Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » BERITA FOTO: Festival Layang-Layang Diharapkan Jadi Event Tahunan Pariwisata di Toraja

BERITA FOTO: Festival Layang-Layang Diharapkan Jadi Event Tahunan Pariwisata di Toraja

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Ming, 12 Mar 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Cukup sukses dalam gelaran pertama di bekas Bandar Udara Pongtiku Rantetayo, Tana Toraja, Sabtu, 11 Maret 2023, Festival Layang-Layang Sulsel diharapkan bisa menjadi event tahunan pariwisata di Toraja.

Harapan ini disampaikan oleh semua tokoh yang menyampaikan sambutan pada pembukaan Festival Layang-Layang Sulawesi Selatan Tahun 2023 tersebut. Baik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja Adelheid Sosang, maupun penggagas event, yang juga anggota DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan.

“Pemerintah Kabupaten Tana Toraja memberi apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival yang baru pertama kali dilaksanakan di Sulsel dan Tana Toraja dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan pertamanya. Tentu kita berharap, festival ini bisa menjadi event tahunan yang rutin dilaksanakan di Tana Toraja,” ucap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga  Tana Toraja, Adelheid Sosang.

Pelepasan 110 layang-layang sebagai bentuk dukungan sekaligus merayakan 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT).

Dia menyebut, dengan hadirnya banyak event akan memberikan dampak positif, baik bagi industry pariwisata maupun ekonomi masyarakat. Apalagi saat ini, pemerintah Kabupaten Tana Toraja tengah gencar-gencarnya membangun dan mengembangkan beberapa objek wisata baru, seperti Bukit Sarira dan Ollon.

“Semakin banyak event, tentu makin baik untuk pariwisata kita,” katanya.

Ratusan warga turun ke landasan pacu untuk bergembira memainkan layang-layang.

Penggagas Event, John Rende Mangontan menyatakan Festival Layang-Layang adalah salah satu mayor event dari beberapa event besar yang akan dilaksanakan di Tana Toraja tahun 2023. Event lainnya, yakni Lomba Paduan Suara Tingkat SMA/SMK dan Perguruan Tinggi se-Sulawesi Selatan serta Pameran Kerajinan Khas Toraja, yang akan diselenggarakan di Pasar Seni Makale, 3 Mei 2023.

Berikut, Festival Toraja Carnaval session 2, yang akan diselenggarakan pada 6-8 Juli 2023 di bekas Bandar Udara Rantetayo. Kemudian Festival Paduan Suara internasional.

“Kegiatan-kegiatan ini, selain mempromosikan dan mendukung kemajuan pariwisata Toraja, juga  merupakan bentuk pertanggungjawaban politik saya sebagai Anggota DPRD Provinsi kepada konstituen,” terang John Rende Mangontan.

Politisi Partai Golkar yang akrab disapa JRM ini, menyebut event-event yang akan dilaksanakan ini diharapkan bisa berdampak positif untuk daerah, masyarakat, pelaku usaha, dan anak-anak milineal kreatif.

Warga berebut foto dengan layang-layang kreatif sebelum diterbangkan.

“Festival ini akan ada perlombaan kreativitas dan ketangkasan yang tetap menonjolkan budaya kita orang Toraja, sebagai magnet tersendiri untuk kemajuan pariwisata, juga sebagai tanda ungkapan syukur pada Tuhan dalam rangka memperingati 110 tahun Injil Masuk Toraja (IMT),” tutur JRM.

Melianti, salah satu warga yang ikut menyaksikan Festival Layang-Layang di Rantetayo mengaku senang dengan adanya event ini. “Ya, senanglah. Banyak orang datang. Kemudian, ada hal baru meskipun laying-layang ini adalah mainan kita waktu kecil, tapi ini kana da festivalnya, jadi ramai,” kata Meli.

Beberapa layang-layang motif kreatif berukuran besar siap diterbangkan.

“Tahun depan ada lagi di sini? Wuiiihh pasti lebih banyak orang datang. Yang penting jauh-jauh hari sudah diumumkan di medsos,” ujar Melianti lebih lanjut saat ditanya, apakah dirinya senang kalau tahun depan event ini kembali dilaksanakan di Bandara Pongtiku.

