oleh

Pelaku Usaha Wisata di Tana Toraja Dilatih Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan Desa Wisata

 

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja menggelar pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan pada Desa Wisata Senin – Selasa, 20 s/d 21 September 2021. Kegiatan ini sebelumnya dijadwalkan 3 hari namun mengingat pandemi Covid-19 dan swab antigen bagi peserta yang hanya berlaku 2 hari maka kegiatan dipadatkan menjadi 2 hari.

Kegiatan ini melibatkan para perwakilan Desa Wisata dan para Pelaku Usaha Wisata di Tana Toraja sebagai peserta pelatihan dan menghadirkan 3 Narasumber dengan materi yang yang berkaitan dengan Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan.

Kepala Dinas Pariwisata Tana Toraja, Rospita Napa’ mengatakan kegiatan ini sebagai bagian dari respon Pemerintah terhadap perubahan global dan radikal termasuk perubahan pada sektor ekonomi digital yang begitu cepat.

Baca Juga  Diblokade Warga Sejak September 2020, Objek Wisata Buntu Burake Kini Dibuka Kembali

“Saat ini perubahan perilaku pasar dimana industri dunia telah bergeser kearah industri digital era 4.0 sehingga pemasaran dan penjualan wisata juga sudah harus bergerak cepat untuk menyesuaikan situasi pasar,” kata Rospita Napa’.

Hari pertama kegiatan diisi dengan materi dari 3 Narasumber dan hari kedua dilakukan praktik atau simulasi Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan Desa Pariwisata.

Materi pertama dari Kepala Dinas Kominfo Tana Toraja, Berthy Mangontan tentang bagaimana memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran yang paling efektif saat ini.

Berthy Mangontan dalam materinya mengurai manfaat menggunakan platform digital mulai dari Website dan Media Sosial sebagai sarana pemasaran dan penjualan Desa Wisata.

Berthy Mangontan bahkan berkomitmen, Diskominfo Tana Toraja siap mendampingi Desa Wisata dan Para Pelaku Usaha bagaimana membuat dan mengelola platform digital untuk sarana pemasaran dan penjualan, yang penting Pelaku Usaha Wisata konsisten dalam menyediakan konten atau produk untuk dipasarkan.

Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 di Tana Toraja Baru Capai 22 Persen dari Target

Sementara itu, Narasumber kedua adalah Manager Sahid Hotel Toraja Andry Manangka yang memberikan materi tentang strategi promosi dan pemasaran digital mulai dari pemilihan Poto promosi dan bahasa promosi yang efektif.

Narasumber ketiga, Fotografer Profesional, Ivan Roma Manukrante yang memberikan materi tentang teknik pengambilan foto yang efektif sehingga memiliki daya tarik dalam digitalisasi pemasaran dan penjualan.

Foto memiliki peran penting dalam teknik pemasaran untuk merepresentasikan produk yang ingin dijual atau dipasarkan. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya