Pencuri yang Ditangkap Warga dan Polisi di Sopai Ternyata Sudah Melakukan Aksi di 17 Lokasi

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Nbr (29), seorang pemuda yang tertangkap tangan oleh warga dan polisi saat hendak mencuri di sebuah kios di Lembang Salu Sopai, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, Sabtu, 2 Maret 2024, ternyata pernah melakukan pencurian pada 17 lokasi berbeda di Toraja Utara. Lelaki pengangguran ini masuk kategori pencuri spesialis kios.

Terungkapnya 17 lokasi lain ini berdasarkan pengakuan Nbr saat dicerca pertanyaan oleh penyidik Reserse dan Kriminal Polres Toraja Utara, pasca penyerahan dari Polsek Sopai.

“Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya melakukan pencurian di beberapa TKP. Dia juga menyatakan bahwa barang-barang hasil curian tersebut, dia jual ke beberapa kios yang ia kenal pemiliknya,” terang Kanit Resmob Polres Toraja Utara, BRIPKA Simbara  Buntulipa.

Baca Juga  Tiga Tahun Berturut-turut, Toraja Utara Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

Meski sejauh ini baru 4 korban yang membuat laporan pencurian ke Polres Toraja Utara, namun pelaku mengaku sudah melakukan aksi pencurian di 17 kios yang berbeda di wilayah hukum Polres Toraja Utara.

Dalam melakukan aksinya, pelaku menggunakan obeng, parang, dan palu untuk membongkar kios-kios milik korban. Dia juga menggunakan sepeda motor dalam menjalankan aksinya. Biasanya dilakukan pada tengah malam hingga subuh.

Adapun barang-barang yang dia incar adalah uang tunai, rokok, tabung gas, perhiasan, dan barang-barang yang mudah dijual kembali. Saat ini, polisi sudah menahan tersangka Nbr. Polisi juga sedang menelusuri barang bukti kejahatan Nbr yang sudah dijual pada sejumlah kios.

BRIPKA Simbara  Buntulipa menjelaskan, sejauh ini, polisi memang baru menerima 4 laporan resmi dari warga. Namun pihaknya akan mengusut tuntas semua TKP sesuai pengakuan pelaku.

Baca Juga  Cuaca Ektrim, Warga Toraja Dihimbau Waspada

Keempat TKP yang sudah dilaporkan ke polisi, diantaranya di di Jalan Diponegoro, Kelurahan Pasele, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Kejadian pada Minggu, 10 September 2023. Korban kehilangan uang tunai Rp 2 juta, 1 buah HP, Kartu SIM Penjualan Pulsa, 50 bungkus rokok, 3 buah parfum, dan 1 buah etalase penjualan rokok.

TKP berikutnya adalah di Pangrante Timur, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara pada 21 Desember 2023. Korban kehilangan uang tunai sekitar Rp 8 juta  dan sekitar 50 bungkus rokok. Total kerugian Rp 13 juta.

Kemudian di Tandung, Lembang Tondon, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara pada 17 Juli 2023. Korban kehilangan beberapa tabung gas elpiji.

TKP keempat berada di Tallunglipu Matallo, Kecamatatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Korban kehilangan beberapa tabung gas dan puluhan bungkus rokok. (*)

Baca Juga  Hadirkan Instruktur dari Morowali, Puluhan Warga Ikut Pelatihan Mengemudi dan Menjahit di Lembang Salu Induk

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar