Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » UPDATE: Dua Bencana Tanah Longsor di Tana Toraja, 18 Meninggal, 3 Orang Hilang

UPDATE: Dua Bencana Tanah Longsor di Tana Toraja, 18 Meninggal, 3 Orang Hilang

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Kecamatan di Kabupaten Tana Toraja, Sabtu, 13 April 2024, menyebabkan 18 orang warga meninggal dunia tertimbun material longsor.

Kedua lokasi longsor itu, masing-masing di Dusun Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale dan Dusun Pangra’ta, Lembang Randanbatu, Kecamatan Makale Selatan.

Di Dusun Palangka, material longsor menimbun 17 orang warga. Tim pencari, yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD Tana Toraja, dan relawan sudah melakukan pencarian sejak Sabtu, 13 April 2024 malam.

Hingga pukul 13.00 Wita, Minggu, 14 April 2024, tim pencari sudah menemukan 17 orang warga dari reruntuhan material longsor. Dari jumlah itu, 4 orang ditemukan pada Sabtu malam dan 13 orang ditemukan pada Minggu siang.

Dari jumlah total warga yang sudah ditemukan itu, 15 orang diantaranya sudah meninggal dunia. Dua orang lainnya, menderita patah tulang dan luka. Saat ini, keduanya dirawat di RSUD Lakipadada. Sedangkan dua warga lainnya masih dinyatakan hilang dan tim pencari masih terus melakukan pencarian.

“Hari ini, sudah 13 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tadi malam ditemukan 4 orang. Jadi, totalnya sudah 17 orang yang ditemukan dan 15 orang dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Sekda Tana Toraja, Rudhy Andi Lolo di lokasi pencarian.

“Saat ini, kita masih melakukan pencarian terhadap dua orang warga, yang masih hilang,” tutur Rudhy lebih lanjut.

Semua korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Lakipadada Makale.

Sedangkan di Dusun Pangra’ta, Lembang Randanbatu, Kecamatan Makale Selatan, ada 5 orang yang tertimbun longsor.

Dari lima orang tersebut, 3 diantaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu, 14 April 2024. Sedangkan satu orang lainnya dinyatakan hilang dan masih dilakukan pencarian. Dua orang warga selamat.

Data yang diperoleh KAREBA TORAJA dari Tim Basarnas yang sedang melakukan pencarian, tiga korban meninggal dunia atas nama Indo’ Luka, Ambe’ Dian, dan Karopa. Sedangkan 1 orang yang masih dicari atas nama Luarang.

Sedangkan dua warga yang selamat atas nama Fitri Ratte dan Indo’ Marni.

Sampai Minggu, 14 April 2024 siang, Tim Basarnas masih melakukan pencarian satu warga yang hilang tersebut. (*)

Penulis: Indra/Arsyad
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar Penyaluran MBG Lancar dan Layak Konsumsi, Polisi Gelar Pelatihan Safety Riding dan Safety Driving

    Agar Penyaluran MBG Lancar dan Layak Konsumsi, Polisi Gelar Pelatihan Safety Riding dan Safety Driving

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ratusan sopir, helper, serta relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Toraja Utara, mengikuti pelatihan Safety Riding dan Safety Driving di Mapolres Toraja Utara, Sabtu, 22 Agustus 2026. Pelatihan ini digelar dengan tujuan agar proses distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan lancar, tanpa hambatan di jalan, serta layak dikonsumsi penerima manfaat. […]

  • Keren, Begini Kondisi Jembatan Gantung Meppajang di Bonggakaradeng

    Keren, Begini Kondisi Jembatan Gantung Meppajang di Bonggakaradeng

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG — Jembatan yang terletak di Dusun Bulung, Lembang Bau, Kecamatan Bonggakaradeng yang menghubungkan Bau dan Bau Selatan kini semakin bagus dan lebih cantik dengan sentuhan cat yang warna warni. Kondisi jembatan Meppajang ini diunggah di facebook oleh akun Aguzth Palamba, Minggu, 7 Februari 2021. Dalam unggahan tersebut, akun Aguzth Palamba memberi caption “Akhirnya […]

  • Kado HUT 17 Toraja Utara, Rp 100 Miliar untuk Infrastruktur

    Kado HUT 17 Toraja Utara, Rp 100 Miliar untuk Infrastruktur

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar lebih untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur tahun 2025. Saat ini, sejumlah ruas jalan, jembatan, revitalisasi sungai, drainase, dan infrastruktur lainnya sementara dalam proses lelang, juga ada yang sementara dalam persiapan lelang. Hal ini diungkapkan Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong kepada wartawan […]

  • Paripurna LKPJ Bupati Tana Toraja, Pansus Sampaikan 10 Rekomendasi Umum

    Paripurna LKPJ Bupati Tana Toraja, Pansus Sampaikan 10 Rekomendasi Umum

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyerahan Laporan Pansus LKPJ oleh Ketua DPRD kepada Bupati Tana Toraja. (Foto: Arsyad/Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tana Toraja Tahun 2025 telah menuntaskan pembahasan bersama 27 mita kerja dalam kurun waktu 1 bulan. Hasil pembahasan tersebut telah disampaikan dalam rapat paripurna penyerahan laporan hasil pembahasan pansus […]

  • 2 Bulan Lebih Longsor Tutup Jalan Penghubung Belau Utara – Sesesalu Masanda, Belum Dikerja

    2 Bulan Lebih Longsor Tutup Jalan Penghubung Belau Utara – Sesesalu Masanda, Belum Dikerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Petugas Nakes Berjibaku melintasi longsor yang licin dan berlumpur. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MASANDA — Jalan utama penghubung Lembang Belau Utara – Lembang Sesesalu Kecamatan Masanda Tana Toraja tertutup longsor yang terjadi awal Juli 2025 lalu. Akibat longsor tersebut jalan tertutup material longsor dan hanya menyisakan sedikit untuk warga memaksakan kendaraan roda dua agar bisa melintas. […]

  • Setelah Teknik Sipil, Teknik Elektro UKI Toraja Juga Dapat Akreditasi BAN-PT

    Setelah Teknik Sipil, Teknik Elektro UKI Toraja Juga Dapat Akreditasi BAN-PT

    • calendar_month Rabu, 11 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kemelut status Akreditasi dua Program Studi di Fakultas Teknik Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, yakni Teknik Sipil dan Teknik Elektro, berakhir. Itu setelah UKI Toraja resmi menerima keputusan Akreditasi terhadap Prodi Teknik Sipil dan Teknik Elektro dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dalam dua kesempatan berbeda di bulan Juli dan Agustus […]

expand_less