oleh

Sambil Menahan Tangis, Lily Salurapa Suarakan Nasib Warga Toraja Korban KKB Papua dan Teroris Poso

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan, Lily Amelia Salurapa menyuarakan nasib warga Toraja di perantauan, yang beberapa waktu terakhir ini selalu menjadi korban kebrutalan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua maupun aksi terorisme di Poso, Sulawesi Tengah.

Sambil menahan tangis, senator asli Toraja itu, menyampaikan kecemasan, kekhawatiran, dan ketakutan warga Toraja kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Carnavian dan para Dirjen Kemendagri dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komite I DPD RI dengan Menteri Dalam Negeri di kantor DPD RI, Rabu, 22 September 2021.

“Saya hanya mau dan konsen satu hal Pak. Tentang meninggalnya nakes (tenaga kesehatan) di Papua. Pak, masyarakat Toraja ini, sorry, I just feel want to cry (Lily terdiam sejenak sambil menahan air mata). Sejak beberapa waktu terakhir ini, yang menjadi korban kok Toraja, Toraja ya. Maaf, apakah ini kebetulan Pak?” tanya Lily kepada Mendagri.

Lily kemudian memaparkan data mengenai warga Toraja, baik guru, tenaga kesehatan, maupun petani, yang menjadi korban kebrutalan KKB Papua dan aksi terorisme di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

“Beberapa waktu yang lalu, ada dua guru yang dibunuh di Papua. Dan itu (orang) Toraja, Pak. Sulawesi Selatan, dari Dapil saya. Air mata belum selesai, di Poso, empat petani dibunuh teroris. Toraja semua lagi Pak. Menangis kami orang Toraja, Pak,” ujar Lily lebih lanjut.

“Belum selesai lagi luka kami orang Toraja, meninggal lagi nakes di Papua. Lagi-lagi itu orang Toraja Pak,” urai Lily Salurapa.

Lily juga meminta kepada Menteri Dalam Negeri agar segera mengevakuasi dua tenaga kesehatan asal Toraja, yang menjadi korban kebrutalan KKB Papua di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Saat ini keduanya masih dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura.

Baca Juga  Terkait Penembakan 2 Guru Asal Toraja di Papua, PMTI Datangi Istana Presiden

Lily kemudian menyampaikan keresahan warga Toraja, tentang nasib mereka di perantauan pada masa datang. “Saya mohon Pak, sampai kapan sih, masyarakat Toraja mengalami aksi kekerasan dan pembunuhan?” pungkas Lily. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur
Video property: DPD RI

Komentar

Berita Lainnya