Gereja di Rindingallo Ini Dapat Hibah Rp 500 Juta dari Pemprov Sulsel, Melalui Dan Pongtasik

KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Gereja Toraja Jemaat Rantesolo’, yang terletak di Kelurahan Pangala’ Utara, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara adalah salah satu Gereja yang beruntung mendapatkan dana hibah pembangunan rumah ibadah dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022.

Tak tanggung-tanggung Gereja Toraja Jemaat Rantesolo’ menerima hibah sebesar Rp 500 juta melalui aspirasi Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi PDI Perjuangan, Dan Pongtasik.

Gereja Toraja Jemaat Rantesolo sebelumnya sudah memiliki gedung yang layak, namun gedung Gereja tersebut diterjang longsor sekitar 4 tahun lalu sehingga tidak layak lagi digunakan sebagai tempat beribadah.

Jemaat Gereja pun harus menumpang beribadah di salah satu kolong rumah anggota jemaat hingga saat ini.

Baca Juga  Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

Dengan kondisi ini, Pengurus dan jemaat Gereja kembali berinisiatif membangun gedung yang baru namun hingga 3 tahun berjalan tak kunjung selesai karena terbatasnya anggaran.

Dengan bantuan hibah Rp 500 juta dari Pemprov Sulsel melalui aspirasi Dan Pongtasik dan bantuan dari donatur serta sumbangsih dari jemaat, Gedung Gereja Toraja Jemaat Rantesolo’ perlahan mulai kembali terbangun.

Saat ini gedung dalam tahan pemasangan atap dan penyelesaian dinding gedung.

Minggu, 9 April 2023, Dan Pongtasik meninjau langsung progres pembangunan gedung Gereja Toraja Jemaat Rante Solo’.

Dan Pongtasik mengapresiasi pengurus dan jemaat yang sudah menggunakan dengan baik dana bantuan hibah untuk pembangunan Gereja.

“Waktu kami datang serahkan bantuan hibah bulan Juli 2022 lalu, baru tiang-tiang yang berdiri, sekarang Puji Tuhan sudah hampir rampung,” ujar Dan Pongtasik.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Siswa STM Meninggal Laka Lantas di Alang-Alang

Dan Pongtasik berharap agar selain fokus dalam penggunaan anggaran untuk penyelesaian pembangunan gedung Gereja, Pengurus Gereja juga aktif menyusun laporan pertanggungjawaban agar penggunaan anggaran dari Negara tidak bersoal hukum nantinya.

Sementara itu, Katrina Bumbungan, salah satu perwakilan Pengurus Gereja Toraja Jemaat Rantesolo yang mendampingi Dan Pongtasik dalam peninjauan pembangunan Gereja mewakili pengurus dan jemaat Gereja menyampaikan terimakasih untuk bantuan hibah melalui perjuangan Dan Pongtasik.

Meski sudah dibantu Rp 500 juta, pengurus tetap berharap Dan Pongtasik bisa membantu  mencari peluang bantuan agar akses jalan ke Gereja yang dulunya juga tertutup longsor bisa diperbaiki.

Proponem Gereja, Ermaya Trianingsi yang juga ikut mendampingi Dan Pongtasik meninjau pembangunan Gereja juga menyampaikan terimakasih mewakili seluruh jemaat Gereja.

Baca Juga  33 Guru Penggerak di Tana Toraja Dikukuhkan Pada Puncak HUT 78 PGRI

“Kami berdoa sekiranya Pak Dan Pongtasik senantiasa dalam keadaan sehat dalam tugas pelayanan sebagai anggota DPRD Sulsel,” ujar Ermaya Trianingsi. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar