Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Keluarga Minta Polisi Segera Ungkap Dalang Kasus Feni Ere yang Kerangkanya Ditemukan di Hutan Kaleakan

Keluarga Minta Polisi Segera Ungkap Dalang Kasus Feni Ere yang Kerangkanya Ditemukan di Hutan Kaleakan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Almh. Feni Ere, gadis asal Palopo diduga menjadi korban pembunuhan yang kerangkanya ditemukan di Hutan Kaleakan. (foto: dok. istimewa).


KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Keluarga Almarhumah Feni Ere, Gadis malang asal Palopo yang kerangkanya ditemukan di Hutan Kaleakan Perbatasan Toraja Utara – Palopo, 10 Februari 2025 lalu angkat bicara terkait perkembangan kasus Feni Ere.

Melalui Press release dari Tim Hukum Pendamping Keluarga Almarhumah Feni Ere dari Kantor Badranaya Partnership yang diterima redaksi KAREBA TORAJA, Rabu 26 Februari 2025 yang ditandatangani 10 orang kuasa hukum yakni Mangatta Toding Allo SH, Sony Hutahaean SH, David Kurniawan Bengu SH, Jason Christian Sembiring SH, Muhammad Riski Syaputra SH, Bhirawa Jayasidayatra Arifi SH,LLM, Abner Buntang SH, Ardi Syahwal SH, Jordi Herry Christian dan Sardis Pata’dungan SH.

Keluarga Almh. Feni Ere meminta pihak kepolisian untuk segera mengungkap dalam dibalik peristiwa tragis ini.

“Keluarga AImarhumah Feni Ere sangat berduka atas kepergian Feni dan berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dalang dibalik peristiwa tragis ini” bunyi pernyataan dalam press release tersebut.

Keluarga juga memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus ini dapat terungkap secara terang benderang dan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, media, dan masyarakat yang telah memberikan perhatian dan dukungan dalam pengungkapan kasus dugaan pembunuhan ini. Kami

berharap kasus dugaan pembunuhan ini segera terungkap dan memberikan keadilan bagi Almarhumah Feni Ere beserta keluarganya.

Selain harapan keluarga, dalam press release tersebut, Tim Hukum Pendamping Keluarga Almarhumah Feni Ere juga menyampaikan uraian kejadian -kejadian penting sejak Feni Ere dinyatakan hilang diantaranya:

1. 24 Januati 2024: Parman (ayah Feni), berkomunikasi dengan Feni melalui telepon. Feni menginfornmasikan bahwa dirinya sedang berada di Palopo dan berencana pulang pada hari Selasa dari Malili, Luwu Utara;

2. 26 Januari 2024: Parman mendapat informasi dari anaknya yang lain, Fitta dan Futri, bahwa Feni tidak masuk kerja selama tiga hari. Khawatir akan keberadaan Feni, Parman dan Inrawati (ibu Feni) segera mencari Feni di rumahnya di Palopo. Mereka menemukan celana putih dengan bercak darah tergantung di gagang pintu, noda darah di sepatu, pecahan lampu hias, dan noda darah di kamar Feni.

3. 26 Januari 2024 (Malam): Laporan kehilangan diajukan ke Polres Palopo oleh Parman dan lwan (teman dekat Feni);

4. 27 Januari 2024: Laporan resmi dibuat oleh Parman di Polres Palopo berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor L/GANGGUAN/1/1/2024/SPKT/POLRES

PALOPO/POLDA SULAWESI SELATAN;

5. 2 Februari 2024: Parman menghubungi Adit (teman dekat Feni) untuk mengambil

mobil Toyota Innova yang sebelumnya dititipkan kepada Feni, tetapi Adit takut untuk datang mengambil Mobil Toyota Innova tersebut akhirnya Adit datang bersama Anggota Poisi.

6. 27 Mei 2024: Aplikasi Whats App milik Feni sempat berstatus online dan keluar dari grup keluarga. Namun, setelah dihubungi, handphone tersebut tidak aktif lagi.

7. Juli 2024: Mobil Honda Brio milik Feni ditemukan di daerah Antang, Kota Makassar

8. 10 Februari 2025: Kerangka yang diduga milik Feni ditemukan oleh warga di dekat

Jalan Poros Palopo – Toraja, yang kemudian menjadi pemberitaan nasional.

9. 20 Februari 2025: Fitta Ere (kakak Feni) melaporkan dugaan tindak pembunuhan

berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/B/95/11/2025/SPKT/

POLRES PALOPO/POLDA SULAWESI SELATAN.

10. 21 Februari 2025: Polres Palopo mengeluarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyeldikan (SP2HP) yang menyatakan penyelidikan dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap Feni masih berlangsung.

11. 25 Februari 2025: Pihak Keluarga akhirnya menerimna konfirmasi bahwa perkara telah naik ke tingkat Penyidikan, sehingga telah jelas ditemukan adanya suatu tindak pidana yang dilakukan terhadap Feni.

Selain 11 uraian kejadian diatas, Kuasa Hukum juga mengurai perkembangan penanganan di Kepolisian yakni:

1. Menurut keterangan AKP Sayed Ahmad, Kasat Reskrim Polres Palopo, hingga saat ini sudah terdapat 10 orang saksi yang diperiksa terkait kasus ini. Namun, idenitas saksi belum dinformasikan kepada keluarga Feni selaku pihak korban.

2. Tim Penyidik dari Polres Palopo terus mengembangkan penyidikan dan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (IKP) bersama Tim Inafis Polda Sulawesi Selatan serta mengumpulkan bukti-bukti tambahan terkait dengan dugaan pembunuhan Feni.

Tim Kuasa Hukum juga mengurai pasal yang disangkakan kepada terduga pelaku yakni

1. Pasal 340 KUHP (Pembunuhan Berencana) dengan Ancaman hukuman: Pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun

2. Pasal 338 KUHP (Pembunuhan) Ancaman hukuman: Pidana penjara maksimal 15 tahun.

3. Pasal 351 ayat (3) KUHP (Penganiayaan yang Mengakibatkan Kematian) Ancaman hukuman: Pidana penjara maksimal 7 tahun.

Langkah Hukum Selanjutnya

Tim Hukurm Pendamping Keluarga Feni Ere akan:

1. Melakukan pengawalan terhadap proses penyidikan secara transparan dan akuntabel;

2. Memastikan perlindungan hukum bagi saksi-saksi kunci guna menghindari adanya intimidasi dan ancaman dari pihak manapun;

3. Mengajukan permohonan kepada pihak-pihak berwenang untuk mempercepat proses pengungkapan kasus dugaan pembunuhan ini; dan

4. Melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya Polres Palopo, agar dapat mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan ini. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Sehat Peringati HUT ke-25 BUMN Berlangsung Meriah di Tana Toraja

    Jalan Sehat Peringati HUT ke-25 BUMN Berlangsung Meriah di Tana Toraja

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jalan Sehat Bersama BUMN dalam rangka memperingati HUT Ke-25 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) digelar Sabtu, 18 Maret 2023 di Kota Makale Tana Toraja. Peserta Jalan Sehat dilepas langsung Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung dan diikuti kurang lebih 1.000 peserta baik dari karyawan BUMN, pejabat pemerintahan di Tana Toraja maupun masyarakat umum. […]

  • Planet Surf, Toko Produk Branded Kini Hadir di Toraja

    Planet Surf, Toko Produk Branded Kini Hadir di Toraja

    • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Planet Surf (PS) merupakan toko yang menjual pakaian, sepatu, tas, dompet, dan pernak-pernik yang branded atau produk yang dengan brand yang sudah terkenal seperti Volcom, Quiksilver, Billabong, Roxy, Juice Ematic, DC, Rip Curl, Spyderbilt. Kini, Toko pakaian branded tersebut telah hadir di Toraja tepatnya di Jalan Pongtiku No 23, Depan Indomaret Pantan […]

  • Semua Masyarakat Tana Toraja Sudah Bisa Mengakses Layanan Kesehatan Gratis

    Semua Masyarakat Tana Toraja Sudah Bisa Mengakses Layanan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Selasa, 18 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ini kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Tana Toraja. Kabupaten ini sudah mendapat sertifikat Universal Health Coverage (UHC) dari BPJS Kesehatan, yang artinya bahwa semua masyarakat sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis. Sertifikat UHC dari Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sulselbar tersebut diterima Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq di Gedung Tammuan Mali […]

  • Pengendara Moge HD Tabrak Anak Sekolah di Nanggala, Korban Meninggal Dunia

    Pengendara Moge HD Tabrak Anak Sekolah di Nanggala, Korban Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor gede (Moge) jenis Harley Davidson (HD) terjadi di Jalan Poros Palopo-Toraja, tepatnya di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Kamis, 30 April 2026 petang. Salah satu anggota rombongan moge Harley Davidson yang bergerak dari Palopo ke Rantepao mengalami kecelakaan dan sepeda motornya […]

  • Jalan Poros Pangala’ – Awan Dianggarkan Rp 10 M, Ranteuma-Pulu-pulu Rp 6 M, Parodo Rp 5 M

    Jalan Poros Pangala’ – Awan Dianggarkan Rp 10 M, Ranteuma-Pulu-pulu Rp 6 M, Parodo Rp 5 M

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Desianti
    • 1Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong mengatakan tahun ini Pemkab Toraja Utara akan membangun/memperbaiki jalan poros kecamatan dari Pangala’ (Kecamatan Rindingallo) ke Awan (Kecamatan Awan Rantekarua). Anggaran yang dialokasikan untuk poros ini sebesar Rp 10 miliar, yang bersumber dari APBD Kabupaten Toraja Utara tahun 2025. Hal ini diungkapkan Frederik Victor Palimbong di […]

  • Aniaya Pacar Pakai P*sau Dapur, Pemuda 24 Tahun Ini Ditangkap Polisi

    Aniaya Pacar Pakai P*sau Dapur, Pemuda 24 Tahun Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — Berada dibawah pengaruh minuman keras dan dibakar cemburu, seorang pemuda berinisial JP (24) nekad menganiaya pacarnya, S (28). Akibatnya, S menderita luka tusuk pada bagian punggung serta luka robek pada bagian alis dan pipi sebelah kiri. Mendapat perlakukan itu, S pun mengadu ke polisi. Tak butuh waktu lama, Tim Resmob Satreskrim Polres […]

expand_less