Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » 10 Remaja Penyalahguna Lem Fox Terjaring Operasi, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan Terhadap Anak

10 Remaja Penyalahguna Lem Fox Terjaring Operasi, Orang Tua Diminta Perketat Pengawasan Terhadap Anak

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Aktivitas remaja dan anak muda di Taman Makam Pahlawan (TMP) Buntu Lepong Rantepao kian meresahkan. Terbaru, ada 10 remaja yang terjaring operasi gabungan Satpol PP Toraja Utara dan BNN Tana Toraja. Mereka diduga kuat menyalahgunakan lem fox di lokasi itu.

Informasi yang diperoleh KAREBA TORAJA dalam operasi gabungan yang berlangsung selama dua hari (13-14 September 2025) itu ada 10 remaja laki-laki, yang masih berusia SMP dan SMA terjaring dan diamankan.

Pada operasi hari pertama, terjaring 6 orang remaja. Dan hari kedua 4 orang. Dari jumlah ini, 9 diantaranya masih sekolah di SMP dan SMA/SMK. Sedangkan 1 orang lainnya sudah putus sekolah.

Selain Satpol PP Toraja Utara dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Tana Toraja, operasi ini juga melibatkan pengurus KNPI Toraja Utara Divisi Pencegahan Napza, Polsek Rantepao, pemerintah Kelurahan Rante Pasele, dan Camat Rantepao.

Setelah diamankan, para remaja ini diberi pembinaan, juga dilakukan penelusuran asal usul lex fox yang mereka isap di TMP Buntu Lepong pada malam hari. Setelah itu, para remaja ini dipulangkan.

Lurah Rante Pasele, Gustan Tikupasang, dalam keterangannya kepada KAREBA TORAJA menyatakan operasi ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas anak muda di Taman Makam Pahlawan Buntu Lepong, baik pada malam maupun siang hari. Kekhawatiran ini diperkuat oleh sejumlah temuan di lapangan, dimana banyak bungkus dan sisa lem fox yang ditemukan di sekitar TMP maupun TPU Buntu Lepong.

Berangkat dari laporan ini, pihak kelurahan berkoordinasi dengan Satpol PP, Polisi, dan BNN melakukan operasi secara rutin di TMP Buntu Lepong. Hasilnya, banyak remaja terjaring menyalahgunakan lem fox.

“Ini kekhawatiran dan keprihatinan kita terhadap anak-anak generasi penerus bangsa. Penyalahgunaan lem fox ini sangat berbahaya bagi kesehatan mereka,” jelas Gustan Tikupasang.

Fenomena dan bukti bahwa ada aktivitas penyalahgunaan lem fox, juga terjaringnya beberapa remaja itu, menimbulkan keprihatinan yang mendalam. Itu sebabnya, Gustan Tikupasang mengingatkan kepada para orang tua untuk lebih ketat mengawasi dan memberi perhatian kepada anak-anak mereka. Karena menuru dia, untuk mengatasi masalah ini bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, yang lebih utama adalah peran orang tua.

Gustan juga mengingatkan kepada para pemilik kios, warung, atau toko agar selektif menjual lem fox kepada anak-anak remaja. Sebab, para remaja ini memperoleh lem fox dari kios dan toko yang menjual barang tersebut.

“Intinya ini tugas kita semua. Orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam mengatasi masalah yang mengancam masa depan generasi muda ini,” pungkas Gustan. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hati-hati meneriaki atau mencap seseorang dengan kata “pelakor” (perebut laki orang). Karena dampaknya bisa fatal, berujung ke pidana. Seperti yang dialami oleh seorang ibu berinisial LL (47 tahun), warga Tiroali, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Dia dianiaya oleh tetangga kampungnya, SY (24 tahun), gegara diteriaki “pelakor” saat berpapasan di Jalan Rarukan, Kelurahan […]

  • Dapur SPPG Disanksi, 3.000 Siswa di Makale, Tana Toraja Tidak Dapat MBG

    Dapur SPPG Disanksi, 3.000 Siswa di Makale, Tana Toraja Tidak Dapat MBG

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Cr1/Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kurang lebih 3.000 anak sekolah di Makale, Kabupaten Tana Toraja tidak mendapat Makan Bergizi Gratis (MBG) selama beberapa hari terakhir. Penyebabnya, salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Pantan dikenai sanksi dari Badan Gizi Nasional (BGN). Ketua Satgas MBG Kabupaten Tana Toraja, yang juga Sekretaris Daerah Tana Toraja, […]

  • Polres Tana Toraja Kembali Perketat Izin Keramaian Rambu Solo’ dan Rambu Tuka

    Polres Tana Toraja Kembali Perketat Izin Keramaian Rambu Solo’ dan Rambu Tuka

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Menindaklanjuti Instruksi Mendagari Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PKMBM), Kepolisian Resor Tana Toraja kembali memperketat syarat pemberian izin keramaian bagi masyarakat, termasuk pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ dan Rambu Tuka. Kepala Kepolisian Resor Tana Toraja, AKBP Sarly Sollu, pun mengeluarkan Surat Edaran khusus terkait pengetatan […]

  • Bolos Sekolah dan Terlibat Perkelahian, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Beri Pembinaan ke Pelajar di Gandasil

    Bolos Sekolah dan Terlibat Perkelahian, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Beri Pembinaan ke Pelajar di Gandasil

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 1Komentar

    Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Brigpol Martono Tajo sedang memberikan pembinaan kepada Pelajar yang bolos sekolah dan terlibat perkelahian. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN —Dalam upaya mencegah kenakalan remaja di kalangan pelajar, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Brigpol Martono Tajo melaksanakan kegiatan pembinaan kepada siswa SMK Negeri 2 Tana Toraja bertempat di Buntu, Kelurahan Benteng Ambeso, Kecamatan Gandangbatu […]

  • BRI Cabang Rantepao Kembali Gelar Undian Grand Price “Dagang Murah Belanja Murah”

    BRI Cabang Rantepao Kembali Gelar Undian Grand Price “Dagang Murah Belanja Murah”

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bank BRI Branch Officer Rantepao Regional Office Makassar, yang merupakan salah satu bank plat merah kembali hadir dengan Program “Dagang Mudah Belanja Murah” periode September, Oktober dan November 2023. Kegiatan yang dilaksanakan oleh BRI Unit Bombongan ini dipusatkan pada Pasar Makale, Kabupaten Tana Toraja. Untuk diketahui, BRI Cabang Rantepao juga mensupervisi Kabupaten […]

  • Pertahankan Tanah Lapangan Gembira, Masyarakat Adat Ba’lele Gelar Ritual Ma’pallin

    Pertahankan Tanah Lapangan Gembira, Masyarakat Adat Ba’lele Gelar Ritual Ma’pallin

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Masyarakat adat Ba’lele menggelar ritual Ma’pallin di lokasi tanah Lapangan Gembira Rantepao, Toraja Utara, Sabtu, 10 September 2022. Ritual Ma’pallin ini dipimpin Tominaa (pendeta agama suku Toraja, Aluk Todolo) dan dihadiri ratusan warga. Ritual Ma’pallin tersebut dilakukan untuk menyambut pembacaan putusan perkara Lapangan Gembira di Pengadilan Negeri Makale yang dijadwalkan berlangsung 14 […]

expand_less