oleh

UKI Toraja Bertanggung Jawab Terhadap Legalitas Ijazah dan Mahasiswa Teknik Sipil serta Elektro

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja menjamin dan siap bertanggung jawab atas legalitas ijazah dan masa depan mahasiswa Teknik Sipil dan Teknik Elektro yang sementara kuliah di kampus terbesar di Toraja itu.

Penegasan ini disampaikan Wakil Rektor IV UKI Toraja, Pdt Hans Lura, M.Si, saat memberikan penjelasan pers kepada sejumlah wartawan di Makale, Kamis, 6 Mei 2021.

Pdt Hans menjelaskan, khusus Program Studi Teknik Sipil, sebelumnya sudah mendapat akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Sedangkan Teknik Elektro merupakan Program Studi baru, yang belum memiliki lulusan. Meski baru, Program Studi Teknik Elektor sudah mendapat izin dari BAN-PT dan mendapat akreditasi Baik.

Baca Juga  Dukung Kemajuan Kampus, Ikatan Alumni UKI Toraja akan Gelar Musyawarah Besar

“Tidak mungkin kita mau lepas tangan. Tidak mungkin pula UKI Toraja mau menelantarkan begitu banyak mahasiswa. Kami terus berupaya meningkatkan akreditasi untuk Program Studi Teknik Elektro,” terang Pdt. Hans.

Proses untuk mendapatkan akreditasi itu, urai Pdt. Hans, sudah dilakukan sejak tahun lalu. Namun, karena kondisi negara ini sedang menghadapi pandemi Covid-19 sehingga pengurusan administrasi sedikit mengalami kendala.

“Tapi kami yakin, dalam waktu dekat, akreditasi itu akan didapatkan. Karena semua persyaratan sudah dipenuhi meski belum mendapat jawaban dari BAN-PT,” tegas Pdt Hans.

Selain soal jaminan legalitas ijazah, UKI Toraja juga menjamin bahwa proses perkualiahan bagi mahasiswa aktif saat ini tidak akan mengalami gangguan.

Baca Juga  UKI Toraja Seleksi Tim Debat Mahasiswa Untuk Kompetisi Debat Mahasiswa Tingkat Nasional

Dia juga menyebut, Program Studi Teknik Sipil sudah menghasilkan ribuan lulusan dan sebagian besar sudah berkarir, baik di pemerintahan maupun swasta. Itu sebabnya, pihak UKI Toraja akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan Program Studi Teknik Sipil tersebut. Sedangkan Teknik Elektro adalah Program Studi yang memiliki prospek baik, sehingga patut diupayakan akreditasinya.

“Kami mengharapkan dukungan semua pihak, seraya memanjatkan doa, agar proses yang sedang berjalan bisa mendapatkan peringkat akreditasi dari BAN-PT,” ujar Pdt Hans.

Pdt Hans juga meminta kepada mahasiswa, orang tua mahasiswa, dan masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir dengan masa depan dan legalitas ijazahnya. “Mari kita tetap tenang, yakinlah ini semua pasti ada jalan keluarnya,” katanya.

Baca Juga  UKI Toraja Dapat Bantuan Beasiswa Sebesar Rp 1,5 Miliar

Polemik terkait akreditasi dua program studi di UKI Toraja, yakni Teknik Sipil dan Teknik Elektro, mencuat setelah adanya informasi di media sosial dan berita media massa. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya