Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Polemik PIP Jalur Aspirasi, Eva Rataba: Siapa yang Politisasi?

Polemik PIP Jalur Aspirasi, Eva Rataba: Siapa yang Politisasi?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) Jalur Aspirasi Tahun 2024 yang dilakukan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Eva Stevany Rataba kelihatan menimbulkan kegerahan sejumlah pihak.

Tudingan tak sedap kepada Eva Stevany Rataba pun bermunculan, baik melalui media massa online maupun media sosial.

Beberapa pihak menuding Eva melakukan politisasi PIP aspirasi menjelang Pilkada di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Tudingan politisasi PIP ini menghubungkan keterkaitan politik antara Eva Stevany Rataba, yang merupakan politisi Partai Nasdem dengan dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Toraja Utara dan Tana Toraja.

Partai Nasdem merupakan salah satu partai pengusung pasangan nomor urut 2, Frederik Viktor Palimbong dan Andrew Branch Silambi sebagai Calon Bupati dan  Calon Wakil Bupati Kabupaten Toraja Utara,

Kemudian di Kabupaten Tana Toraja, Partai Nasdem mengusung pasangan nomor urut 1, dr.Zadrak Tombeq dan Erianto L. Paundanan.

Eva Stevany Rataba sebagai kader Partai dan juga sebagai Anggota DPR RI dari Partai Nasdem mendapatkan arahan dari DPP Partai Nasdem dan Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel, Rusdi Masse untuk mengawal dan memenangkan kedua pasangan yang diusung oleh Partai Nasdem tersebut.

Tudingan semakin kuat, karena penyaluran PIP jalur aspirasi ini dilakukan bersamaan dengan waktu kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di kedua daerah ini.

Situasi bertambah ribut karena pernah muncul ke permukaan bahwa salah satu anak Bupati Toraja Utara, terdaftar namanya sebagai penerima PIP tingkat SMA.

 

Dimintai tanggapannya terkait tudingan ini, Eva Stevany Rataba malah balik bertanya. “Siapa yang politisasi PIP ini??” ungkapnya, Rabu, 30 Oktober 2024.

Menurut Eva, walaupun mendapatkan arahan untuk mengawal kedua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang diusung Partai Nasdem tersebut, tapi dia  tidak pernah menjadikan penyerahan PIP aspirasi ini untuk berkampanye.

Apa yang dia lakukan (menyalurkan PIP) merupakan bentuk pertanggungjawaban atas program kemitraan tahun 2024 yang sudah  diperjuangkan dan diserahkan kepada  masyarakat, dimana itu merupakan kewajibannya sebagai wakil rakyat yang sudah dipilih oleh masyarakat di Dapil Sulsel 3.

“Program kemitraan ini kebetulan penyalurannya bertepatan dengan waktu Pilkada, tetapi pada saat penyaluran ataupun penyerahan PIP aspirasi ini turut dihadiri dan di saksikan langsung oleh Bawaslu ataupun Panwascam,” kata Eva.

Kemudian, penyaluran bantuan PIP jalur aspirasi ini bukan baru kali ini dilaksanakan. Tapi sudah sejak lima tahun yang lalu, sejak dirinya bergabung di Komisi X DPR RI, yang dimana Komisi X ini bermitra kerja dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sudah ratusan ribu anak-anak mulai dari SD,SMP hingga SMA/SMK  yang kita bantu melalui PIP jalur aspirasi.

“Selain PIP aspirasi, sudah ribuan juga mahasiswa yang kita bantu melalui KIP Kuliah juga lewat jalur aspirasi saya. Kenapa baru sekarang diributin?”  tandas Eva, yang juga istri dari anggota DPRD Sulsel, Yosia Rinto Kadang tersebut.

Dia juga menegaskan bahwa dirinya tak pernah memaksa orang tua siswa penerima PIP aspirasi untuk memilih pasangan calon tertentu di Pilkada.

Eva mengatakan, meski sejumlah pihak mencoba mengganggu penyaluran PIP jalur aspirasi ini, namun dirinya tetap akan jalan sesuai dengan koridor atau aturan yang ada. Karena apa yang dilakukan ini adalah untuk kepentingan anak-anak sekolah bukan untuk kepentingan pribadi atau golongan tertentu saja.

“Saya akan terus berjuang untuk anak-anak sekolah agar semakin banyak lagi anak-anak kita di toraja yang bisa mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) ini,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Eva juga menjelaskan mengenai jalur PIP yang selama ini dipertanyakan orang.

Menurutnya, Program Indonesia Pintar (PIP) memang merupakan program pemerintah pusat untuk anak-anak sekolah di seluruh Indonesia yang berasal dari keluarga tidak mampu atau miskin.

Namun pengusulan untuk mendapatkan program ini ada dua Jalur yakni, Jalur Reguler dan Jalur Aspirasi. Jalur Reguler itu diusulkan oleh sekolah melalui Dinas Pendidikan kabupaten/kota. Sedangkan Jalur Aspirasi diusulkan oleh Pemangku kepentingan dalam hal ini anggota DPR RI Komisi X  sebagai mitra kerja Kementerian Pendidikan.

Namun sebagai dasar atau referensi dalam pengusulan siswa menerima bantuan PIP ini, baik Reguler maupun Aspirasi itu sama, yakni melalui Data Pokok Pendidikan atau  “Dapodik,” sekolah. “Layak tidaknya siswa medapatkan bantuan PIP ini melalui Dapodik sekolah,” terang Eva.

Eva mengakui selama beberapa tahun ini, jumlah anak-anak sekolah yang menerima bantuan PIP lebih banyak dari jalur aspirasi karena memang diperjuangkan, sehingga lebih banyak anak-anak yang terakomodir melalui jalur aspirasi. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renata Madao, Putri Toraja, Atlet Karate Berprestasi Tingkat Nasional dan Internasional

    Renata Madao, Putri Toraja, Atlet Karate Berprestasi Tingkat Nasional dan Internasional

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DEPOK — Meraih medali emas pada Kejurnas KASAL CUP 2 di Jakarta, yang digelar pada 12-14 Januari 2023 adalah prestasi terbaru yang diukir oleh Renata Glory Madao. Dia merebut medali emas pada kategori Kata Perorangan Putri Junior. Sebelumnya, pada pertengahan Desember 2022 yang lalu, Renata meraih medali perunggu di ajang 18th Asian Karate Federation […]

  • FOTO: Tanah Bergerak, Warga Mengungsi, 7 Rumah Mesti Direlokasi

    FOTO: Tanah Bergerak, Warga Mengungsi, 7 Rumah Mesti Direlokasi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANO — Bencana alam tanah bergerak dengan retakan cukup luas yang terjadi Saruran, Dusun Kayangan, Lembang Rano Tengah, sejak Rabu, 16 Februari 2022, kian parah. Berdasarkan peninjauan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Kamis, 17 Februari 2022, area retakan dan pergerakan tanah makin meluas. Bahkan, saat Kepala BPBD Tana Toraja, […]

  • Ketahuan Pemilik Saat Hendak Kabur, Pencuri Motor di Makale Ditangkap Polisi

    Ketahuan Pemilik Saat Hendak Kabur, Pencuri Motor di Makale Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    RS (28) asal Kabupaten Gowa berhasil ditangkap unit Resmob Polres Tana Toraja atas tindakan pencurian kendaraan bermotor. (foto: dok. istimewa). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tim Resmob Polres Tana Toraja kembali berhasil menangkap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Kelurahan Kamali Pentalluan Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo kepada media, Selasa […]

  • Tersengat Listrik di Sawah, Warga Rembon Ini Meninggal Dunia

    Tersengat Listrik di Sawah, Warga Rembon Ini Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Yonatan Taruk alias Papa Gio, 34 tahun, warga Lembang Limbong, Kecamatan Rembon, ditemukan meninggal dunia di sawah dekat kediamannya, Sabtu, 6 November 2021. Yonatan diduga kuat meninggal dunia karena tersengat arus listrik. Hal ini diperkuat oleh keterangan saksi maupun identifikasi dari Polres Tana Toraja serta pemeriksaan medis oleh tenaga medis setempat. “Hasil […]

  • Ketua DPRD Tana Toraja Minta BPBD Segera Tangani Longsor yang Terjadi 2 Bulan Lalu di Bittuang

    Ketua DPRD Tana Toraja Minta BPBD Segera Tangani Longsor yang Terjadi 2 Bulan Lalu di Bittuang

    • calendar_month Jumat, 14 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi didampingi Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja meninjau longsor yang sudah dua bulan menutup akses jalan di Lembang Sasak Kecamatan Bittuang Tana Toraja, Jumat, 14 Juli 2023. Longsor tersebut sudah dua bulan menutup akses yang menghubungkan 4 Lembang yakni Lembang Pali […]

  • Kerbau Dipasok Lewat “Jalan Tikus”, Jumlah Kasus PMK di Tana Toraja Kembali Meningkat

    Kerbau Dipasok Lewat “Jalan Tikus”, Jumlah Kasus PMK di Tana Toraja Kembali Meningkat

    • calendar_month Senin, 1 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebijakan lockdown atau penghentian sementara lalu lintas hewan berkuku belah yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Tana Toraja rupanya tidak dipatuhi oleh beberapa warga maupun pedagang. Oknum-oknum ini tetap membawa hewan, terutama kerbau, antar kabupaten melalui “jalan tikus”. Dampaknya, jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tana Toraja kembali meningkat tajam pada 25-29 […]

expand_less