PMTI Bantu Rp 150 Juta untuk Dua Program Studi di UKI Toraja
- account_circle Monika Rante Allo
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Sekjen PMTI, Dating Palembangan atas nama Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa menyerahkan bantuan keuangan kepada UKI Toraja dan diterima Rektor Uki Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak. CA. (MRA/Kareba Toraja).
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) memberikan bantuan sebesar Rp 150 juta kepada Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI) Toraja.
Bantuan ini diberikan untuk pengembangan dua Program Studi di UKI Toraja, yakni Prodi Studi Pariwisata dan Prodi Kopi.
Penyerahan bantuan keuangan sebesar Rp 150 juta tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMTI, Dating Palembangan dan diterima oleh Rektor UKI Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak. CA. di Kantor Pusat UKI Toraja, Jalan Nusantara Makale, Tana Toraja, Senin, 23 Maret 2026.
Penyerahan bantuan itu dihadiri sejumlah Pengurus Pusat PMTI, juga Ketua Bawaslu Kabupaten Toraja Utara, Brikken Linde Bonting dan anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara, Ignatius Tandirano.
Dari pihak UKI Toraja, selain Rektor, hadir 5 Wakil Rektor, diantaranya Enos Lalong, S.Si, M.Pd., DR. Frans R. Bethony, S.T, M.T., Ade Lisa Matasik, S.E, M.Ak., Prof. DR, Ir, Yusuf Limbongan, M.P., dan Pdt. Yohana R. Tangirerung, M.Th.
Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, melalui Sekjen PMTI, Dating Palembangan, menyatakan bantuan ini merupakan bentuk dukungan PMTI terhadap pengebangan pendidikan yang berkualitas di Toraja.
Bantuan ini, kata Dating, merupakan puncak dari komunikasi panjang antara PMTI dengan UKI Toraja.
“Saat UKI Toraja membuka Program Studi Pariwisata dan Kopi, Pak Ketum (Ketua Umum) sangat tertarik dengan program studi itu. Dengan pertimbangan bahwa Toraja sangat terkenal dengan kopi dan pariwisata. Itu sebabnya, Pak Ketum langsung perintah untuk dibantu,” kata Dating.
Lebih lanjut, Dating menyatakan bahwa Ketua Umum PMTI, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa, yang saat ini menjabat Gubernur Sulawesi Utara, berharap bahwa alumni dari Prodi Pariwisata dan Prodi Kopi ini, selain yang memiliki nyali untuk bertarung di luar, juga akan tinggal mengembangkan produk unggulan Toraja, yakni kopi dan pariwisata.
“Karena ke depan, kita berharap, Toraja tetap menjadi daerah pariwisata unggulan dengan sumber daya alam pendukung seperti kopi, yang sudah memiliki brand di dalam maupun luar negeri,” harap Dating.
Dating menyebut, tanggung jawab terhadap pengembangan pariwisata dan produk unggulan kopi, bukan hanya di pihak pemerintah semata, tapi juga para diaspora Toraja dan Lembaga Pendidikan seperti UKI Toraja.
“Pak Ketum berpesan untuk menyampaikan harapan ini ke UKI Toraja dan seluruh masyarakat Toraja. Semoga bantuan dapat berguna bagi pengembangan UKI Toraja,” tutur Dating.
Sementara itu, Rektor UKI Toraja, Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak. CA. menyatakan sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan dari PMTI.
“Tentu kita bersyukur dan berterima kasih bahwa PMTI memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan di Toraja, khususnya di UKI Toraja. Bantuan ini akan kita kelola dengan baik secara bertanggung jawab, khususnya untuk pengembangan program studi Pariwisata dan Kopi,” ungkap Prof. Oktavianus.
Posisi strategis UKI Toraja sebagai Perguruan Tinggi di Toraja, kata Prof. Oktavianus, dalam mengembangan potensi generasi muda Toraja melalui Pendidikan tinggi diharapkan menjadi tanggung jawab bersama, baik masyarakat yang ada di Toraja maupun di luar.
PMTI Peduli
Sebelumnya, pada Minggu, 22 Maret 2026 siang, PMTI juga menyerahkan bantuan 200 sak semen untuk pembangunan tiga gereja di Lembang Makkuan Pare, Kecamatan Rantebua, Toraja Utara. Ketiga gereja itu, dua diantaranya Gereja Toraja dan satu Gereja Katolik.
Kemudian pada Minggu, 22 Maret 2026 malam, juga dilakukan penyerahan bantuan keuangan untuk Panitia HUT ke-79 Gereja Toraja sebesar Rp 20 juta.
Pada Senin, 23 Maret 2026 pagi, PMTI juga menyerahkan bantuan keuangan untuk pembangunan SC GMKI Toraja, serta bantuan sembako untuk Rumah Harapan Tangmentoe di Tagari, serta mengadakan dialog memutus mata rantai narkoba di Toraja.
“Kegiatan penyaluran bantuan ini dilakukan dalam program besar bernama PMTI Peduli. Ini semua berdasarkan arahan Ketua Umum,” pungkas Dating. (*)
- Penulis: Monika Rante Allo
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar