Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Sejumlah Cendekiawan Toraja di Makassar Diskusikan Wacana DOB Luwu Raya-Toraja

Sejumlah Cendekiawan Toraja di Makassar Diskusikan Wacana DOB Luwu Raya-Toraja

  • account_circle Desianti/Rls
  • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sejumlah cendekiawan asal Toraja melaksanakan Fokus Group Diskusi (FGD) di Aula Gedung PGIW Sulselra, Sabtu 14 Maret 2026.

Forum diskusi yang diprakarsai Simon Batong tersebut dihadiri sejumlah kalangan, termasuk Ketua Panitia DOB Luwu Raya-Toraja, Pdt. Musa Salusu.

Para cendekiawan yang hadir dalam diskusi tersebut memaparkan sejumlah ide dan gagasan guna mendorong percepatan terbentuknya daerah otonomi baru (DOB) Provinsi Luwu Raya – Toraja.

Dalam diskusi itu, para peserta menilai pembentukan Provinsi Luwu-Toraja merupakan langkah strategis untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan yang memiliki potensi besar, baik dari sektor sumber daya alam maupun kekayaan budaya.

Wilayah Luwu dan Toraja dinilai memiliki karakteristik yang saling melengkapi serta telah lama hidup berdampingan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai menjadi kekuatan utama dalam mendorong terbentuknya provinsi baru.

Forum diskusi juga menilai masuknya Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara dalam rancangan DOB Provinsi Luwu Raya-Toraja akan memperkuat pemenuhan persyaratan administratif pembentukan daerah otonom baru.

Dalam pesan tertulis ke KAREBA TORAJA, moderator diskusi, Dr (Cand) Yoel Bello, SH, MH menyatakan dari semua paparan yang disampaikan bahwa wacana DOB Luwu Raya – Toraja akan mendorong percepatan pembangunan kawasan potensial Luwu -Toraja, mulai dari sumber daya alam dan kekayaan Kebudayaan yang saling melengkapi dan sudah berdampingan.

“Masuknya Tana Toraja dan Toraja Utara dalam DOB Provinsi Luwu – Toraja akan memenuhi persyaratan administrasi dan dalam pemaparan dari beberapa poin syarat pembentukan DOB sudah terpenuhi,” terang Yoel Bello.

Forum diskusi juga mengharapkan agar segera dibuat langkah-langkah strategis dengan semangat berjuang bersama untuk terwujudnya Provinsi Luwu – Toraja, agar masyarakat segera merasakan dampak dari pembangunan yang masif nantinya.

“Area-area perbatasan wilayah sudah puluhan tahun tertinggal dan akses jalan yang buruk, diantaranya Seko-Rampi, Bastem, Simbuang dan wilayah lainnya yang masih tersisih akibat tidak terjangkau anggaran pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan, mungkin akan segera merasakan perkembangan yang signifikan,” kata Yoel Bello.

Dikatakan, Forum FGD ini dihadiri Persatuan Intelegensia Kristen (PIKI) Sulsel dan Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Sulsel, dan Akademisi dari berbagai latar belakang keilmuan, Ketua Kombongan Sangtorayan Makassar, Litha Brent, Ketua GAMKI Sulsel Bung Albert Palangda, Sekretaris Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Sulsel, dan aktivis Pergerakan Pemuda Toraja. (*)

  • Penulis: Desianti/Rls
  • Editor: Arthur

Komentar (2)

  • MUSA SIGADING P.

    DOB Luwuk Toraja lebih cepat terealisasi lebih baik. PAD yakin tumbuh pesat. Gara2 itulah Sulsel tdk mau lepas. Bila DOB terbentuk, pasti dpt membenahi dirinya.

