Polres Toraja Utara Tegaskan Isu Narkoba 160 Kg Hilang Dimakan Tikus Adalah Hoaks
- account_circle Monika Rante Allo
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Polres Toraja Utara mengklarifikasi informasi hoaks terkait barang bukti narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 160 kilogram yang konon dimakan tikus dan serangga. (Foto: dok. istimewah).
KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor (Polres) Toraja Utara memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi liar di media sosial yang menyebutkan bahwa barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 160 kilogram hilang karena dimakan tikus dan serangga.
Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W, dalam keterangannya, Rabu, 11 Maret 2026, menegaskan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan menyesatkan. Informasi yang beredar tidak didasarkan pada data yang valid, yang kemudian sengaja dibuat untuk memicu opini negatif.
Faktanya, kata Kapolres, Polres Toraja Utara tidak pernah melakukan pengungkapan atau penyitaan kasus narkoba jenis sabu dengan jumlah sebesar 160 kg. Angka tersebut merupakan manipulasi informasi yang tidak memiliki dasar data sama sekali.
“Ada barang bukti narkoba yang disita Polres Toraja Utara, tetapi jumlahnya tidak sebanyak itu. Belum pernah Polres Toraja Utara menyita barang bukti sebanyak 160 kilogram itu. Informasi itu tak benar, hoaks,” tegas Kapolres.
Ditegaskannya, bahwa sepanjang sejarah berdirinya Polres Toraja Utara, tidak pernah ada pengungkapan kasus sabu dengan barang bukti sebesar 160 kilogram. Informasi mengenai jumlah tersebut adalah fiktif dan tidak berdasar pada catatan kasus di Satresnarkoba.
“Alasan “dimakan tikus dan serangga” hanyalah narasi karangan yang tidak logis dan bertujuan untuk mendiskreditkan integritas kepolisian dalam mengelola barang bukti. Gambar yang digunakan juga merupakan hasil rekayasa AI,” jelas Kapolres.
“Kami meminta masyarakat untuk lebih kritis dengan tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks. Mari lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial, saring sebelum sharing,” harapnya.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa Polres Toraja Utara tetap berdiri teguh dan berkomitmen penuh dalam memerangi peredaran gelap naarkotika di wilayah Kabupaten Toraja Utara demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba. (*)
- Penulis: Monika Rante Allo
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar