oleh

Sebentar Lagi, Ada 2 AMP di Toraja Utara, Semoga Aspalnya Makin Berkualitas

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Salah satu penyebab rendahnya kualitas aspal pada jalan-jalan yang ada di Toraja (Toraja Utara dan Tana Toraja) adalah karena jauhnya tempat pengolahan (AMP/asphalt mixing plant). Bahkan ada beberapa proyek jalan yang harus mendatangkan aspal dari luar Toraja.

Akibat jarak angkut yang sangat jauh itu, kualitas aspal (terutama suhu panasnya) menjadi menurun. Dan ketika digunakan, aspal dengan suhu yang sudah turun tersebut tidak bisa berfungsi maksimal, apalagi digunakan di Toraja yang beriklim dingin.

Asphalt Mixing Plant (AMP) adalah suatu tempat yang terdiri dari beberapa alat berat dan mesin yang berfungsi untuk memproduksi beton aspal/hotmix dalam skala besar.

Namun permasalahan asphalt mixing plant (AMP) itu kini perlahan-lahan mulai bisa teratasi dengan adanya penanaman investasi AMP yang dilakukan oleh para pengusaha Toraja. Saat ini, sudah ada satu AMP, milik pengusaha, Yusuf Rombe di Pasele, Rantepao. Dalam waktu dekat, sebuah AMP milik PT. Alion Prima Persada juga akan didirikan di Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao.

Baca Juga  Ini Pernyataan Sikap FKUB Toraja Utara Terkait Insiden Lelaki Gondrong yang Ancam Warga dengan Badik di Rantepao

Untuk perusahaan yang disebut terakhir, proses perizinannya sedang dilakukan saat ini. Pada Jumat, 1 Oktober 2021, PT Alion Prima Persada mempresentasekan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL-UKL) di hadapan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Toraja Utara, Marthen Sandabunga, dan beberapa unsur terkait lainnya.

Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, mengatakan perlu dicermati bahwa ada tiga pilar dalam kehidupan kita, yakni alam, budaya, dan manusianya sehingga dokumen UPL/UKL bisa menjadi rujukan bagaimana upaya untuk mengontrol, meminimalisir, dan konsisten bagaimana melindungi lingkungan hidup.

“Apapun itu tentu ada kontrol terhadap dampak lingkungan. Tolong dijaga posisi keasrian alam di Tallang Sura’ apalagi sudah masuk tiga besar kemarin dalam lomba kebersihan tingkat Kelurahan/Lembang,” harap Frederik.

Baca Juga  Kebakaran di Rantepao, 2 Rumah Ludes, 1 Rusak, 9 Penghuni Kost Kehilangan Harta Benda

Meski begitu, Frederik mengatakan kita tidak boleh menghentikan investasi demi kepentingan daerah kita. AMP, kata dia, mendekatkan kebutuhan material ke project dari sisi konstruksi.

“Dengan adanya AMP di daerah kita, tentu harapannya mutu aspal makin baik sehingga pekerjaan-pekerjaan jalan di daerah ini bisa bertahan lebih lama,” urai Frederik. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya