Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Diknas Toraja Utara Gencarkan Gerakan Kembali Bersekolah Bagi Siswa Putus Sekolah

Diknas Toraja Utara Gencarkan Gerakan Kembali Bersekolah Bagi Siswa Putus Sekolah

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja menggencarkan “Gerakan Kembali Bersekolah” bagi siswa putus sekolah, mulai jenjang SD hingga SMA/SMK. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan program wajib belajar 12 tahun.

Program Wajib Belajar 12 Tahun di Indonesia adalah kebijakan pendidikan yang mengharuskan setiap warga negara untuk menyelesaikan pendidikan formal hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengurangi angka putus sekolah, serta memberikan kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi penduduk usia 16-18 tahun atau setara tingkat SMA/SMK.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara, Martinus Manatin menyatakan pihaknya terus melakukan upaya-upaya untuk menuntaskan program wajib belajar 12 tahun bagi seluruh anak usia sekolah (7-17 tahun) di Kabupaten Toraja Utara.

Salah satunya adalah dengan mengambalikan anak-anak yang putus sekolah ke sekolah. Seperti yang dilakukan pada Rabu, 23 Juli 2025. Seorang siswa putus sekolah dari SMK Krsiten Harapan Rantepao diantar kembali ke sekolah oleh Kepala Dinas beserta jajarannya. Anak yang putus sekolah pada kelas X itu diterima kembali di SMK Kristen Harapan.

“Ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengembalikan anak-anak yang putus sekolah ke sekolah asalnya. Bagi yang masih mau sekolah di sekolah formal, kita antar. Tapi yang tidak mau, kita tawarkan Pendidikan non formal seperti Paket A, B, dan Paket C,” jelas Martinus Manatin.

Sementara itu, Kepala SMK Kristen Harapan, Agustinus Palimbong, S.Pd, M.Pd, menyatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan siswa karena alasan ekonomi (uang sekolah). Dia menduga, siswanya itu putus sekolah karena alasan lain. Meski begitu, dia menyebut akan menerima kembali siswa itu dan akan diberi pembinaan khusus.

“Kami tidak pernah mengeluarkan siswa karena alasan uang sekolah. Pasti ada solusinya kalau masalahnya itu. Tetapi intinya kami menerima kembali siswa ini dan akan diberi perhatian khusus,” ucap Agustinus.

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli, BRI Cabang Rantepao Berbagi dengan Warga dan Panti Asuhan

    Peduli, BRI Cabang Rantepao Berbagi dengan Warga dan Panti Asuhan

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pekerja Bank BRI Kantor Cabang Rantepao bersama Ikatan Wanita BRI (IWABRI) Cabang Rantepao melakukan aksi sosial ke jalan untuk membagikan makanan disekitar wilayah Kantor Cabang BRI Rantepao. “Kegiatan ini kita laksanakan pada Jumat, 10 November 2023,” tutur Pimpinan Cabang BRI Rantepao, Sugeng Priyanto kepada KAREBA TORAJA, Senin, 27 November 2023. Sugeng menyebut, […]

  • Lima Anak Pramuka di Tana Toraja Jadi Duta Perubahan Perilaku

    Lima Anak Pramuka di Tana Toraja Jadi Duta Perubahan Perilaku

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lima orang anak yang merupakan anggota Pramuka Kwartir Cabang Pramuka Tana Toraja dinobatkan sebagai Duta Perubahan Perilaku oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tana Toraja. Kelima Duta Perubahan Perilaku ini menerima apresiasi dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang ditandai dengan penyematan selempang dan pemberian piagam di selah-selah Peringatan Hari Jadi Ke-774 […]

  • Pelaku Begal Terhadap Seorang Gadis di Pala’-Pala’ Divonis 8 Tahun Penjara

    Pelaku Begal Terhadap Seorang Gadis di Pala’-Pala’ Divonis 8 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Majelis hakim Pengadilan Negeri Makale menjatuhkan vonis 8 tahun penjara terhadap terdakwa pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) terhadap seorang gadis, yang terjadi di Pala’-Pala’, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, 24 Maret yang lalu. Sidang pembacaan putusan perkara pencurian dengan kekerasan atas nama Renol Rante Als Renol digelar majelis hakim yang dipimpin Roland […]

  • Polres Tana Toraja Amankan Puluhan Juta Uang Palsu di Makale, Komplotan Pengedarnya Ditangkap

    Polres Tana Toraja Amankan Puluhan Juta Uang Palsu di Makale, Komplotan Pengedarnya Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja mengungkap peredaran uang rupiah palsu senilai Rp 28.200.000 yang diedarkan oleh komplotan penjahat di Makale, Tana Toraja. Sebanyak 282 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000 disita polisi dari para pelaku. Juga beberapa ratus lembar pecahan 50.000. Selain itu, polisi juga satu unit mobil rental dan satu unit sepeda […]

  • Dua Perusahaan dari Toraja Dapat Peringkat Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Dua Perusahaan dari Toraja Dapat Peringkat Merah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 18 perusahaan yang berkedudukan di Sulawesi Selatan mendapatkan peringkat merah dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI 2021-2022. Dari 18 perusahaan tersebut, dua diantaranya berkedudukan di Tana Toraja dan Toraja Utara. Kedua perusahaan itu, masing-masing PT Malea Energi yang […]

  • Kartini Masa Kini dari Toraja; Antara Adat, Aktivisme, dan Perjuangan Kesetaraan

    Kartini Masa Kini dari Toraja; Antara Adat, Aktivisme, dan Perjuangan Kesetaraan

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    Peringatan hari kartini menjadi momentum reflektif Bagi Perempuan Indonesia untuk melanjutkan api semangat perjuangan R.A Kartini dalam konteks zaman yang terus berkembang dan melaju. Di tengah arus perubahan ini, suara perempuan dari daerah, termasuk Toraja menunjukkan peran strategis dalam memperjuangkan kesetaraan dan keadilan sosial. Meisatari Putri Vermanari, seorang aktivis perempuan asal Toraja, hadir sebagai representasi […]

expand_less