Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Masyarakat Toraja Utara Diminta Tidak Tutup Jalan Umum untuk Kegiatan Sosial

Masyarakat Toraja Utara Diminta Tidak Tutup Jalan Umum untuk Kegiatan Sosial

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang meminta masyarakat tidak menutup jalan umum untuk kegiatan sosial selama bulan Desember hingga awal Tahun Baru 2022.

Penutupan jalan umum untuk kegiatan sosial hanya boleh dilakukan atas izin Bupati.

Izin dari Bupati juga hanya bisa diberikan apabila pada ruas jalan satu jalur penggunaan bahu atau badan jalan maksimum 50% dari luas badan atau bahu jalan. Kemudian, pada pada ruas jalan dua jalur, penggunaan bahu atau badan jalan maksimum digunakan satu jalur saja.

Ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Toraja Utara nomor 338/1257/Tapem tanggal 21 Desember 2021 tentang Himbauan dalam Rangka Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Selain soal penutupan jalan umum, Edaran ini juga berisi larangan membunyikan petasan di dekat rumah ibadah dan rumah sakit. Petasan hanya boleh dibunyikan dalam radius 1 kilometer dari rumah ibadah dan rumah sakit.

Edaran ini juga meminta masyarakat untuk memasang hiasan, pohon, atau lampu Natal di depan halaman kantor, rumah, atau komplek perumahan/permukiman, took, kios, dan ruang publik selama masa Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan dan kerapihan serta ketertiban lingkungan.

Masyarakat juga diminta tidak parkir kendaraan di sembarangan tempat yang dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. (*)

Penulis: Papa Rey
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Perda di Mengkendek, JRM: Pelestarian Cagar Budaya Sangat Penting dalam Rencana Pembangunan Pariwisata

    Sosialisasi Perda di Mengkendek, JRM: Pelestarian Cagar Budaya Sangat Penting dalam Rencana Pembangunan Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK —  Cagar Budaya adalah hasil aktivitas atau peradaban nenek moyang masa lalu yang menjadi peninggalan budaya masa kini. Jejak-jejak peninggalan masa lalu tersebut mempunyai nilai filosofis yang kuat tentang peradaban pada masanya dan  semakin lama usia atau semakin tua warisan atau benda tinggalan  tersebut maka semakin tinggi pula  nilai sejarahnya. Peninggalan nenek moyang […]

  • Dinilai Hina Suku Toraja, Komika Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Bareskrim Polri

    Dinilai Hina Suku Toraja, Komika Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Bareskrim Polri

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 3Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan Aliansi Pemuda Toraja ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri atas dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) terhadap masyarakat Toraja. “Kita sudah selesai bikin laporan,” kata Ricdwan Abbas Bandaso’, salah satu pemuda Toraja, usai membuat laporan di Mabes Polri, Jakarta Pusat, Senin, 3 November […]

  • Masyarakat Adat Lembang Gasing Mengkendek Usir Paksa Penggarap yang Rusak Kawasan Hutan

    Masyarakat Adat Lembang Gasing Mengkendek Usir Paksa Penggarap yang Rusak Kawasan Hutan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Masyarakat Adat Lembang Gasing saat melakukan penertiban Kawasan Hutan yang digarap secara ilegal. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Adat Lembang Gasing mendatangi kawasan hutan di wilayah Lembang Gasing Kecamatan Mengkendek, Sabtu 08 Agustus 2026. Kedatangan ratusan masyarakat adat di kawasan hutan dipimpin langsung oleh Kepala Lembang […]

  • Gagah-gagahan Ajak Aksi Freestyle Sepeda Motor, 2 Pelajar Ini Ditangkap Polisi

    Gagah-gagahan Ajak Aksi Freestyle Sepeda Motor, 2 Pelajar Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Aparat Kepolisian Sektor Saluputti, Polres Tana Toraja menggagalkan rencana aksi freestyle sepeda motor oleh para remaja dan sejumlah pelajar di jalan poros Bittuang, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja. Rencananya, dan itu sesuai dengan ajakan melalui media sosial IG, aksi freestyle itu akan dilaksanakan pada Selasa, 19 Desember 2023. Namun saat para remaja […]

  • Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Bittuang, Tana Toraja, Masyarakat Adat Kirim Surat ke Kementerian ESDM

    Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Bittuang, Tana Toraja, Masyarakat Adat Kirim Surat ke Kementerian ESDM

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Minaral (ESDM) RI untuk mengeksplorasi potensi panas bumi geothermal di Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja mendapat penolakan dari masyarakat adat setempat. Pernyataan penolakan masyarakat adat dari empat wilayah di Kecamatan Bittuang itu disampaikan kepada Kementerian ESDM melalui surat tanggal 30 November 2025. Kelompok masyarakat adat yang […]

  • Warga Gandangbatu Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Cengkeh

    Warga Gandangbatu Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Cengkeh

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Sesosok mayat ditemukan di kebun cengkeh di Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Sesosok mayat ditemukan di kebun cengkeh di Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Senin siang 14 Oktober 2024 Identitas mayat diketahui bernama Rantan (Nek Leo) umur 70 tahun, warga Lembang Gandangbatu Kecamatan Gandangbatu […]

expand_less