Sejumlah Pelajar Terjaring Operasi Penertiban Knalpot Racing di Sangalla’
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kam, 3 Feb 2022

Kapolsek Sangalla', IPTU Aksan Suwandy memberikan pengarahan kepada tiga orang pelajar yang berkendara tak sesuai ketentuan dalam operasi penertiban knalpot racing di depan Mapolsek Sangalla', Kamis, 3 Februari 2021. (foto: dok Polsek Sangalla').
KAREBA-TORAJA.COM, SANGALLA’ — Sejumlah pelajar SMP dan SMA/SMK terjaring operasi penertiban knalpot racing yang dilaksanakan aparat Kepolisian Sektor Sangalla’, Kamis, 3 Februari 2022.
Dalam operasi itu, polisi mengamankan enam unit sepeda motor, yang kesemuanya tidak menggunakan nomor polisi (tanpa plat) dan memakai knalpot bising/racing.
Kepala Kepolisian Sektor Sangalla’, IPTU Aksan Suwardy, mengatakan pihaknya mengalamankan 6 unit kendaraan roda dua berknalpot bising. “Kendaraan ini juga tidak dilengkapi dengan plat nomor polisi ,” terang Aksan Suwardy.
Aksan mengatakan rata-rata pemilik kendaraan atau yang membawa kendaraan saat terjaring opresasi adalah dari kalangan pelajar.
“Pengguna kendaraan yang terjaring tadi terdiri dari satu orang pelajar SMP, 4 orang pelajar SMA/SMK dan 1 orang warga,” urai Aksan.
Setelah terjaring operasi polisi, lanjut Aksan, para pengendara itu disuruh kembali ke rumahnya untuk mengambil kembali kendaraannya. Setelah itu, para pengendara itu diminta untuk mengganti knalpot sepeda motornya dengan knalpot standar.
“Jadi, ini bukan untuk mencari kesalahan dari pengguna kendaraan, tetapi kegiatan yang kami laksanakan ini adalah untuk menjawab keresahan dari masyarakat. Enam kendaraan berknalpot bising yang terjaring hari ini dapat diambil kembali oleh pemiliknya dengan cara pasang kembali knalpot standarnya, lengkapi platnya, dan tunjukkan STNK-nya. Jika ini dapat dipenuhi maka silahkan bawa kembali kendaraannya,” terang Aksan Suwardy.
Dia juga berharap agar pengguna kendaraan lainnya tidak menggunakan knalpot bising. “Dan kami berharap ini menjadi contoh positif bagi pengguna kendaraan lain bahwa knalpot bising itu sangat menggangu ketentraman warga lainnya. Olehnya kami himbau kepada warga Sangalla’, khususnya para remaja dan pemuda, berkendaralah tanpa menggunakan knalpot bising, hargailah ketentraman warga, lengkapi kendaraan dengan peralatan standar,” katanya.
Sebelumnya, Kapolres Tana Toraja, AKBP Juara Silalahi, memerintahkan kepada jajarannya untuk melakukan langkah penertiban knalpot bising. (*)
Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar