Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pertokoan Rantepao Dibongkar, Kenangan Warga Ini Bikin “Baper”

Pertokoan Rantepao Dibongkar, Kenangan Warga Ini Bikin “Baper”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Sitammuki lau pertokoan.” atau “Kukampaiko inde’ pertokoan.”… mungkin ini kalimat yang sulit dilupakan oleh sebagian masyarakat Toraja Utara, terutama yang mengalami masa remaja pada tahun 1975 hingga tahun 2000-an.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merobohkan ruko-ruko yang berada di komplek pertokoan lama Rantepao, Selasa, 2 Maret 2021.

Proses pembongkaran bangunan yang sudah berusia kurang lebih 46 tahun tersebut dilakukan 400-an aparat gabungan Satpol PP, Polri, TNI, dan Pemadam Kebakaran. Dua unit alat berat dikerahkan untuk merobohkan bangunan ikonik yang terletak di tengah Kota Rantepao tersebut.

Pembongkaran pertokoan lama, lebih sering disebut pertokoan, disambut beragam komentar warga. Di media sosial, terutama facebook dan instagram, topik pembongkaran menjadi trending. Banyak warganet yang memberi komentar atas peristiwa pembongkaran yang memang telah diwacanakan pemerintah sejak beberapa bulan yang lalu itu.

Dari pantauan kareba-toraja.com, sebagian besar komentar warganet menyangkut kenangan pribadi maupun kelompok yang terkait dengan pertokoan tersebut. Ada yang memiliki kenangan tentang cinta pertama, perkenalan dengan gadis atau pemuda, tempat nongkrong saat bolos sekolah, minum sarabba’, dan lain sebagainya.

Para remaja di tahun 70-an hingga 2000-an biasa membuat janji-temu di pertokoan ini. Maklum, masa itu telepon genggam belum ada. Bahkan untuk membuat janji dengan idaman hati mesti menggunakan pesan berantai dari teman ke teman, yang kadang-kadang ada yang hilang pesannya di tengah jalan. Kalau pun menggunakan telepon koin, biasanya ditunggu berjam-jam dan meminta tolong kepada orang lain untuk memanggil sang pujaan hati.

Ketika Kabupaten Tana Toraja dipimpin oleh Bupati Tarsis Kodrat, banyak pelajar SMA atau STM yang ditangkap di pertokoan Rantepao karena bolos sekolah. Ya, pertokoan itu juga menjadi tempat nongkrong dan cerita ngarol ngidul bagi para pelajar yang bolos sekolah.

Pada sore hingga malam hari, di belakang pertokoan, ada beberapa penjual minuman khas Sulsel, sarabba’. Banyak orang dan warga kota menghabiskan waktu dengan minum sarabba’ sambil ngobrol di tempat ini.

Ada pula tukang gunting rambut dan penjahit sepatu atau sandal. Banyak pula warga Toraja yang memiliki kenangan dengan tukang cukur serta penjahit sepatu/sandal di pertokoan.

Di sudut bagian utara, ada penjual piringan cd dan kaset lagu pop. Juga lagu-lagu daerah Toraja. Di tempat ini, di awal tahun 2000-an, banyak anak muda yang berkunjung untuk membeli kaset tape, cd, atau mp3.

Ada pula yang menyebut bahwa di pertokoan ini pertama kali dia membaca novel “biru”, seperti Nick Carter yang terkenal itu, di emperan lantai dua pertokoan. Sekitar akhir tahun 80 hingga awal 90-an, di emperan pertokoan Rantepao memang ada perjual buku, juga novel. Para pelajar pria sering bolos sekolah dan mencuri waktu duduk di dekat lapak penjual buku untuk membaca serial Wiro Sableng, si pendekar kapak sakti 212. Tak ketinggalan novel Nick Carter, yang menimbulkan rasa penasaran bagi jiwa muda.

Sebagian warga lainnya bahkan sengaja datang untuk berfoto, baik sebelum maupun sesudah pertokoan dibongkar. Tujuannya adalah untuk menyimpan kenangan di akun media sosial agar bisa dibuka dan diingat sewaktu-waktu.

Kini, pertokoan Rantepao sudah tinggal nama. Selain menyinggung kenangan serta memori indah, warga juga berharap pemerintah segera menata kawasan ini menjadi lebih baik. Bisa menjadi ruang terbuka hijau, bisa pula dijadikan kawasan ekonomi yang lebih elegan, dan memiliki kekhasan dengan Toraja Utara. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Produksi, Siswa SMKS SPP Santo Paulus Makale Tanam Ribuan Kopi Robusta

    Tingkatkan Produksi, Siswa SMKS SPP Santo Paulus Makale Tanam Ribuan Kopi Robusta

    • calendar_month Jumat, 17 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Kopi adalah salah satu produk unggulan daerah Toraja. Dengan ketinggian di atas 7000 – 1800 mdpl Toraja merupakan lahan subur tumbuhnya kopi berkualitas seperti robusta dan arabika. Produk kopi Toraja sudah mendunia dan menjadi daya tarik tersendiri mengunjungi Toraja. Berkunjung ke Toraja selain menikmati alam yang indah, keluhuran adat istiadatnya, juga […]

  • Selain Langka, Harga Gas Elpiji 3 Kg Tembus Rp 45.000 di Toraja

    Selain Langka, Harga Gas Elpiji 3 Kg Tembus Rp 45.000 di Toraja

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram langka di Tana Toraja dan Toraja Utara dalam beberapa pekan terakhir. Selain langka, harga per tabungnya naik dua kali lipat, bahkan ada yang mencapai Rp 45.000. Penelusuran KAREBA TORAJA pada sejumlah kios dan warung di Makale dan Rantepao, harga gas elpiji dijual dengan harga bervariasi, mulai […]

  • Sering Terjadi Kecelakaan, Jalan Amblas di Poros Rantapeo – Buntao Diperbaiki

    Sering Terjadi Kecelakaan, Jalan Amblas di Poros Rantapeo – Buntao Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO — Badan jalan yang amblas akibat longsor di jalan poros Rantepao – Buntao, tepatnya di Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao, mulai diperbaiki. Perbaikan dilakukan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan sejak Senin, 25 Agustus 2025. Poros Rantepao – Buntao merupakan bagian dari jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Toraja Utara dan Kabupaten […]

  • Pedagang Pasar Sore Rantepao Diberi Peringatan Kedua Agar Segera Pindah

    Pedagang Pasar Sore Rantepao Diberi Peringatan Kedua Agar Segera Pindah

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memberikan surat peringatan kedua kepada para pedagang yang menggunakan kios-kios di sekitar Art Centre Rantepao atau yang dikenal dengan Pasar Sore Rantepao. Untuk menyampaikan Surat Peringatan kedua ini, Satpol PP, Polisi, dan TNI, juga diterjunkan untuk melakukan sosialisasi. Surat Peringatan ini disampaikan kepada para pedagang, Selasa, 9 Agustus […]

  • Polres Toraja Utara Layani Pengawalan Jenazah Secara Gratis, Ini Nomor HP yang Bisa Dihubungi

    Polres Toraja Utara Layani Pengawalan Jenazah Secara Gratis, Ini Nomor HP yang Bisa Dihubungi

    • calendar_month Rabu, 19 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara, melalui Satuan Lalu Lintas, memberikan pelayanan pengawalan rombongan jenazah secara gratis. Jika ada masyarakat yang membutuhkan pelayanan jenazah, baik itu ke pemakaman ataupun ke rumah duka, maka dapat melakukan koordinasi kepada Sat Lantas Polres Toraja Utara atau dengan menghubungi nomor HP 081354706767. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Toraja […]

  • Cegah PMK, Pemerintah Larang Aktivitas Adu Kerbau untuk Sementara Waktu

    Cegah PMK, Pemerintah Larang Aktivitas Adu Kerbau untuk Sementara Waktu

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja melarang aktivitas adu kerbau (silaga tedong) untuk sementara waktu. Aturan itu mulai diberlakukan sejak 8 Juli 2022 hingga waktu yang belum ditentukan. Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, melalui Surat Edaran Nomor 338/0733/DISTAN yang ditandatangani oleh Wakil Bupati, Frederik Victor Palimbong tanggal 8 Juli 2022, menegaskan […]

expand_less