Angkat Kearifan Lokal Toraja, STIKPAR Toraja Raih 6 Medali dan 10 Piala di Ajang Nasional NEIRA Competition 2026
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mahasiswa STIKPAR Toraja dengan perolehan medali dan piala di ajang nasional NEIRA Competition 2026. (Foto: Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, YOGYAKARTA — Mahasiswa STIKPAR Toraja (Sekolah Tinggi Kateketik dan Pastoral Rantepao) berhasil menunjukkan daya saing pada ajang nasional bertajuk NEIRA Competition 3 yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation x HIMA Budidaya Hutan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang digelar 29-30 Agustus 2026 Teladan Sportorium Center, Yogyakarta.
NEIRA Competition (National Empowerment, Innovation, Research and Art Competition) adalah ajang Lomba Essay dan Business Plan Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation yang mempertemukan 670 finalis dari 107 instansi dan 27 provinsi.
Dalam kompetisi nasional ini, STIKPAR Toraja berhadapan dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi besar, antara lain Universitas Indonesia (UI), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Airlangga (UNAIR), IPB University, Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas Diponegoro (UNDIP).
STIKPAR Toraja berhasil meraih 6 medali dan 10 piala, terdiri atas 2 Gold Medal, 3 Silver Medal, dan 1 Bronze Medal, serta penghargaan Favorite Poster, Most Favorite Poster, Top 9, dan Juara Harapan II.
Lebih istimewa lagi, STIKPAR Toraja menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Provinsi Sulawesi Selatan yang meraih Medali Emas pada dua kategori sekaligus, yakni Essay Presentation dan Business Plan dengan total 2 Medali Emas.
Dosen pembimbing, Pastor Patrio Tandiangga, S.S., M.Fil., menuturkan prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa STIKPAR Toraja memiliki kemampuan untuk bersaing secara percaya diri di tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya tentang medali dan piala, tetapi juga tentang keberanian mahasiswa mengangkat kearifan lokal Toraja menjadi gagasan ilmiah dan inovasi yang bernilai.
Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, mengembangkan potensi diri, serta membawa nama STIKPAR Toraja dan budaya Toraja semakin dikenal di tingkat nasional. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende








Saat ini belum ada komentar