Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Catatan 19 Tahun Kareba Toraja

Catatan 19 Tahun Kareba Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Dr. dr. Ampera Matippanna, S.Ked. MH*

BERUSIA 19 tahun bagi sebuah media massa (mass media)  yang tetap eksis menyajikan berita atau informasi, melakukan edukasi, dan  kontrol sosial kepada  penguasa adalah sebuah pencapaian yang patut mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.

Media massa Kareba Toraja, dulunya berupa tabloid dwi mingguan yang kadang terbit terbit tepat waktu, kadang terlambat karena keterbatasan sumber daya (keuangan, SDM dan percetakan ) yang kemudian beralih menjadi media massa elektronik yang dapat diakses dan dibaca dengan mudah kapan saja dan dimana saja merupakan sebuah bukti dedikasi yang tinggi dari  para awak media yang tergabung di dalamnya.

Secara pribadi saya sangat akrab dengan media Kareba Toraja ini dan sangat memahami perjuangan keras yang dilakukan oleh awak media tersebut dalam mengatasi keterbatasannya untuk tetap setia menyapa para pelanggan setianya, khususnya terhadap komunitas masyarakat Toraja yang berdiaspora diberbagai wilayah dan daerah di negara ini.

Menurut hemat saya, media Kareba Toraja ini telah berhasil  “merebut” simpati masyarakat Toraja pada umumnya sehingga kehadirannya selalu dinantikan  setiap saat.

Kekuatan Pemberitaan

Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Kareba Toraja sehingga tetap eksis sehingga  dan dapat mencapai usianya yang ke 19 tahun serta menjadi idola publik adalah pada kekuatan pemberitaannya.

Kareba Toraja selalu menyajikan berita dan informasi publik yang aktual dan terpercaya, melakukan edukasi dan kontrol sosial dengan mengenyampingkan hal-hal yang bersifat subyektifitas dan asumsi atau untuk kepentingan tertentu bagi sekelompok orang atau golongan dan mengemasnya dalam bahasa komunikasi yang efektif dan berimbang.

Sepanjang pengetahuan saya, media Kareba Toraja bukanlah media abal-abal yang menjadi terompet penguasa atau politisi ketika para awak medianya mendapatkan “manisan” atau menjadi kontra penguasa atau politisi karena gagal mendapatkan “manisan”. Media massa yang ideal sesungguhnya memilki karakteristik yang berpijak pada pondasi kebenaran, kejujuran, keadilan dan keseimbangan dalam menyampaikan berita atau informasi kepada publik. Hanya media massa yang dikelola sedemikian inilah yang mampu bertahan untuk jangka waktu yang panjang, dan itu dimiliki oleh media kareba sepanjang dalam perjalanannya.

Saat ini sulit untuk menemukan media  massa  yang netral sehingga tidak heran jika digunakan sebagai lokomotif untuk mewakili kepentingan-kepentingan  pihak tertentu.

Kompetensi dan Integritas Jurnalistik Wartawannya  

Eksistensi sebuah media massa tidak terlepas dari kompetensi dan integritas dari para pewartanya.  Kompetensi menyangkut kemampuan atau kecakapan seorang pewarta dalam menangkap issu-issu aktual yang terjadi dalam masyarakat, mengolah dan mengemasnya dalam bentuk berita dengan menggunakan bahasa komunikasi massa yang efektif sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipercaya.

Sedangkan integritas menyangkut keseluruhan aspek yang berhubungan dengan nilai etis, moral dan hukum yang membungkus sikap dan perilaku seorang pewarta dalam melaksanakan tugas profesionalisme jurnalistik sebagaimana yang terkandung dalam kode etik jurnalistik.

Jurnalistik merupakan suatu profesi yang memiliki tanggungjawab besar dengan kebebasan pers yang dilindungi oleh undang-undang.  Tanggung jawab dan kebebasan pers harus berjalan dalam koridor yang benar untuk mencegah seorang pewarta terjerumus kedalam praktek jurnalistik yang kotor yang merendahkan harkat martabat manusia.  Tidak sedikit wartawan dengan alasan kebebasan pers membantai harkat dan kemanusian seseorang dengan pemberitaan yang tendensius dan tidak proporsional karena dijadikan target atau melakukan tindak kekerasan verbal, non verbal atau fisik dan bahkan pemerasan terhadap seseorang yang diduga terlibat dalam kasus hukum tertentu.

Media Kareba Toraja sepanjang pengetahuan saya hingga usianya yang ke 19 tahun memiliki pewarta yang sangat kompeten dan berintegritas tinggi sehingga selalu menyediakan berita atau informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik yang sehat dalam bingkai demokrasi sesuai dengan nilai-nilai etik, moral dan hukum yang terkandung dalam kode etik jurnalistik. Dengan kompetensi dan inegritas yang tinggi tersebut, maka kekuatan pemberitaan media kareba akan selalu terjaga dalam pemenuhan hak-hak publik akan informasi yang benar dan terpercaya.  Itulah sebabnya mengapa media ini dapat bertahan dan diminati oleh publik, khususnya bagi komunitas masyarakat toraja.

