Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Pansus DPRD Beri 22 Catatan untuk LKPj Bupati Tana Toraja Tahun 2023

Pansus DPRD Beri 22 Catatan untuk LKPj Bupati Tana Toraja Tahun 2023

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Hasil Pembahasan Pansus terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tana Toraja tahun anggaran 2023.

Kegiatan ini dilksanakan di ruang rapat paripurna gedung DPRD Kabupaten Tana Toraja, Rabu 22 Mei 2024, yang dihadiri Wakil Bupati Tana Toraja, Dr. Zadrak Tombeq dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja, Welem Sambolangi, rapat paripurna ini dihadiri 13 anggota DPRD Tana Toraja termasuk pimpinan dari jumlah keseluruhan sebanyak 30 anggota.

Dari pembahasan LKPj yang dilaksanakan mulai tanggal 17 April sampai dengan 21 Mei 2024, Panitia Khusus (Pansus) LKPj Bupati Tana Toraja tahun 2023 merekomendasikan 22 catatan dan 7 saran terhadap DPRD Tana Toraja Tahun Anggaran 2023.

Dari 22 catatan dan 7 saran tersebut, salah satu diantaranya Pansus meminta penjelasan kepada Pemda terkait laporan angka stunting dimana Kabupaten Tana Toraja menempati urutan ke-24 se Propinsi SulSel dengan anggaran kurang lebih Rp 27 miliar yang dialokasikan pada beberapa OPD di Kabupaten Tana Toraja Tahun Anggaran 2023.

Hal ini kemudian ditanggapi langsung oleh Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq. Ia mengatakan dinas terkait telah melakukan pendataan langsung di lapangan dan tidak menemukan kasus stunting yang berlebihan.

“Data terbaru dari E-PPGBM menunjukkan angka stunting di Tana Toraja pada Agustus 2023 berada di angka 15,42% yang berarti terdapat penurunan sebesar 2,27% dalam enam bulan terakhir,” terang Zadrak Tombeq.

Zadrak juga menegaskan usaha untuk menekan angka stunting perlu terus ditingkatkan untuk memastikan semua anak di Wilayah Tana Toraja mendapat kebutuhan gizi yang cukup.

Penulis: Indra
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Warga Toraja Dibunuh di Yahukimo, Papua

    Lagi, Warga Toraja Dibunuh di Yahukimo, Papua

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, YAHUKIMO — Satu lagi warga sipil asal Toraja Utara, Sulawesi Selatan menjadi korban pembacokan hingga meninggal dunia di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua. Korban bernama Matius Panggorapan (46) berasal dari Minang, Lembang (Desa) Sa’dan Ballo Pasange, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, tewas dibacok orang tak dikenal (OTK), Jalan Statistik , Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Rabu, […]

  • Sambut Natal dan Tahun Baru, SPBU Mandetek Makale Tambah Fasilitas

    Sambut Natal dan Tahun Baru, SPBU Mandetek Makale Tambah Fasilitas

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2025, SPBU 74.918.83 milik Harapan Jaya Group yang terletak di Mandetek, Kelurahan Tambunan, Kecamatan Makale Utara melakukan sejumlah perbaikan dan penambahan fasilitas. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih nyaman dan maksimal bagi konsumen. Adapun fasilitas baru yang dihadirkan SPBU Mandetek adalah fasilitas ibadah […]

  • KNPI Tolak Pembongkaran Gedung Art Centre Rantepao

    KNPI Tolak Pembongkaran Gedung Art Centre Rantepao

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNP) DPD Toraja Utara menyatakan menolak pembongkaran gedung Art Centre Rantepao. Alasannya, gedung ini merupakan fasilitas publik yang biasa digunakan untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, juga tempat menyalurkan kreatifitas anak muda. Di sisi lain, pemerintah tidak menyediakan fasilitas pengganti untuk itu. “Art Centre ini merupakan aset bersejarah bagi pembangunan sumber […]

  • SMP se-Tana Toraja Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar)

    SMP se-Tana Toraja Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar)

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Foto Bersama Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BNNK Tana Toraja, Guru dan Siswa SMP setelah Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR). (Foto-Diskominfo).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba semakin gencar digaungkan di Kabupaten Tana Toraja. Salah satunya melalui deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) yang dilakukan seluruh sekolah tingkat SEkolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tana […]

  • Dokter Spesialis THT-KL Kini Hadir di RS Elim Rantepao

    Dokter Spesialis THT-KL Kini Hadir di RS Elim Rantepao

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Rumah Sakit Elim Rantepao terus meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat. Kali ini, RS Elim Rantepao kembali mendatangkan satu dokter spesialis  untuk membantu memaksimalkan pelayanan. Adalah dr. Vithari Anna Sarambu, Sp.THT-KL , yakni dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan – Kepala Leher (THT-KL). Direktur RS Elim Rantepao, dr. Adrian Benedict Wijaya mengatakan layanan spesial […]

  • Strata Sosial di Toraja: Warisan Leluhur yang Masih Berbisik di Tengah Zaman Modern

    Strata Sosial di Toraja: Warisan Leluhur yang Masih Berbisik di Tengah Zaman Modern

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Opini
    • 0Komentar

    Oleh : Irwanto Tandi Bara’Tiku, S.H.,M.Kn. Perbincangan mengenai strata sosial di Toraja hingga kini masih menjadi topik yang hangat di tengah masyarakat. Di era modern yang dipengaruhi perkembangan pendidikan, ekonomi, serta nilai-nilai agama yang menekankan kesetaraan manusia, keberadaan sistem sosial warisan tempo doloe itu kembali dipertanyakan relevansinya. Adat bukan sekadar kenangan yang tersimpan di buku […]

expand_less