    Balas17 Maret 2026 2:44 pm
  • Ali

    Maaf, kami masyarakat Luwu Raya, tidak menginginkan toraja masuk ke dlm provinsi luwu raya. Provinsi Luwu Raya hanya terdiri dari 5 kab/kota: palopo, luwu, luwu utara, luwu timur, n luwu tengah yg skrg sdg diperjuangkan

    Balas16 Maret 2026 9:16 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purnama Pangalinan Kembali Nahkodai PMTI Wilayah Provpinsi Banten Periode 2025-2030

    Purnama Pangalinan Kembali Nahkodai PMTI Wilayah Provpinsi Banten Periode 2025-2030

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BANTEN — Purnama Pangalinan, ST, MMTr, kembali terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Masyarakat Toraja (PMTI) Wilayah Provinsi Banten untuk periode 2025-2030. Purnama Pangalinan, beserta Ir. Agustaf Sura’ sebagai Wakil Ketua dan sebagai Sekretaris Cancerina Tanan SE serta Bendahara ibu Adriana Surira sebagai Bendahara terpiliha dalam Dalam Musyawarah Wilayah ( Muswil) Provinsi Banten yang di laksanakan […]

  • Pandji Pragiwaksono Dijadwalkan Hadir di Toraja Ikuti Proses Peradilan Adat

    Pandji Pragiwaksono Dijadwalkan Hadir di Toraja Ikuti Proses Peradilan Adat

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Konfrensi Pers AMAN Toraya terkait Kedatangan Pandji Pragiwaksono menjalani Proses Peradilan Adat. (Foto: Arsyad/Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Komika Pandji Pragiwaksono dijadwalkan hadir di Tana Toraja tepatnya di Tongkonan Kaero Lembang Kaero Kecamatan Sangalla’ Tana Toraja, Selasa – Rabu 10 s/d 11 Februari 2026. Kehadiran Pandji ini dalam rangka menghadiri proses peradilan adat dihadapan […]

  • Atasi Rasa Takut dan Gagal pada Mahasiswa, UKI Toraja Gelar Workshop Pengembangan Diri

    Atasi Rasa Takut dan Gagal pada Mahasiswa, UKI Toraja Gelar Workshop Pengembangan Diri

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Untuk membantu mahasiswa mengatasi rasa takut menghadapi kesulitan, takut gagal, dan lain-lain, yang bisa menghambat karir dan masa depan, Tim Konselor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja menggelar Workshop Pengembangan Diri. Workshop yang digelar pada Jumat, 13 Oktober 2023 di Kampus 3 UKI Toraja itu menghadirkan pembicara utama, Morris T. CPP, CCP. Workshop […]

  • Perkara Lapangan Gembira Rantepao; PK Bupati Ditolak MA, Tapi Belum Bisa Dieksekusi

    Perkara Lapangan Gembira Rantepao; PK Bupati Ditolak MA, Tapi Belum Bisa Dieksekusi

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Mahkamah Agung menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Bupati Toraja Utara dalam kasus sengketa Lapangan Gembira (Lapangan Pacuan Kuda) Rantepao, Toraja Utara. Penolakan Mahkamah Agung ini tertuang dalam keputusan nomor K 911 PK/Pdt/2020 tanggal 16 Desember 2020. Namun putusan ini baru diterima Pemda Toraja Utara, melalui Bagian Hukum Setda tanggal 3 […]

  • PT Malea Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan Poros di Makale Selatan

    PT Malea Evakuasi Batu Besar yang Halangi Jalan Poros di Makale Selatan

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Batu besar yang menutup akses jalan utama menuju 3 Lembang di Makale Selatan, yakni Patekke, Pa’buaran, dan Bo’ne Buntu Sisong akhirnya berhasil dievakuasi pada Senin, 10 April 2023. Akses yang sebelumnya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat ini akhirnya bisa dibuka setelah team sipil dan operator dari PT Malea turun tangan. […]

  • Jumlah Warga yang Terpapar Covid-19 di Toraja Utara Terus Bertambah

    Jumlah Warga yang Terpapar Covid-19 di Toraja Utara Terus Bertambah

    • calendar_month Kamis, 3 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dalam dua pekan terakhir, jumlah warga Toraja Utara yang positif terpapar virus Corona terus bertambah. Per 2 Desember 2020, jumlah warga yang terpapar sudah mencapai 64 orang Data ini berdasarkan siaran pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Toraja Utara, yang diterima redaksi kareba-toraja.com, Rabu malam. “Malam ini, TGPP Covid-19 Toraja […]

expand_less