Festival Layang-Layang yang dihelat di bekas Bandara Pongtiku Rantetayo ini memang menarik minat cukup banyak masyarakat. Ratusan warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tumpah ke landasan pacu saat momen menaikan 110 layang-layang sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan 110 Tahun Injil Masuk Toraja dilepas. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Aksi-Aksi Premanisme Melalui Patroli Rutin Sat Samapta Polres Tana Toraja

    Cegah Aksi-Aksi Premanisme Melalui Patroli Rutin Sat Samapta Polres Tana Toraja

    • calendar_month Sab, 7 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Personil Sat Samapta Polres Tana Toraja rutin menggelar patroli untuk mencegah aksi -aksi premanisme. (Foto/HumasPolresTanaToraja).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas ) yang kondusif di wilayah Kabupaten Tana Toraja, personil Sat Samapta Polres Tana Toraja melaksanakan kegiatan patroli rutin. Patroli rutin digelar untuk mencegah terjadinya aksi -aksi premanisme […]

  • Menyoal Insiden Tanggal 29 Agustus di Rantepao dan Langkah-langkah  Penanganannya

    Menyoal Insiden Tanggal 29 Agustus di Rantepao dan Langkah-langkah Penanganannya

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketahanan dan keamanan sebuah negara atau wilayah dintentukan oleh tiga lingkaran yang sangat strategis, yaitu nasional, regional, dan global. Lingkaran strategis nasional kita saat ini yang  mengalami tingkat kerawanan adalah ideologi dan sosial budaya. Sementara lingkaran strategis global kita saat ini salah satunya adalah eforia taliban atas kemenangannya di Afganistan. Kondisi ini […]

  • Anggota Dewan dan Kadishub Turun Tangan Benahi Jalan Poros Buakayu – Rano yang Nyaris Putus

    Anggota Dewan dan Kadishub Turun Tangan Benahi Jalan Poros Buakayu – Rano yang Nyaris Putus

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Anggota DPRD Tana Toraja, Agustinus Patinggi dan Kepala Dinas Perhubungan Tana Toraja, Zeth Padaoan Giang turun tangan bersama masyarakat membenahi badan jalan poros Rano-Buakayu, yang nyaris putus akibat longsor di sisi kiri dan kanan jalan. Badan jalan yang nyaris putus tersebut berada di wilayah Kelurahan Ratte Buttu. Jalan ini juga merupakan jalan […]

  • TERKINI: Longsor di Pangra’ta,  Randanbatu, 3 Meninggal Dunia, 1 Hilang

    TERKINI: Longsor di Pangra’ta, Randanbatu, 3 Meninggal Dunia, 1 Hilang

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Sabtu, 13 April 2024 merupakan hari yang sangat berat dan sedih untuk masyarakat Makale Selatan, Tana Toraja. Betapa tidak, pada Minggu malam, terjadi dua bencana alam tanah longsor. Satu lokasi di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau dan satu lagi di Dusun Pangra’ta, Lembang Randanbatu. Di Dusun Pangra’ta, tanah longsor menerjang rumah warga […]

  • PT Malea Energy Gelar Safari Ramadhan Bersama Masyarakat Tondok Lemo, Makale Selatan

    PT Malea Energy Gelar Safari Ramadhan Bersama Masyarakat Tondok Lemo, Makale Selatan

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Pimpinan dan Manajemen PT Malea Energy kembali menyentuh masyarakat sekitar lokasi perusahaan melalui kegiatan silaturrahim yang dikemas dalam bentuk Buka Puasa bersama Ramadhan 1443 H. Sabtu, 23 April 2022 Pimpinan PT Malea Energy Victor Datuan Batara kembali menyapa masyarakat Dusun Tondok Lemo Lembang Bo’ne Buntu Sisong, Kecamatan Makale Selatan. Suasana penuh […]

  • 18 September, World Cleanup Day Akan Digelar di Tana Toraja, Ikutan Yuk!

    18 September, World Cleanup Day Akan Digelar di Tana Toraja, Ikutan Yuk!

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — World Cleanup Day merupakan aksi membersihkan sedunia yang diadakan serentak setiap tahun dan telah dilaksanakan di 166 negara, termasuk Indonesia, melibatkan lebih dari 200 kabupaten di 34 Provinsi sejak tahun 2018. Aksi berskala global yang melibatkan masyarakat umum dari segala pihak ini tentunya merupakan aksi yang besar dan sekiranya dapat membawa perubahan […]

expand_less