Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sambut Hari Jadi Toraja, PMTI Akan Adakan Lomba Desain Homestay

Sambut Hari Jadi Toraja, PMTI Akan Adakan Lomba Desain Homestay

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa merespon positif “tantangan” yang dilontarkan Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, terkait pengembangan homestay di Toraja.

BACA: Bupati Tana Toraja “Tantang” Pengurus PMTI Gelar Lomba Desain Homestay

Hal itu disampaikan Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dalam acara bincang-bincang dengan sejumlah jurnalis, yang dihadiri Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui dan Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong di halaman Gereja Toraja Jemaat Rantepao, Rabu, 20 April 2022 malam.

“Tentu kita sambut baik ide itu. Yang kita akan lakukan pertama-tama adalah menggelar lomba desain homestay. Iya, mesti desain dulu dong, jangan asal-asalan. Desainnya nanti mesti sesuai dengan kearifan lokal serta standar homestay untuk wisatawan,” terang Yulius.

Dia menyebut, lomba desain homestay ini akan dilaksanakan PMTI menjelang peringatan atau perayaan Hari Jadi Toraja, akhir Agustus tahun ini.

PMTI, kata dia, akan ikut ambil bagian, bahkan akan menjadi motor penggerak dalam peringatan Hari Jadi Toraja tersebut.

Peringatan Hari Jadi Toraja tahun ini diupayakan melibatkan tiga kabupaten, yakni Tana Toraja, Toraja Utara, dan Mamasa.

Beberapa tahun belakangan, setelah Toraja Utara mekar sebagai daerah otonom, peringatan Hari Jadi Toraja terkesan hanya dirayakan oleh Kabupaten Tana Toraja saja. Padahal, sejatinya, secara histrori Toraja itu satu, yang membedakan hanyalah batas dan urusan administrasi negara.

“Kita akan kolaborasikan itu. Mudah-mudahan PMTI bisa menjadi motor penggerak. Setelah selesai desainnya, baru kita kerahkan semua potensi dan kekuatan kita di PMTI untuk mewujudkan pembangunan homestay itu,” jelas Yulius.

Keberadaan homestay ini menjadi sangat penting karena keterbatasan kamar hotel yang tersedia di Tana Toraja maupun Toraja Utara saat ini. Dalam event-event besar, pemerintah mengalami kesulitan terkait ketersediaan kamar hotel. Salah satu contoh, tahun 2024 mendatang, Toraja Utara akan menjadi tuan rumah Sidang Raya Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

“Ada sekitar 4000 tamu yang akan datang menghadiri Sidang Raya PGI ini. Saat ini, setelah kita invetrisir, kamar hotel yang tersedia hanya sekitar 900-an. Ini yang membuat kita mesti berpikir keras bagaimana mengatasinya,” ungkap Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong. (*)’

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tidak Netral, Oknum ASN Toraja Utara Diperiksa Gakkumdu

    Diduga Tidak Netral, Oknum ASN Toraja Utara Diperiksa Gakkumdu

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — MT, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Toraja Utara diperiksa penyidik Setra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara, Rabu, 25 November 2020. MT dimintai klarifikasi oleh penyidik Setra Gakkumdu dan Bawaslu terkait laporan dan temuan dugaan pelanggaran netralitas ASN dalam Pilkada Kabupaten Toraja Utara. Proses penyelidikan […]

  • Pemkab Toraja Utara Tertibkan Bangunan yang Melanggar Aturan

    Pemkab Toraja Utara Tertibkan Bangunan yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mulai melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan yang melanggar aturan. Bangunan yang dianggap melanggar adalah jenis bangunan atau atap, gerobak, pondok, yang berdiri di atas trotoar, parit, serta tepi jalan. Bangunan jenis ini melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2013, terutama di Pasal […]

  • Hadiri Wisuda UKI Toraja, Wabup Erianto Ajak Lulusan Jangan Masa Bodoh Tapi Ikut Ambil Bagian Dalam Pembangunan

    Hadiri Wisuda UKI Toraja, Wabup Erianto Ajak Lulusan Jangan Masa Bodoh Tapi Ikut Ambil Bagian Dalam Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L. Paundanan memberikan sambutan dalam Wisuda UKI Toraja Semester genap tahun akademik 2024/2025. (Foto: Arsyad-Karebatoraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Wakil Bupati Tana Toraja Erianto L. Paundanan hadir mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja dalam acara Wisuda Sarjana Stratan1 (S1) dan Magister (S2)  Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 UKI Toraja yang […]

  • Dari Kampung Terpencil di Tana Toraja, Aktivis Muda Raih Gelar Pascasarjana Universitas Indonesia

    Dari Kampung Terpencil di Tana Toraja, Aktivis Muda Raih Gelar Pascasarjana Universitas Indonesia

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Herianto Ebong, yang kerap disapa Heri, pemuda asal Kampung Kondodewata, Kecamatan Mappak, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, berhasil meraih gelar Pascasarjana dari Universitas Indonesia pada 12 September 2025. Lahir dari keluarga sederhana, perjalanan ini jadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih mimpi besar. Kampung Kondodewata hingga kini masih dikenal sebagai wilayah […]

  • “KPTS Peduli” Bantu Korban Gempa Bumi di Sulawesi Barat

    “KPTS Peduli” Bantu Korban Gempa Bumi di Sulawesi Barat

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Istirahat sementara dari arena karena pandemi Covid-19 tidak membuat pengurus dan anggota Komunitas Pencinta Tedong Silaga (KPTS) berdiam diri. Melalui gerakan “KPTS Peduli” mereka terus menjalin komunikasi dan koordinasi, termasuk menggalang bantuan kemanusiaan untuk para korban gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat, yang terjadi beberapa waktu lalu. Jumat, 29 Januari […]

  • Bupati Minta Pasokan Vaksin Rabies untuk Toraja Utara Diperbanyak

    Bupati Minta Pasokan Vaksin Rabies untuk Toraja Utara Diperbanyak

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong meminta kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Irjen Peternakan dan Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, memperbanyak pasokan vaksin rabies untuk Kabupaten Toraja Utara. Sebab, Toraja Utara merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki populasi hewan anjing dan kucing cukup besar. Itu sebabnya, Toraja Utara bersama […]

expand_less