Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Objek Wisata » Berpotensi Jadi Atraksi Wisata Baru, Paralayang Toraja Butuh Perhatian Pemerintah dan Donatur

Berpotensi Jadi Atraksi Wisata Baru, Paralayang Toraja Butuh Perhatian Pemerintah dan Donatur

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Lokasi take off kita, ada. Landing apalagi. Tinggal butuh pemerhati yang benat-benar ingin memajukan Toraja lewat pengembangan wisata aero sport. Karena tamu pilot mengakui alam kita, masa kita hanya jadi penonton.”

— Mumut Ryels — Komunitas Langkan Paralayang Toraja

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Toraja dianugerahi alam yang indah. Topografinya maupun arah angin juga mendukung. Fasilitas take off maupun landing juga memadai. Sayangnya, hingga saat ini, pemerintah belum melirik potensi untuk pengembangan wisata aero sport.

Aerosport adalah sebuah istilah yang digunakan untuk permainan olahraga dirgantara, baik untuk keperluan hobi dan rekreasi. Contoh aero sport Paralayang, Gantole, Paramotor, Terjun Payung, dan lain-lain.

Diantara sekian banyak jenis aero sport tersebut, ada tiga yang pernah dilakukan di Toraja, yakni Paralayang, Paramotor, dan Terjun Payung.

Paralayang pernah dipentaskan di objek wisata Negeri di Atas Awan Tongkonan Lempe, pada tahun 2015 yang lalu. Bahkan saat itu ada kompetisi nasional yang diikuti oleh 22 atlet dari berbagai daerah, seperti Bali, Sumatera, Palu, Makassar, dan beberapa daerah lainnya. Satu tahun kemudian, paralayang juga digelar di objek wisata To’tombi, Lolai, Toraja Utara. Sayangnya, sebagai tuan rumah, Toraja hanya bisa jadi panitia, bukan peserta.

“Penyebabnya, tidak ada pilot terlatih dari kita, sehingga kesannya kita hanya jadi penonton,” terang Mumut Ryels.

Pasca gelaran dua event tersebut, terbentuklah komunitas aero sport di Toraja yang diberi nama Langkan Paralayang Toraja. Komunitas ini bahkan sudah diberi SK oleh Bupati Toraja Utara waktu itu, Kalatiku Paembonan. Namun, perkembangan jalan di tempat. Tidak adanya perhatian pemerintah, apalagi donator atau sponsor swasta, menjadi penyebab mati surinya komunitas ini.

“Untuk itu, kami berharap pemerintah daerah atau donator bisa peduli dengan pengembangan olahraga ini, dengan menciptakan pilot-pilot lokal dan dipersiapkan menjadi atlet di masa depan,” harap Mumut.

Dengan adanya pilot dan instruktur terlatih, lanjut Mumut, langkah selanjutnya adalah mengembangkan aero sport ini sebagai salah satu atraksi yang bisa ditawarkan kepada wisatawan. Agar, wisatawan yang berkunjung ke Toraja tidak bosan dengan atraksi yang itu-itu saja.

“Saya yakin, kalau ada pilot dan instruktur terlatih ditambah fasilitas yang memadai, aero sport ini bisa menjadi atraksi wisata baru yang menarik minat banyak orang,” kata Mumut.

Take off-nya bisa di Lempe atau To’tombi. Kemudian landingnya bisa di Turunan Kalimbuang dan sekitarnya.

Beberapa hari lalu, Komunitas Langkan Paralayang Toraja kembali mencoba lokasi take off yang baru, yakni di puncak Dipomelo Pindan, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara. Kemudian landingnya di Kalimbuang. Ujicoba yang melibatkan 5 pilot dari Barru, Pinrang, dan satu orang perempuan berdarah Toraja dari Papua.

