Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Uskup Agung Makassar Tahbiskan Tiga Imam Baru dan Satu Diakon

Uskup Agung Makassar Tahbiskan Tiga Imam Baru dan Satu Diakon

  • account_circle Desianti
  • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar (KAMS), Mgr. Fransiskus Nipa menahbiskan tiga imam baru di lingkup Keuskupan Agung Makassar, pada Kamis, 5 Februari 2026.

Selain imam baru, ikut ditahbiskan pula seorang Frater dari Komunitas CICM, menjadi Diakon.

Misa agung tahbisan tiga imam baru dan satu daikon ini berlangsung khidmat dan meriah di Paroki Santa Theresia Rantepao, tepatnya di Lapangan Bakti Rantepao.

Misa agung ini dipimpin langsung Uskup Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa didampingi Uskup Agung Makassar Emiritus, Mgr. John Liku-Ada, serta ratusan imam se-Keuskupan Agung Makassar.

Ketiga Diakon yang ditahbiskan menjadi Imam (Pastor) itu, masing-masing Florian Indra Kusuma Irawan yang berasal dari Bera, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja. Kemudian, Marselinus Dhewandari yang berasal dari Labasa, Sulawesi Tenggara, serta Charles Tomana dari Makale, Tana Toraja.

Sedangkan satu Frater yang ditahbiskan menjadi Diakon, yakni Mark Joseph, CICM, yang berasal dari Filipina.

Misa agung tahbisan Diakonat dan Imamat ini dihadiri ribuan umat Katolik dari berbagai Paroki yang ada di Tana Toraja maupun Toraja Utara. Juga dari luar Toraja.

Usai ditahbiskan, para imam baru ini ditempatkan pada sejumlah Paroki di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Pastor Charles Tomana ditempatkan di Paroki Santo Giovanni Bosko, Suppiran Kabupaten Pinrang. Pastor Florian Indra Kusuma Irawan diutus ke Paroki Santo Yusuf Pekerja, Baras, Pasang Kayu, Sulawesi Barat. Kemudian, Pastor Marselinus Dhewandari ditempatkan di Paroki Santo Paulus Rantetayo, Tana Toraja.

Dalam khotbahnya, Uskup Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa mengatakan dengan ditahbiskannya seorang diakon menjadi imam, dia secara mengemban tiga tugas utama. Yakni pertama, menjadi rekan kerja serta membantu Uskup menggembalakan umat. Kedua, memaklumkan Injil dan mengajarkan iman Katolik dengan cara yang pantas dan bijaksana. Ketiga, melaksanakan Ekaristi dan sakramen lainnya, serta menyatukan diri dengan Kristus Imam Agung.

“Makin hari, makin erat mempersatukan diri dengan Kristus Imam Agung. Dia yang mempersembahkan diri-Nya untuk kita umat manusia kepada Bapa sebagai kurban yang murni. Dan bersama dia mempersembahkan dirimu kepada Allah demi keselamatan umat manusia,” pesan Uskup Fransiskus.

Lebih lanjut, Uskup Fransiskus mengingatkan pesan Yesus kepada para rasul ketika mereka diutus. “Ketika Yesus mengutus 70 murid, mereka dilarang membawa pundi-pundi, makan, kasut, dan seterusnya. Pesannya adalah dalam rangka mengemban tugas perutusan, tugas misi, maka jangan tergoda untuk berpaling kepada diri sendiri, menjadikan diri sendiri sebagai pusat, yang kamu bawa hanya satu, yaitu salib Tuhan,” tuturnya.

Acara tahbisan diakonat dan imamat ini juga dihadiri Sektretaris Dirjen Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, anggota DPR RI, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeq, FKUB, Forkopimda Toraja Utara dan Tana Toraja, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

  • Penulis: Desianti
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seorang Warga Simbuang Melahirkan di Jalan, Bayinya Meninggal, IPPEMSI: Pemprov Sulsel Harus Bertanggungjawab

    Seorang Warga Simbuang Melahirkan di Jalan, Bayinya Meninggal, IPPEMSI: Pemprov Sulsel Harus Bertanggungjawab

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Setelah jagat maya dihebohkan beberapa waktu lalu dengan viralnya video seorang warga Simbuang ditandu sepanjang 4 kilometer akibat akses jalan yang tidak bisa dilalaui ambulance, kini nasib naas kembali dirasakan oleh warga Simbuang, seorang Ibu (MA) terpaksa menepih di pinggir jalan poros untuk melahirkan karena jalan yang biasanya dilalui oleh kendaraan belum […]

  • Reses Masa Sidang I, Legislator Hanura Ferinto Delo’ Rupang Serap Aspirasi Warga Mengkendek

    Reses Masa Sidang I, Legislator Hanura Ferinto Delo’ Rupang Serap Aspirasi Warga Mengkendek

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Ferinto saat turun langsung ke lapangan menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat di RT. Rera, Lembang Ke’pe’ Tinoring. (foto : dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Legislator Partai Hanura dari Dapil 2 Mengkendek – Gandangbatu Sillanan, Ferinto Delo’ Rupang gelar reses masa sidang I tahun anggaran 2024. Lewat reses, Ferinto turun langsung ke lapangan menyapa dan menyerap […]

  • Lebih Dekat dengan BPJS Ketenagakerjaan Melalui Jamsostek Mobile (JMO)

    Lebih Dekat dengan BPJS Ketenagakerjaan Melalui Jamsostek Mobile (JMO)

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    “Utilisasi Aplikasi JMO di RS Fatimah Makale. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jamsostek Mobile (JMO) adalah Aplikasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Aplikasi ini adalah salah satu kemudahan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan informasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan hingga memudahkan pencairan Jaminan Hari Tua dimanapun dan kapanpun. Aplikasi JMO ini selain menampilkan informasi  […]

  • 3 Lumbung di 3 Tongkonan Berbeda dan Sejumlah Rumah Rusak Dampak Puting Beliung di Mengkendek dan Gandasil

    3 Lumbung di 3 Tongkonan Berbeda dan Sejumlah Rumah Rusak Dampak Puting Beliung di Mengkendek dan Gandasil

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sejumlah Lumbung dan Rumah Rusak diterjang Angin Puting Beliung. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hujan deras disertai angin kencang meladah sejumlah wilayah di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Selasa sore 03 Februari 2026. Di Kecamatan Mengkendek dan Kecamatan Gandangbatu Sillanan dilaporkan sejumlah kerusakan dampak dari angin puting beliung tersebut. Di Lembang Sillanan dilaporkan […]

  • Jalan Penghubung Enrekang dan Tana Toraja di Kecamatan Rano Tertutup Longsor

    Jalan Penghubung Enrekang dan Tana Toraja di Kecamatan Rano Tertutup Longsor

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — hujan deras yang mengguyur wilayah kabupaten Tana Toraja dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan bencama alam di sejumlah tempat. Hujan deras yang terjadi sejak Selasa, 15 Februari 2022 mengakibatkan jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang, tepatnya di Pongkamisi’, Lembang Rumandan, Kecamatan Rano tertutup material longsor. Akibatnya, akses jalan menuju […]

  • Ayo, Ikut Mancing Bersama Korps Marinir di Tana Toraja Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

    Ayo, Ikut Mancing Bersama Korps Marinir di Tana Toraja Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Indahnya alam di Lembang Uluwai sudah lama dikenal warga Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Namun belum banyak yang mengenal Uluwai, yang berada di kawasan segi tiga Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Luwu. Ulu-Wai yang berarti ‘kepala air’ menyimpan makna kawasan ini sebagai hulu mata air yang masih alami, bersih dan terjaga. […]

expand_less