Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » PMKRI Tagih Gebrakan Dua Kapolres Baru Toraja Usut Tuntas 11 Kasus Pencurian di Rumah Ibadah

PMKRI Tagih Gebrakan Dua Kapolres Baru Toraja Usut Tuntas 11 Kasus Pencurian di Rumah Ibadah

  • account_circle Arsyad Parende/CR2 IP
  • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Presidium Gerak Kemasyarakatan PMKRI Cabang Toraja, Milton Lando (Kiri) Pihak Kepolisian Melakukan olah TKP Pencurian  salah satu Gereja (Kanan)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kasus pencurian rumah ibadah (Gereja dan Masjid) yang terjadi pada rentan waktu Mei hingga Juni dan Agustus 2025 tersebut belum terungkap hingga sekarang.

Baik Polres Tana Toraja maupun Polres Toraja Utara belum mampu mengungkap pelaku serta motif dari pencurian rumah ibadah tersebut.

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja mendesak dua Kapolres baru Toraja yakni AKBP Arwansa selaku Kapolres Tana Toraja dan AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat selaku Kapolres Toraja Utara agar segera mengambil langkah konkret untuk mengungkap dan menuntaskan kasus tersebut.

PMKRI menilai kasus pencurian di rumah ibadah tidak boleh terus berjalan tanpa kejelasan. Pergantian Pimpinan Kepolisian di dua wilayah tersebut dinilai harus menjadi momentum untuk mempercepat penanganan perkara dan memberikan kejelasan kepada masyarakat.

Presidium Gerak Kemasyarakatan PMKRI Cabang Toraja, Milton Lando, mendesak kedua Kapolres baru tidak membiarkan kasus tersebut berlalu tanpa penyelesaian.

“Kasus pencurian yang terjadi di rumah – rumah ibadah di Toraja tidak boleh dilupakan begitu saja. Kami mendesak Kapolres Tana Toraja dan Kapolres Toraja Utara segera memastikan kasus ini ditangani secara serius dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” tegas Milton.

Menurut PMKRI, pencurian rumah ibadah bukan sekadar persoalan kerugian materi, tetapi juga menyangkut rasa aman masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Karena itu, PMKRI mendesak Kepolisian segera melakukan penyelidikan secara maksimal dan mengambil langkah hukum sesuai ketentuan apabila bukti telah mencukupi.

PMKRI juga mendesak kepolisian memperkuat patroli dan pengamanan di sekitar rumah ibadah, terutama di lokasi dan waktu yang dinilai rawan.

“Kami berharap Kapolres yang baru tidak membiarkan kasus ini berjalan tanpa kepastian. Segera lakukan penyelidikan secara maksimal dan sampaikan perkembangan penanganannya kepada publik secara proporsional,” ujar Milton.

Milton menegaskan, Kepolisian harus hadir memberikan rasa aman dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

“Jangan sampai masyarakat kembali dibuat resah karena kejadian serupa terulang. Kepolisian harus hadir dan memastikan rumah ibadah mendapatkan perlindungan yang layak,” ujarnya.

PMKRI Cabang Toraja menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut. Bagi mereka, penyelesaian kasus ini bukan hanya soal kerugian materi, tetapi juga menyangkut keamanan masyarakat, penghormatan terhadap rumah ibadah, dan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Untuk diketahui, dari 9 kasus pencurian gereja yang terjadi di Tana Toraja dan Toraja Utara, sejak bulan Mei hingga Juni 2025, 5 diantaranya berada di wilayah hukum Polres Tana Toraja.

Selain soal pencuriannya, ada hal yang menonjol dalam kasus ini, dimana di wilayah Tana Toraja, pencuri menyasar gereja-gereja Kristen Protestan denominasi. Sedangkan di wilayah Toraja Utara, semua menyasar gereja Katolik.

Barang-barang yang dicuri, hampir sama, yakni alat kelengkapan ibadah, seperti keyboard, speaker berbagai jenis dan ukuran, laptop, bahkan ada tabernakel yang dicuri di gereja Katolik Santo Ambrosius La’bo.

Berikut daftar gereja yang menjadi sasaran pencurian pada Mei hingga Juni 2025:

  1. Gereja Toraja Jemaat Rante Momabo Kelurahan Rante Kecamatan Makale Tana Toraja.
  2. Gereja Katolik Stasi Tondok Batu, Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Toraja Utara.
  3. Gereja Toraja Jemaat Alfa Omega Tarongko, Kelurahan Tarongko, Kecamatan Makale , Tana Toraja.
  4. Gereja Kibaid Jemaat Kondongan, Lembang Salutandung Kecamatan Saluputti, Tana Toraja.
  5. 5 Gereja Toraja Jemaat Talion, Kecamatan Rembon, Tana Toraja.
  6. Gereja Katolik Paroki Nanggala, Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara.
  7. Gereja Toraja Jemaat Gloria Ke’pe’, Lembang Ke’pe’ Tinoring, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja.
  8. Gereja Katolik Stasi St. Ambrosius La’bo’ Kecamatan Sanggalangi’, Toraja Utara.
  9. Gereja Katolik Santo Agustinus Randanbatu, Lembang Pata’padang, Kecamatan Sanggalangi’, Toraja Utara

Setelah kurang lebih satu bulan meredah, aksi pencurian di rumah ibadah kembali terjadi pada Agustus 2025.

Sebelumnya aksi pencurian di rumah ibadah menyasar Gereja, namun pada bulan Agustus 2025, dalam dua hari dilaporkan terjadi dua pencurian di dua Masjid berbeda di Kecamatan Mengkendek Tana Toraja.

Pada Selasa 05 Agustus 2025 dilaporkan terjadi pencurian di Masjid Baburrahma Bulu Londong Lembang Uluway Barat. Pelaku menggasak kotak amal masjid dengan cara memecahkan kotak amal yang terbuat dari bahan kaca.

Rabu 06 Agustus 2025, giliran Masjid Ikhwanul Mu’minin Kanambulan Lembang Rantedada Kecamatan Mengkendek yang dibobol maling.

Dilaporkan satu buah alat elektronik jenis power mixer seharga 5 juta rupiah digondol maling serta kotak amal dibongkar dan diambil isinya. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende/CR2 IP
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi PAD Rp 60 Miliar; Pertama Sepanjang Sejarah Toraja Utara

    Realisasi PAD Rp 60 Miliar; Pertama Sepanjang Sejarah Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski tidak mencapai target APBD 2025, yakni Rp 71 miliar, namun pemerintah Kabupaten Toraja Utara dibawah komando Bupati Frederik Victor Palimbong dan Wakil Bupati Andrew Silambi berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 60 miliar. Angka capaian ini diklaim Bupati Frederik Victor Palimbong sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Kabupaten Toraja Utara, […]

  • UPDATE: Satu Korban Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 2 Orang Meninggal, 1 Masih Dicari

    UPDATE: Satu Korban Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 2 Orang Meninggal, 1 Masih Dicari

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satu dari dua orang korban tanah longsor yang terjadi di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024, ditemukan. Korban atas nama Margareta Tandek/Mama Ma’ Ical ditemukan pada sekitar pukul 16.15 Wita, Jumat, 26 April 2024 sore. Dengan demikian, tinggal satu korban […]

  • 2 Kali Ditertibkan, Tambang Ilegal di Toraja Utara Terus Beroperasi, Pemkab Tak Berdaya?

    2 Kali Ditertibkan, Tambang Ilegal di Toraja Utara Terus Beroperasi, Pemkab Tak Berdaya?

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Rabu, 1 Desember 2021, Dinas Lingkungan Hidup Toraja Utara didampingi Satpol PP kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi tambang galian C di wilayah kabupaten Toraja Utara.   Sidak hari ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Toraja Utara. Dari pantauan jurnalis Kareba Toraja di lapangan, sejumlah […]

  • Besok Malam, Teater Keliling Jakarta Bakal Mentas di Buntu Pune Toraja Utara, Nonton Yuk!

    Besok Malam, Teater Keliling Jakarta Bakal Mentas di Buntu Pune Toraja Utara, Nonton Yuk!

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Teater Keliling didukung Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mempersembahkan pertunjukan drama bertajuk Musikal Calon Arang, di objek wisata Buntu Pune, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, Minggu, 24 September 2023 malam. Musikal Calon Arang yang merupakan kolaborasi musik, bela diri, tari dan nyanyian itu dipentaskan bekerja sama dengan sejumlah seniman lokal Toraja. Toraja merupakan […]

  • Eva Rataba Kembali Salurkan 8000 Beasiswa PIP Aspirasi Tahap Pertama Tahun 2023

    Eva Rataba Kembali Salurkan 8000 Beasiswa PIP Aspirasi Tahap Pertama Tahun 2023

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Eva Stevany Rataba, anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Nasden kembali menyerahkan langsung beasiswa Program Indonesia Pintar Jalur Aspirasi tahap satu kepada 8.000 pelajar di Kabupaten Toraja Utara. Ini kegiatan yang untuk kesekian kalinya dilakukan oleh politisi Partai Nasdem tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Eva terus mengupayakan penambahan jumlah penerima […]

  • Sungai Maiting; Surga Tersembunyi Bagi Penggemar Arung Jeram

    Sungai Maiting; Surga Tersembunyi Bagi Penggemar Arung Jeram

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ketika wisata budaya mulai menurun peminatnya, wisata alam dan olahraga, termasuk arung jeram, mesti menjadi perhatian serius pemerintah. KAREBA-TORAJA.COM, DENPINA — Selain budaya dan adat istiadatnya yang unik, Toraja masih menyimpan begitu banyak pesona, baik panorama alam maupun sport tourism, seperti arung jeram (rafting). Ada beberapa spot arung jeram yang ada di Toraja, seperti Sungai […]

expand_less