“Ujicoba itu sukses. Angin dan cuaca juga bagus. Berarti saat ini kita sudah punya tiga tempat take off. Sudah banyak pilihan, tinggal bagaimana pengembangannya ke depan,” tutur Mumut. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat yang Ditemukan di Palawa’, Toraja Utara Ternyata Korban Laka Lantas

    Mayat yang Ditemukan di Palawa’, Toraja Utara Ternyata Korban Laka Lantas

    • calendar_month Selasa, 22 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN — Warga di sekitar jalan poros Pangli-Sa’dan, Kelurahan Palawa’, Kecamatan Sesean, Toraja Utara dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di pinggir jalan, Selasa, 22 Agustus 2023 pagi. Mayat itu ditemukan tergeletak di pinggir jalan. Kepolisian Sektor Sesean yang mendapat laporan dari warga segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Iya, tadi sekitar jam […]

  • Pengukuran Skala Tinggalan Sejarah sebagai Kegiatan Inovasi pada Disbudpar Toraja Utara

    Pengukuran Skala Tinggalan Sejarah sebagai Kegiatan Inovasi pada Disbudpar Toraja Utara

    • calendar_month Senin, 2 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Alumni Arkeologi Universtitas Hasanuddin, Budiarti, melaksanakan kegiatan inovasi Latsar Toraja Utara dengan melakukan pengukuran besaran panjang, tinggi, dan lebar obyek tinggalan sejarah pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toraja Utara. Pengukuran ini dilakukan untuk mendapatkan ukuran yang pasti dari sebuah benda bersejarah, dengan menggunakan skala batang yang terbuat dari kayu atau kertas. […]

  • Kecamatan Kesu’ dan Balusu Juara Lomba Penyuluhan dan Administrasi Posyandu

    Kecamatan Kesu’ dan Balusu Juara Lomba Penyuluhan dan Administrasi Posyandu

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kader Posyandu dari Kecamatan Kesu’ dan Kecamatan Balusu keluar sebagai juara dalam lomba penyuluhan dan administrasi Posyandu yang dilaksanakan TP PKK Kabupaten Toraja Utara, Rabu, 29 September 2021. Untuk kategori penyuluhan, posisi kedua dan ketiga ditempati kader Posyandu dari Kecamatan Baruppu’ dan Sesean Suloara. Sedangkan untuk kategori administrasi Posyandu, juara dua dan […]

  • Wabup Toraja Utara Narasumber Gerakan Cinta Alkitab di Klasis Denpiku

    Wabup Toraja Utara Narasumber Gerakan Cinta Alkitab di Klasis Denpiku

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DENPINA — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menjadi salah satu narasumber Gerakan Cinta Alkitab (GCA) yang diselenggarakan di Jemaat Parinding serta Jemaat Paku, Klasis Dende Denpiku, 12-14 Mei 2021. Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, yang akrab disapa Dedy, merupakan salah satu tokoh yang aktif melakukan Gerakan Cinta […]

  • TERKINI: Unjuk Rasa Mempertahankan Lapangan Gembira Rantepao di PN Makale, Ricuh

    TERKINI: Unjuk Rasa Mempertahankan Lapangan Gembira Rantepao di PN Makale, Ricuh

    • calendar_month Rabu, 14 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat Toraja Utara di Pengadilan Negeri Makale, Rabu, 14 September 2022, berlangsung ricuh. Pengunjuk rasa bentrok dengan aparat Brimob dan polisi yang berjaga di depan gedung pengadilan. Saat berita ini ditayangkan, bentrokan masih berlangsung. Pengunjuk rasa dibubarkan polisi dengan water canon dan gas […]

  • BPS Gereja Toraja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

    BPS Gereja Toraja Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di NTT

    • calendar_month Kamis, 22 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KUPANG — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban alam Badai Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang dihimpun dari anggota jemaat Gereja Toraja ini disampaikan oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Musa Salusu dan Ketua I, yang juga Koordinator Crisis Centre Gereja Toraja, Pdt Alfred […]

expand_less