Almarhum Bentrand Eko Prasetya Radiman merupakan anak Toraja […]

  • Polisi Sita 2 Truk Bermuatan BBM Jenis Solar di Jalan Masuk Bandara Toraja

    Polisi Sita 2 Truk Bermuatan BBM Jenis Solar di Jalan Masuk Bandara Toraja

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Aparat Kepolisian Resor Tana Toraja menyita satu unit truk dan satu unit truk mini (pick up) bermuatan bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar di jalan masuk Bandara Toraja, beberapa hari lalu. Dua truk tersebut memuat 44 jerigen ukuran 33 liter yang jika ditotal jumlahnya mencapai 297 liter. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal […]

expand_less