Diikuti 4.000 Peserta, Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 Dibuka Bupati Tana Toraja
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg saat membuka Jambore Daerah Pelpramap GPdI Sulsel 2026 di Rantetayo. (Foto: Arsyad-Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Jambore Daerah (Jamda) Pelayanan Pemuda, Remaja dan Mahasiswa Pantekosta (Pelpramap) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Se-Sulawesi Selatan yang berlangsung di Sentra GPdI Sulsel di Kelurahan Padangiring, Kecamatan Rantetayo, Tana Toraja, resmi dibuka, Selasa 23 Juni 2026.
Kegiatan yang mengusung Tema “Menjadi Jemaat Berkarakter Kristus dan Berdampak Bagi Dunia” ini dibuka langsung Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg.
Kegiatan yang diikuti kurang lebih 4.000 peserta dari 21 Wilayah GPdI Se-Sulsel ini akan berlangsung selama empat hari mulai 23 sampai dengan 26 Juni 2026.
Ketua Panitia Jamda Pelpramap GPdI Sulsel tahun 2026 Pdt. Set Boropadang, M.Th dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jamda Pelpramap GPdI Sulsel ini merupakan program kerja Majelis Daerah Sulawesi Selatan GPdI.
Pdt. Set Boropadang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja sehingga kegiatan ini dapat berlangsung di Tana Toraja.
Pdt. Zet Boropadang mengajak seluruh peserta agar selama kegiatan berlangsung selama empat hari senantiasa menjaga kebersihan dalam rangka mendukung program Pemerintah Tana Toraja yang mengusung tagline “Tana Toraja MASERO”.
Sementara itu, Ketua Majelis Daerah Sulawesi Selatan GPdI Pdt. Jootje Poluan, MA, M.Th dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jambore merupakan rekreasi dan edukasi di alam terbuka sehingga jambore Pelpramap ini diharapkan diwarnai dengan nuansa rohani dengan iklim spiritual yang kental.
“Jamda Pelpramap GPdI bertujuan untuk membangun karakter dan mental spiritual generasi Pantekosta serta mengasah dan mempertajam kompetensi, kedisiplinan, kemandirian sebagai generasi masa depan Bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas” urai Pdt. Jootje Poluan.
Pdt. Jootje Poluan berpesan agar seluruh peserta aktif dan tertib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan agar apa yang menjadi tujuan Jamda Pelpramap dapat tercapai.
Bupati Tana toraja Zadrak Tombeg dalam sambutannya saat membuka jambore mengatakan bahwa Tana Toraja adalah tempat yang representatif untuk menyelenggarakan acara-acara besar karena Tana Toraja iklimnya yang dingin dan sejuk serta masyarakatnya yang ramah.
“Anak-anakku yang berjumlah kurang lebih 4.000 peserta yang hadir dalam kegiatan ini akan menggantikan peran – peran kita semua kedepan olehnya itu belajarlah dengan baik dan takut kepada Tuhan” pesan Zadrak
Zadrak juga mengingatkan para peserta untuk selalu bijak dalam bermedia sosial dan tidak muda terhasut berbagai propaganda di media sosial terutama yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Zadrak juga mengingatkan tentang berbagai gangguan sosial di masyarakat seperti narkoba dan seks bebas karena lemahnya mental dan karakter.
Pembukaan Jamda Pelpramap GPdI Se-Sulsel tahun 2026 ditandai dengan menekan tombol sirine oleh Bupati Tana Toraja didampingi Ketua Majelis Daerah Sulsel GPdI dan melepas burung merpati ke udara.
Hadir dalam pembukaan Jamda Pelpramap GPdI Sulsel 2026 Ketua Tim Penggerak PKK Tana Toraja Erni Yetti Riman, Anggota DPRD Tana Toraja Dapil 5 Marten Taruk Bua, Danramil Saluputti, Kasatpol PP dan Damkar Tana Toraja Eli Bernard, Kakan Kemenag Tana Toraja, Pengurus Majelis Daerah GPdI dan Panitia. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar