Serahkan 9.245 Bantuan PIP di Tana Toraja, Eva Rataba: PIP untuk Kebutuhan Sekolah Anak Bukan untuk Beli Beras
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 43 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Penyerahan Simbolis 9.245 Bantuan PIP Jalur Aspirasi Anggota DPR RI Eva Stevany Rataba di Tana Toraja. (Foto: Arsyad- Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komitmen memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di daerah kembali diwujudkan anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Eva Stevany Rataba (ESR).
Bertempat di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Kamis 30 Juli 2026 Eva Stevany Rataba menyerahkan secara simbolis bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi tahap I tahun 2026 kepada 9.245 pelajar SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Tana Toraja.
Penyerahan bantuan PIP bagian dari upaya memastikan semakin banyak siswa dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Dalam sambutannya, Eva menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat menentukan kemajuan bangsa. Karena itu, peningkatan akses dan kualitas pendidikan harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Legislator NasDem dari Dapil Sulsel III itu menjelaskan, sebanyak 9.245 siswa di Kabupaten Tana Toraja menerima bantuan PIP aspirasi untuk tahap pertama tahun 2026 dan itu berarti akan masih ada tahap 2 sehingga masyarakat kurang mampu yang belum terdaftar agar segera mendaftar.
Menurutnya, program ini diharapkan mampu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus mencegah peserta didik putus sekolah.
Eva menegaskan bahwa pengusulan penerima PIP aspirasi dilakukan setiap tahun berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dimiliki sekolah.
“Untuk memperoleh bantuan PIP, siswa harus terdaftar dalam Dapodik. Karena itu, saya berharap tidak ada pihak yang mempermainkan data tersebut. Semoga di Kabupaten Tana Toraja hal seperti itu tidak terjadi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar bantuan PIP dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pendidikan peserta didik.
“Bantuan ini hadir untuk membantu meringankan beban orang tua. Karena itu, saya berharap dana PIP benar-benar digunakan untuk menunjang kebutuhan sekolah anak-anak bukan kebutuhan Mama- mama di Pasar membeli beras dan sebagainya” tegas Eva.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeq, Wakil Bupati Tana Toraja Erianto Laso Paundanan, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Yosia Rinto Kadang, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tana Toraja, perwakilan Bank BRI dan Bank BNI Cabang Tana Toraja selaku bank penyalur PIP, para kepala sekolah, serta ribuan orang tua siswa penerima bantuan. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende







Saat ini belum ada komentar