Semoga di usianya yang ke-19 ini Kareba Toraja tetap eksis, tetap menjadi media komunikasi yang efektif bagi masyarakat, khususnya komunitas Toraja. Juga tetap menjadi media yang edukatif dan kritis, serta berimbang. (*)

Makassar, 20 September 2022

*Dr. dr. Ampera Matippanna, S.Ked. MH — adalah dokter ASN, pejabat yang ahli di bidang hukum kesehatan, dan rajin menulis di berbagai media massa cetak maupun online.  

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen UKI Toraja Terlibat Riset Nasional Bersama AMAN: Dokumentasi Dampak Perubahan Iklim di Wilayah Adat

    Dosen UKI Toraja Terlibat Riset Nasional Bersama AMAN: Dokumentasi Dampak Perubahan Iklim di Wilayah Adat

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Tim Riset UKI Toraja, Lantana Dioren Rumpa, S.Kom., MT dan Prajman Evansi Pasambo, S.Hut., MP memaparkan hasil riset bertema Indigenous Led Research on Loss and Damage for Climate Change. (Foto/Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, BOGOR — Dosen Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) terlibat dalam riset skala nasional bertema Indigenous Led Research on Loss and Damage […]

  • Jelang Dies Natalis ke-76, GMKI Toraja Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Singki

    Jelang Dies Natalis ke-76, GMKI Toraja Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Singki

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Monika Rante Allo/Rls
    • 0Komentar

    Aksi Bakti Sosial GMKI Cabang Toraja dalam meyambut Dies Natalis Ke-76. (Foto:Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO –– Dalam rangka menyambut perayaan Dies Natalis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang ke-76 pada 9 Februari 2026 mendatang, GMKI Cabang Toraja mengadakan aksi Bakti Sosial di objek wisata religi Bukit Singki, Rantepao Toraja Utara, Sabtu 30 Januari 2026. Kegiatan […]

  • Jalan Poros Toraja-Palopo Kembali Tertutup Akibat Longsor di KM 14

    Jalan Poros Toraja-Palopo Kembali Tertutup Akibat Longsor di KM 14

    • calendar_month Rabu, 10 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Baru dua lebih terbuka, jalan poros Toraja-Palopo kembali tertutup akibat adanya tanah longsor di KM 14 Kelurahan Battang, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo. Jurnalis kareba-toraja.com, Yunus Lexi, yang ada di lokasi kejadian, melaporkan tanah longsor di KM 14 ini terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, Rabu, 10 November 2021. Lexi berada di lokasi […]

  • Anggota DPRD Sulsel Serahkan Bantuan Hibah Rumah Ibadah di Toraja

    Anggota DPRD Sulsel Serahkan Bantuan Hibah Rumah Ibadah di Toraja

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan menyerahkan bantuan hibah kepada beberapa rumah ibadah di Tana Toraja dan Toraja Utara. Penyerahan bantuan hibah rumah ibadah ini dilaksanakan secara simbolis di kediaman John Rende Mangontan di Kalaa, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Kamis, 30 Desember 2021. Bantuan hibah rumah ibadah yang merupakan aspirasi […]

  • Prof. Kathleen Admas dan Keiko Kusakabe Bantu APD Covid-19 untuk Tenaga Medis di Toraja

    Prof. Kathleen Admas dan Keiko Kusakabe Bantu APD Covid-19 untuk Tenaga Medis di Toraja

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua warga negara asing yang pernah tinggal lama di Toraja, Prof. Dr. Kathleen M. Adams dan Keiko Kusakabe menggalang bantuan alat pelindung diri (APD) Covid-19 untuk membantu tenaga medis di Toraja menghadapi virus Corona. Prof. Dr. Kathleen M. Adams adalah warga negara Amerika Serikat yang sangat peduli dengan kebudayaan dan adat istiadat […]

  • Buka SSA ke-17 Gereja Kibaid, Begini Pesan Direktur Agama Kristen Kemenag RI

    Buka SSA ke-17 Gereja Kibaid, Begini Pesan Direktur Agama Kristen Kemenag RI

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Direktur Urusan Agama Kristen Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jannus Pangaribuan membuka secara resmi Sidang Sinode Am (SSA) ke-17 Gereja Kibaid, Senin, 18 Juli 2022 di Gedung Tammuan Mali’ Makale. Pembukaan SSA Gereja Kibaid ke-17 ditandai dengan penabuhan Gendang oleh Direktur Urusan Agama Kristen Kemenag RI didampingi Staf Ahli Gubernur […]

expand_less