Seorang Polisi dan Warga Dibac*k Gegara Kotoran Kerbau di Pa’biteran, Toraja Utara
- account_circle Redaksi
- calendar_month 18 jam yang lalu

Tim Resmob Satreskrim Polres Toraja Utara mendatangi rumah dan mengamankan pelaku pembacokan di Pa'biteran, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara. Dari dua korban pembacokan ini, salah satunya adalah anggota Polri. (AP/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, TALLUNGLIPU — FRP (24), personil Polri yang bertugas di Polres Tana Toraja bersama saudaranya, BNP (34) menjadi korban pembacokan yang dilakukan JP (50) di Pa’biteran, Kelurahan Rantepaku Tallunglipu, Kecamatan Tallunglipu, Toraja Utara, Selasa, 2 April 2025.
Akibat pembacokan yang menggunakan parang tersebut, kedua korban menderita luka serius. FRP mengalami luka sabetan pada bagian pergelangan tangan. Sedangkan BNP mengalami luka sayatan pada bagian dada dan jari.
Kedua korban langsung dilarikan ke RS Elim Rantepao pasca kejadian dan mendapat perawatan medis di rumah sakit tersebut.
Tak berselang lama, Tim Sillakku’ Resmob Polres Toraja Utara berhasil meringkus pelaku, yang rumahnya tidak jauh dari rumah kedua korban.
“Dari Tim Sillaku’ Resmob Polres Toraja Utara sudah mengamankan pelaku. Dan saat ini, pelaku sudah di Polres Toraja Utara untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kanit Resmob Polres Toraja Utara, AIPDA Yunus Mellolo.
Diterangkan, akar masalah dari persoalan tersebut adalah kotoran hewan (kerbau). Pelaku disebut membuang kotoran kerbau di lokasi yang tidak jauh dari rumah korban. Korban mengeluh dan menegur pelaku karena tidak tahan dengan bau yang ditimbulkan dari kotoran tersebut. Sempat terjadi cekcok antara pelaku dengan korban.
Namun pada malam harinya, pelaku mendatangi rumah korban menggunakan sepeda motor. Sesampainya di rumah korban, motor pelaku terjatuh. Mendengar ada orang jatuh motor, korban datang melihat. Namun pelaku langsung mengayunkan parang kepada korban. Korban sempat mengelak menggunakan kursi plastik. Namun beberapa bacokan mengenai tangan dan dada korban.
Usai membacok korban, pelaku pergi meninggalkan sepeda motornya. Keluarga korban yang marah atas tindakan pelaku, kemudian membakar sepeda motor Kawasaki KLX tersebut.
Belakangan diketahui bahwa pelaku JP merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Toraja Utara.
“Selain mengamankan pelaku, kami juga menyita barang bukti berupa sebilah parang, kursi plastik yang sudah rusak, dan sepeda motor yang sudah terbakar,” terang AIPDA Yunus Mellolo. (*)
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar