Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » STIKes Lakipadada Gelar Capping Day, 109 Mahasiswa Siap Mengabdi di Rumah Sakit

STIKes Lakipadada Gelar Capping Day, 109 Mahasiswa Siap Mengabdi di Rumah Sakit

  • account_circle Monika/ IP(CR1)
  • calendar_month 40 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Capping Day bagi Mahasiswa STIKes Lakipadada. (Foto: CR1/IP)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —
sebanyak 109 Mahasiswa Program Studi Keperawatan dan Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Lakipadada) mengikuti proses Capping Day, Kamis 17 September 2026 bertempat di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Tana Toraja.

Capping day adalah acara seremoni pemasangan topi perawat (cap) atau atribut profesi kepada mahasiswa kesehatan, seperti keperawatan dan kebidanan, sebelum turun praktik ke lapangan.

Capping Day STIKes Lakipadada menandai peralihan mahasiswa dari tahap belajar teori di kelas menuju tahap pembelajaran klinik atau praktik di rumah sakit/klinik.

Lewat Capping Day yang membawa tema “Satu langkah dalam ilmu, satu hati dalam pengabdian, satu kasi untuk kemanusiaan“ Mahasiswa STIKes Lakipadada pengucapan sumpah atau janji profesi untuk menaati etika dan tanggung jawab kemanusiaan.

Dalam acara yang diawali dengan ibadah tersebut juga mempertunjukkan drama Florence Nightingaleyakni prosesi menyalakan lilin untuk mengenang pelopor keperawatan modern, Florence Nightingale, sebagai simbol pelita harapan bagi pasien.

Dihadapan Ketua dan Pengurus Yayasan Kasih Bunda Kalalembang, Ketua dan Sivitas Akademika STIKes Lakipadada, Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Tana Toraja, Kepala Rumah Sakit, Orangtua mahasiswa dan tamu undangan lainnya, digelar simulasi pemeriksaan kesehatan sebagai tanda kesiapan mahasiswa untuk turun kelapangan yang disaksikan seluruh hadirin yang hadir.

Ketua Panitia Capping Day STIKes Lakipadada Suharnita Wijaya, S.ST, M.Kes dalam laporannya menjelaskan bahwa Capping Day bagian dari proses pendidikan yang bertujuan memberikan penguatan terhadap kesiapan mahasiswa sebelum memasuki pengalaman klinik di rumah sakit.

“Menanamkan nilai- nilai profesional, mempersiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan praktek, menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, empati dan kepedulian terhadap sesama” tutur Suharnita Wijaya

Ketua Stikes Lakipadada Margaretha Rante Musu SKM. M.Kes dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum hari ini bukan sekedar seremoni pemasangan Cap tetapi tonggak penting perjalanan mahasiswa sebagai tenaga kesehatan dan menjadi tanda bahwa mahasiswa telah siap untuk melangkah ke tahap praktek klinik atau rumah sakit dengan membawa pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dalam lingkungan akademik kampus STIKes Lakipadada untuk diaplikasikan secara nyata melalui pelayanan di klinik atau rumah sakit.

“Karena itu, bagi mahasiswa ketika cap itu dikenakan di kepala, ingatlah bahwa cap tersebut bukan hanya pelengkap dari seragam tetapi simbol kehormatan, tanggung jawab, ketulusan dan komitmen untuk melayani sesama dan semua itu dapat dilakukan jika didasari prinsip takut akan Tuhan” pesan Margaretha Rante Musu

“Kalian telah memilih dunia kesehatan sehingga dengan demikian dunia akan membutuhkan kalian, oleh karena itu jaga integritas, hormati pasien, jaga kerahasiaan pasien, patuhi etika profesi, utamakan keselamatan pasien, bekerja dengam disiplin dan bertanggung jawab” pesan Margaretha Rante Musu.

Margaretha mengingatkan bahwa senyum dan kata-kata yang lembut bisa jadi kesembuhan dan harapan, kehadiran perawat adalah penguat keluarga yang menghadapi masa masa sulit di rumah sakit.

Capping Day juga menjadi momen untuk orang tua untuk menyaksikan lebih dekat proses yang telah dilalui anak dalam menempuh pendidikan.

“Dibalik cap juga terdapat doa dan harapan orangtua dan dosen sehingga kenakan dengan bangga, jalani dengan sungguh, layani dengan tulus dan jadilah insan kesehatan yang membawa harapan bagi kemanusiaan” tutup Margaretha Rante Musu.

Pada prosesi Capping Day, Ketua Yayasan Kasih Bunda Kalalembang Alberthina Kalalembang SKM, M.Kes dan Ketua STIKes Lakipadada melakukan pemasangan topi putih (cap) di kepala untuk mahasiswi dan penyematan pin serta papan nama (name tag) di dada bagi mahasiswa lalu ditutup dengan pengucapan janji mahasiswa. (*)

  • Penulis: Monika/ IP(CR1)
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beda Data dengan Bawaslu, Penetapan Hasil Rekapitulasi Pemilu di Kabupaten Toraja Utara Molor dari Jadwal

    Beda Data dengan Bawaslu, Penetapan Hasil Rekapitulasi Pemilu di Kabupaten Toraja Utara Molor dari Jadwal

    • calendar_month Minggu, 3 Mar 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penetapan hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Toraja Utara Pemilu 2024 molor dari jadwal. Sebelumnya, KPU Kabupaten Toraja Utara menjadwalkan penetapan hasil Rekapitulasi itu pada Minggu, 3 Maret 2023 pukul 11.00 Wita. Namun, hingga Minggu malam, proses itu belum dilaksanakan. Pantauan KAREBA TORAJA, proses Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Toraja […]

  • Selain Insfrastruktur, Warga Simbuang-Mappak Juga Keluhkan Kehadiran Guru ASN di Sekolah

    Selain Insfrastruktur, Warga Simbuang-Mappak Juga Keluhkan Kehadiran Guru ASN di Sekolah

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Selain persoalan infrastruktur jalan yang masih menjadi masalah utama masyarakat  Simbuang – Mappak, Tana Toraja, ternyata banyak persoalan lain yang dianggap luput dari perhatian pemerintah daerah. Persoalan tersebut adalah terkait dengan kedisiplinan guru-guru yang bertugas di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Simbuang. Juga layanan kesehatan. Masyarakat mengeluh banyak guru di Kecamatan […]

  • UKI Toraja, NUS, and Integral Omni Inspire Pte. Ltd. Discuss AI-Based Innovation for Agriculture and Healthcare Collaboration

    UKI Toraja, NUS, and Integral Omni Inspire Pte. Ltd. Discuss AI-Based Innovation for Agriculture and Healthcare Collaboration

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Dr. Ir. Martina Pineng, S.T., M.T. & Lantana Dioren Rumpa, S.Kom., M.T.
    • 0Komentar

    Singapore April 27, 2026 By: Dr. Ir. Martina Pineng, S.T., M.T. & Lantana Dioren Rumpa, S.Kom., M.T. The efforts of Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja in bringing local innovation to the global stage were once again demonstrated through an academic visit and benchmarking activity at the Engineering Design Innovation Centre (EDIC), National University of Singapore […]

  • Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hati-hati meneriaki atau mencap seseorang dengan kata “pelakor” (perebut laki orang). Karena dampaknya bisa fatal, berujung ke pidana. Seperti yang dialami oleh seorang ibu berinisial LL (47 tahun), warga Tiroali, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Dia dianiaya oleh tetangga kampungnya, SY (24 tahun), gegara diteriaki “pelakor” saat berpapasan di Jalan Rarukan, Kelurahan […]

  • Lewat Dana Aspirasi, Legislator Randan Sampetoding Bagikan Belasan Alsintan ke Kelompok Tani di 4 Kecamatan

    Lewat Dana Aspirasi, Legislator Randan Sampetoding Bagikan Belasan Alsintan ke Kelompok Tani di 4 Kecamatan

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Anggota DPRD Tana Toraja Randan Sampetoding Serahkan Alsintan ke Kelompok Tani. (Foto: Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja Fraksi Partai Golkar Dapil 6 Tana Toraja Randan Sampetoding menyerahkan belasan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada sejumlah Kelompok Tani dari 4 Kecamatan yakni Sangalla’, Sangalla’ Utara dan Sangalla’ Selatan dan Makale Utara. Bantuan ini […]

  • Bayar Tagihan PDAM di Tana Toraja Kini Bisa Lewat Kantor Pos

    Bayar Tagihan PDAM di Tana Toraja Kini Bisa Lewat Kantor Pos

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Demi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, terhitung sejak Februari 2021 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tana Toraja melakukan kerja sama dengan PT. Pos Indonesia berupa kemudahan pembayaran tagihan PDAM yang dapat di bayar melalui Kantor Pos. Peningkatan pelayanan berupa kemudahan pembayaran tagihan PDAM ini disampaikan Direktur PDAM Tana Toraja Frans Mangguali kepada jurnalis […]

expand_less