Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Selain ke Kampung Inggris Maroson, Konjen Australia juga Tinjau Instalasi Biogas di Tonglo

Selain ke Kampung Inggris Maroson, Konjen Australia juga Tinjau Instalasi Biogas di Tonglo

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Konjen Australia di Makassar, meninjau instalasi biogas dan pupuk di Lembang Tonglo, Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja. (foto: dok. istimewah)


KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Makassar, Todd Dias baru saja menggelar kunjungan kerja ke Tana Toraja, Senin, 12 Agustus 2024.

Selain berkunjung ke Kampung Inggris Natsir Eco School Lembang Maroson Kecamatan Rembon, Todd Dias juga meninjau instalasi biogas dan pupuk di Lembang Tonglo, Kecamatan Rantetayo Kabupaten Tana Toraja.

Pada kunjungan tersebut, Todd Dias didampingi oleh Direktur Direct Aid Program, Agung Kurniawan, dan Rektor Universitas Atma Jaya Makassar, Dr. Wihalminus Sombolayuk, SE., M.Si.

Peninjauan diawali silahturahim dengan aparat dan warga setempat di Kantor Lembang Tonglo. Silahturahim ini diikuti oleh Kepala Lembang Tonglo, Andarias Londong Padang, S.Sos, bersama aparat Lembang,  warga yang mendapatkan instalasi biogas dan Ibu-ibu PKK.

Dalam diskusi silahturahim tersebut, Kepala Lembang menyatakan kegembiraannya atas kedatangan rombongan Konjen dan terutama keberadaan dua instalasi gas dan pupuk yang telah terpasang.

Selain mengungkapkan kegembiraan, Andarias Londong Padang juga menyampaikan keprihatinan atas masih adanya virus ternak babi yang membuat warganya masih belum berani untuk memulai usaha ternak tersebut seperti sebelum munculnya virus tersebut.

“Kami senang dengan kehadiran Pak Konjen di Lembang Tonglo, semoga kunjungan ini dapat menjadi awal kerja sama yang dapat memecahkan permasalahan warga. Kami berterima kasih atas dua instalasi yang telah terpasang namun masih ada masalah yang besar yang meresahkan dan dapat mengancam keberlanjutan pasokan bahan baku instalasi biogas yaitu virus babi. Kami berharap Pak Konjen dan pihak Atma Jaya Makassar, mencarikan jalan keluar” urai Andarias Londong Padang.

Todd Dia selaku Konsulat Jenderal Australia di Makassar menanggapi dengan mengungkapkan bahwa Konsulat Jenderal Australia yang meliputi  dua belas provinsi di Indonesia timur yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah , Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya dan Papua Barat, memiliki sejumlah program untuk pemberdayaan masyarakat.

Indikator dari keberhasilan program – program tersebut adalah dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat banyak, keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.

Tekait virus flu babi, Todd Dias menyarankan untuk mengkoordinasikannya masalah flu babi tersebut ke dinas terkait.

Wihalminus Sombo Layuk, Rektor Universitas Atma Jaya Makassar, menyampaikan terima kasih atas kerjasama yang terjalin antara Konsulat Jenderal Australia di Makassar dengan Universitas Atma Jaya Makassar yang memungkinkan selesainya pembuatan instalasi biogas dan instalasi pupuk di Lembang Tonglo ini.

Wihalminus berharap agar kerja sama tersebut terus terjalin untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai rektor Universitas Atma Jaya Makassar, Wihalminus menyampaikan bahwa Universitas Atma Jaya juga mempunyai sejumlah program pemberdayaan masyarakat terutama yang terkait dengan energy ramah lingkungan seperti instalasi biogas ini.

Agung Kurniawan, Direktur Direct Aid Program Konsulat Jenderal Australia di Makassar menyampaikan bahwa telah dibuka usulan proposal Direct Aid Program tahun 2024-2025 sampai tanggal 8 September malam.

Informasi lengkapnya bisa diakses pada link https://dap.smartygrants.com.au/ConGenMakassarDAP24-25

Berta Lolongan mewakili warga dan sekaligus salah satu keluarga yang menjadi tempat pemasangan Instalasi biogas dan pupuk menyatakan kegembiraannya karena sudah merasakan manfaat yang dari instalasi tersebut.

Memasak makanan sudah bisa menggunakan biogas dan tanaman yang dipupuk dengan pupuk yang berasal dari instalasi tersebut terbukti lebih subur.

Berta berharap agar penyakit virus African Swine Fever (ASF) segera berakhir sehingga beternak kembali menguntungkan.

Sejumlah warga juga menyampaikan keinginan agar mendapatkan instalasi yang sama dan wabah virus ASF yang menyebabkan kematian ternak babi dapat segera berakhir.

Ferdinandus Sampe, Koordinator pengabdian pada masyarakat, menyampaikan terima kasih kepada Konsulat Jenderal Australia di Makassar yang telah memberikan bantuan untuk pembuatan instalasi biogas dan pupuk cair tersebut.

Instalasi biogas dengan topik “Australian People Sustainable Energy Project for Indonesian Farmer Family – Toraja Biogas Pig Manure Installation project” ini telah menghasilkan dua instalasi biogas dengan ikutan instalasi pupuk cair.

Inong Oskar, coordinator teknis menjelaskan bahwa umur ekonomis instalasi ini adalah 10 tahun.

Lebih lanjut Inong menjelaskan bahwa instalasi biogas memiliki paling kurang tiga manfaat yaitu sebagai sumber bahan bakar ramah lingkungan, sumber pupuk organic dan mengurangi pencemaran udara.

Sebagai sumber bahan bakar ramah lingkungan, jika jumlah ternak melebihi 10 ekor, maka akan ada pasokan gas setara tiga kilogram perhari perinstalasi

Sebagai sumber pupuk, setiap instalasi akan menghasilkan 40 liter pupuk cair dan 5 kilogram pupuk beku per hari.

akhirnya udara di sekitar kandang akan lebih segar yang dapat mengurangi potensi penyebaran penyakit.

Diharapkan dua instalasi ini menjadi contoh untuk instalasi selanjutnya dan masyarakat yang telah mendapatkan instalasi tersebut memelihara dengan baik agar masyarakat dapat menggunakan energy hijau dan perekonomian membaik. (*)

Penulis : Arsyad Parende
Editor : Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Adat Lembang Gasing Mengkendek Usir Paksa Penggarap yang Rusak Kawasan Hutan

    Masyarakat Adat Lembang Gasing Mengkendek Usir Paksa Penggarap yang Rusak Kawasan Hutan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Masyarakat Adat Lembang Gasing saat melakukan penertiban Kawasan Hutan yang digarap secara ilegal. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Adat Lembang Gasing mendatangi kawasan hutan di wilayah Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek, Sabtu 08 Agustus 2026. Kedatangan ratusan masyarakat adat di kawasan hutan dipimpin langsung oleh Kepala Lembang […]

  • Brand Value Capai USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia

    Brand Value Capai USD6,9 Miliar, BRI Kembali Pimpin Daftar Merek Terkuat di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menorehkan pencapaian di tingkat internasional dengan mempertahankan posisinya sebagai merek paling bernilai di Indonesia selama empat tahun berturut-turut. Berdasarkan laporan Brand Finance Indonesia 100 2026 yang dirilis oleh konsultan valuasi merek global Brand Finance, BRI menempati peringkat pertama dengan nilai merek (brand value) mencapai USD6,9 miliar. […]

  • 71 Ekor Kerbau Bergejala PMK Ditemukan di Pasar dan 7 Kecamatan di Toraja Utara

    71 Ekor Kerbau Bergejala PMK Ditemukan di Pasar dan 7 Kecamatan di Toraja Utara

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jumlah kerbau yang menunjukkan gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Toraja Utara terus bertambah. Selain dari sisi jumlah, sebarannya juga makin meluas. Dinas Pertanian dan Peternakan Toraja Utara mencatat, sebanyak 55 ekor kerbau yang memperlihatkan gejala PMK ditemukan di tujuh kecamatan. Sementara jumlah kerbau yang terindikasi PMK di Pasar Hewan […]

  • Tana Toraja Kembali Dapat Bantuan Pemprov untuk Pembangunan Objek Wisata Ollon

    Tana Toraja Kembali Dapat Bantuan Pemprov untuk Pembangunan Objek Wisata Ollon

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Sempat tertunda tahun lalu akibat mepetnya waktu pelelangan, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menurunkan bantuan keuangan untuk Kabupaten Tana Toraja sebesar Rp 22,5 miliar. Bantuan ini diperuntukkan bagi pembangunan sarana dan prasarana objek wisata Ollon di Kecamatan Bonggakaradeng dan subsidi penerbangan Toraja-Balikpapan. Bantuan keuangan sebesar Rp 22,5 miliar itu diserahkan Gubernur Sulawesi […]

  • Theofilus Allorerung Sampaikan Pidato Sambutan Sebagai Bupati Tana Toraja di DPRD, Begini Isinya

    Theofilus Allorerung Sampaikan Pidato Sambutan Sebagai Bupati Tana Toraja di DPRD, Begini Isinya

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sidang Paripurna DPRD Tana Toraja dalam rangka penyampaian Pidato Sambutan Sebagai Bupati Tana Toraja digelar di ruang Paripurna Kantor DPRD Tana Toraja, Senin, 1 Maret 2021. Pidato sambutan diawali dengan agenda penandatanganan berita acara dan serah terima jabatan Bupati dari PLH Bupati Tana Toraja Samuel Tande Bura kepada Bupati dan Wakil kil […]

  • Berkunjung ke Tana Toraja, Istri Bupati Memberamo Raya Kagumi Adat Rambu Solo’,  Keramahan Penduduk, dan Keindahan Alam

    Berkunjung ke Tana Toraja, Istri Bupati Memberamo Raya Kagumi Adat Rambu Solo’, Keramahan Penduduk, dan Keindahan Alam

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Matelda Samori Rumansara, istri Bupati Memberamo Raya, Provinsi Papua, Robby Wilson Rumansara, berkunjung ke Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 6 Januari 2026. Dalam kunjungan yang bersifat pribadi tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Memberamo Raya ini menghadiri upacara pemakaman Rambu Solo’, Almarhum Zakaria Saung Sumule dan Almrhumah Elisabet Imban di Tendan Pemanukan, Lembang Patekke, […]

expand_less