Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Theofilus Ingatkan Jajaran Pemkab Tana Toraja Tidak Terlena dengan Opini WTP dari BPK

Theofilus Ingatkan Jajaran Pemkab Tana Toraja Tidak Terlena dengan Opini WTP dari BPK

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Untuk pertama kalinya, pemerintah Kabupaten Tana Toraja mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2023.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Tana Toraja selalu mendapat predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), bahkan pernah mendapat disclaimer, dimana auditor BPK tidak memberi pendapat.

Penyerahan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023 itu dilakukan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Selatan, Dr Amin Adab Bangun kepada Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, Rabu, 29 Mei 2024.

Meski opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini merupakan sebuah legacy yang ditinggalkan Theofilus Allorerung di akhir masa jabatannya sebagai Bupati Tana Toraja, namun dia tidak berpuas untuk itu.

“WTP itu tidak menjadi jaminan bahwa tidak ada persoalan. Yang jadi jaminan adalah integritas setiap pengelola keuangan daerah. Banyak daerah yang mendapat WTP berkali-kali tapi bukannya tanpa masalah,” ungkap Theofilus saat dimintai komentarnya melalui sambungan telepon, Rabu, 29 Mei 2024 malam.

Theofilus bahkan mengingatkan kepada jajaran pemerintah Kabupaten Tana Toraja agar tidak terlena dengan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru didapat tahun ini.

“WTP ini adalah bentuk pengakuan penerapan standar akuntansi yang baik dalam LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah). Dan kerja-kerja staf yang maksimal dalam penerapan standar akuntansi itu. Nah itu yang saya maksud agar dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Jangan terlena,” tegas Theofilus.

Theofilus juga mengingatkan agar LKPD yang sudah memenuhi standar akuntansi itu, dijaga dan dipelihara. Kemudian lebih diperkuat dengan integritas dan komitmen dari seluruh penyelenggara pemerintah dalam mengelolah keuangan.

“Idealnya bukan hanya dari standar laporan bagus tapi pelaksanaan juga bagus. Ini peringatan dini kepada seluruh aparat di Tana Toraja. Jangan sampai lengah sehingga tahun depan turbelensi. Tidak perlu euforia berlebihan. Terimalah biasa-biasa saja sebagai sebuah anugerah yang harus dibuktikan dengan kinerja kita,” katanya.

Dia menguraikan bahwa persoalan utama LKPD Pemkab Tana Toraja dalam beberapa tahun terakhir adalah penataan aset. Banyak aset daerah yang tidak memiliki alas hak dalam bentuk sertifikat atau akta hibah, sehingga tidak memenuhi standar akuntansi negara. Juga ada aset yang surat-suratnya sudah tidak ada. Kemudian, banyak pula aset yang sudah rusak atau tidak terpakai tetapi masih tercatat. Aset itu tidak bisa lagi diurai dan dinilai.

“Selama ini memang ada beberapa masalah aset yang tak kunjung selesai. Tetapi puji Tuhan, persoalan itu bisa kita urai sehingga bisa memenuhi standar akuntansi,” tutur Theofilus. (*)

Penulis: AP Lino
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu Kota Palu Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor

    Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu Kota Palu Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Longsor

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu yang ada di Kota Palu Sulawesi Tengah turut ambil bagian membantu warga yang terdampak musibah tanah longsor yang terjadi di Palesan, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tana Toraja, beberapa waktu lalu. Jumat, 12 April 2024, sejumlah pengurus Kerukunan Keluarga Palesan Buakayu Kota Palu mendatangi korban terdampak tanah longsor di dua […]

  • Gedung SMP Negeri 1 Rantepao, Toraja Utara, Terbakar

    Gedung SMP Negeri 1 Rantepao, Toraja Utara, Terbakar

    • calendar_month Minggu, 7 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Beberapa ruangan kelas, ruang guru, dan laboratorium di komplek SMP Negeri 1 Rantepao, Toraja Utara, ludes terbakar, Minggu, 7 Januari 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.30 Wita itu menghanguskan dua blok bangunan di bagian timur dan selatan. Selain itu, satu ruangan di gedung yang baru dibangun berlantai dua, juga sempat dilalap […]

  • Optimalisasi Aset Gereja Jadi Salah Satu Program Prioritas Ketua Umum BPS Gereja Toraja Terpilih Pdt. Alfred Anggui

    Optimalisasi Aset Gereja Jadi Salah Satu Program Prioritas Ketua Umum BPS Gereja Toraja Terpilih Pdt. Alfred Anggui

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Pdt. Dr. Alfred Anggui Ketua Umum BPS Gereja Toraja Terpilih pada Sidang Sinode Am Ke-26. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, PALOPO — Sidang Sinode Am XXVI Gereja Toraja yang berlangsung Wilayah I Tana Luwu, tepatnya di Luwu Convention Center (LCC) Kota Palopo, 09-14 Juli 2026 resmi menetapkan pengurus baru Sinode Gereja Toraja. Pdt. […]

  • Komunitas Anak Punk di Makale Bersihkan Sampah di Pasar Makale dan Obwis Pango-pango

    Komunitas Anak Punk di Makale Bersihkan Sampah di Pasar Makale dan Obwis Pango-pango

    • calendar_month Sabtu, 24 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dalam memeriahkan ulang tahun ke-17, Komunitas Punk Makale, yang dikenal dengan nama “ANV” (Active Non Violence) menggelar aksi bersih dan pagelaran musik underground. Aksi bersih dilaksanakan pada Jumat, 23 Juni 2023 di Kompleks Pasar Sentral Makale dan Sabtu, 24 Juni di Objek Wisata Pango-pango, Kecamatan Makale Selatan. Sedangkan Pagelaran Musik Underground akan […]

  • Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Per 10 Juli 2022, jumlah kerbau yang positif mengindap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tana Toraja mencapai 28 ekor. Satu diantaranya merupakan jenis kerbau belang (tedong tanda) yang harganya sekitar Rp 200 juta. Ke-28 ekor kerbau yang positif PMK tersebut, menurut laporan Medik Veteriner Dinas Pertanian Tana Toraja, tersebar di […]

  • Progres Pekerjaan Proyek Rekonstruksi Jalan Palesan-Buakayu Dinilai Lambat

    Progres Pekerjaan Proyek Rekonstruksi Jalan Palesan-Buakayu Dinilai Lambat

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Palesan – Buakayu yang merupakan Program Penataan Sistem Dasar Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja mengalami keterlambatan progres pekerjaan. Proyek yang terletak di Lembang Buakayu Kecamatan Bonggakaradeng ini dianggarkan Rp 1,6 miliar melalui APBD Kabupaten Tana Toraja tahun 2025 dan ditargetkan rampung bulan […]

expand_less