Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Ditlantas Polda Sulsel Survey Andalalin di Tana Toraja, Sejumlah Bangunan Tak Penuhi Standar

Ditlantas Polda Sulsel Survey Andalalin di Tana Toraja, Sejumlah Bangunan Tak Penuhi Standar

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Ditlantas Polda Sulsel saat melaksanakan Survey Analisis Dampak Lalu Lintas di Tana Toraja. (Foto: Arsyad/Kareba Toraja)

 

 

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Tim Survey Subdit Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan survey dan peninjauan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) di wilayah Kabupaten Tana Toraja Kamis 12 Maret 206 lalu.

Dalam kegiatan tersebut, Survey Andalalin oleh Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel dipimpin oleh Aipda M. Irman S.Psi. M.T selaku Basubdid Kamsel Ditlantas Polda Sulsel bidang Keahlian transportasi Universitas Indonesia didampingi Kasat Lantas Polres Tana Toraja AKP A.M. Yusuf, S.H, Kepala Dinas Perhubungan  Tana Toraja Eric Cristal Rante Allo dan pejabat dari DPMPTSP Tana Toraja.

Aipda M. Irman S.Psi. M.T selaku Basubdid Kamsel Ditlantas Polda Sulsel mengatakan survey tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung situasi arus kendaraan di beberapa titik di Makale untuk mengidentifikasi potensi dampak yang dapat timbul terhadap kelancaran maupun keselamatan pengguna jalan.

Hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kepada pihak terkait agar dilakukan pengaturan atau pembenahan lalu lintas yang diperlukan.

Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sulsel mengambil sampel 2 bangunan usaha di Kota Makale yakni Bank BNI dan Mr. DIY.

Dari hasil survey, kedua bangunan tersebut dianggap tidak memenuhi standar Andalalin mulai dari fasilitas parkir, akses keluar – masuk, dan fasilitasnya keamanan pendukung.

Untuk Bank BNI, tidak memiliki area parkir yang memadai sementara usaha tersebut berada di area yang padat aktivitas lalu lintas dengan jumlah kunjungan usaha yang tergolong tinggi.

Sementara Bangunan MR. DIY tidak memenuhi stadar sepadan jalan dimana bahu jalan langsung dijadikan parkiran, kemudian bangunan tersebut berdiri di tikungan kiri jalan sehingga sangat beresiko terhadap terjadinya kecelakaan. Bangun tersebut juga tidak dilengkapi dengan fasilitas keamanan seperti lampu hati-hati dan rambu lalu lintas.

Selain itu area parkir bangunan juga melebihi standar kemiringan 10% sehingga sangat rawan bagi kendaraan untuk meluncur.

Meski begitu, Aipda M. Irman mengatakan kehadiran Ditlantas bukan untuk menyalahkan usaha namun untuk jangka pendeknya beberapa standar yang tidak terpenuhi berdasarkan survey Ditlantas agar segera dilakukan perbaikan oleh pihak pemilik usaha demi keselamatan lalu lintas.

Sementara untuk jangka panjangnya, pemilik usaha diminta untuk tidak memperpanjang kontrak bangunan dalam artian diminta untuk mencari bangunan baru yang lebih memenuhi standar keselamatan lalu lintas kedepannya.

“Kalau secara hukum usaha ini harusnya tutup, namun dengan pertimbangan ekonomi dan kemajuan daerah dan melihat kearifan lokal maka beberapa hal yang perlu menjadikan perbaikan itulah yang akan dibenahi melalui koordinasi pihak pengelola, Lalu lintas dan Pemerintah Daerah agar tercipta sistem transportasi yang aman tertib dan lancar.” urai Aipda M. Irman.

Sementara itu pihak DPMPTSP juga mengaskan bahwa dokumen terkait izin usaha MR. DIY seperti dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk lantai 2 bangunan tersebut belum ada. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pencuri yang Ditangkap Warga dan Polisi di Sopai Ternyata Sudah Melakukan Aksi di 17 Lokasi

    Pencuri yang Ditangkap Warga dan Polisi di Sopai Ternyata Sudah Melakukan Aksi di 17 Lokasi

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Nbr (29), seorang pemuda yang tertangkap tangan oleh warga dan polisi saat hendak mencuri di sebuah kios di Lembang Salu Sopai, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, Sabtu, 2 Maret 2024, ternyata pernah melakukan pencurian pada 17 lokasi berbeda di Toraja Utara. Lelaki pengangguran ini masuk kategori pencuri spesialis kios. Terungkapnya 17 lokasi lain […]

  • Mahasiswa KKN UKI Toraja di Lembang Tondon Langi’ Beri Kursus Gratis Bahasa Inggris

    Mahasiswa KKN UKI Toraja di Lembang Tondon Langi’ Beri Kursus Gratis Bahasa Inggris

    • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja angkatan 39 yang berposko di Lembang Tondon Langi’, Kecamatan Tondon, Toraja Utara, melaksanakan banyak kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah itu. Selain membagikan dan menanam bibit pohon buah-buahan, para mahasiswa ini juga memberikan kursus singkat Bahasa Inggris kepada para siswa SD yang ada di Lembang Tondon […]

  • Dijanjikan Kerja di Tembagapura, Tiga Warga Toraja Utara Tertipu

    Dijanjikan Kerja di Tembagapura, Tiga Warga Toraja Utara Tertipu

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Uang Hasil Penipuan Digunakan untuk Mabuk di Karaoke KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — RBA, 45 tahun, warga Lo’ko Uru, Kecamatan Rindingallo, ditangkap aparat Kepolisian Resor Toraja Utara, Selasa, 25 Mei 2021. Lelaki yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini ditangkap polisi atas laporan dugaan penipuan terhadap tiga orang calon tenaga kerja asal Toraja Utara. Keterangan yang diperoleh kareba-toraja.com […]

  • Ferdy Manurun Tanduklangi Nahkodai PMTI Kalimantan Utara

    Ferdy Manurun Tanduklangi Nahkodai PMTI Kalimantan Utara

    • calendar_month Rab, 12 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TARAKAN — Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Wilayah Kalimantan Utara menggelar Musyawarah Wilayah I di Hotel Lotus Panaya Tarakan, Senin, 10 Oktober 2022. Muswil I PMTI Kalimantan Utara ini diikuti oleh perwakilan masyarakat Toraja dari 5 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kalimantan Utara. Salah satu agenda penting dalam Muswil I tersebut adalah pemilihan Ketua […]

  • FKIP UKI Toraja Laksanakan Penguatan Bahasa Toraja bagi Pelaku Industri Kreatif

    FKIP UKI Toraja Laksanakan Penguatan Bahasa Toraja bagi Pelaku Industri Kreatif

    • calendar_month Ming, 3 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bahasa Toraja adalah identitas suku Toraja. Bahasa ini mesti dilestarikan dan dijaga. Salah satu cara untuk melestarikan, juga mempopulerkan bahasa Toraja adalah melalui industri kreatif. Industri kreatif adalah industri yang memanfaatkan kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Contoh produk industri […]

  • Pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasele Toraja Utara Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    Pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasele Toraja Utara Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan simbolis sertifikat dan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasele Toraja Utara. (Foto/HumasBPJSKetenagakerjaan).   KAREBA-TORAJA COM, RANTEPAO — Menindaklanjuti kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) dan BPJS Ketenagakerjaan Pusat, BPJS Ketenagakerjaan Toraja bergerak cepat untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di […]

expand_less