Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Manfaatkan JKN, Kakek Usia 100 Tahun Ini Jalani Perawatan Tanpa Diskriminasi

Manfaatkan JKN, Kakek Usia 100 Tahun Ini Jalani Perawatan Tanpa Diskriminasi

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Di usia senja, kekebalan tubuh tentu semakin menurun yang mengakibatkan beragam penyakit dengan mudah menyerang. Hal inilah yang dirasakan Martinus Minggu, warga Lepan, Kecamatan Malimbong Balepe yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Lakipadada karena infeksi yang dideritanya, (22/09). Kakek Martimus yang genap berusia 100 tahun pada Juli lalu, mengatakan selama ini belum pernah sakit sampai harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Biasanya saya hanya sakit batuk dan pilek saja, namun saat ini karena kondisi kaki saya yang sudah infeksi dan membutuhkan perawatan dokter, maka akhirnya saya menjalani rawat inap di rumah sakit, dan tentunya selama itu saya menggunakan kartu BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Martimus mengungkapkan sudah lama terdaftar sebagi peserta JKN, dengan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah. Ia bercerita sudah lama kartu JKN miliknya hilang, meskipun jarang berobat, ia mengakui penting untuk tetap memastikan kartu JKNnya selalu ada.

Lebih lanjut, Martimus menceritakan ia ke rumah sakit diantar oleh anaknya dan langsung melalui UGD, mengingat kondisinya yang sulit berjalan karena infeksi pada kaki. Awalnya ia sempat mengira kartu JKN miliknya sudah non aktif, karena kartu hilang dan tidak dapat menggunakan kartu JKN untuk perawatannya saat ini.

“Kata anak saya masuk cukup menunjukan KTP saja, ternyata dicek oleh petugas kepesertaan JKN saya masih aktif, dan untuk biaya rumah sakit ini dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” tambahnya.

Ditemui di tempat yang sama, sang istri Elisabeth Bua Langi (75) yang setia mendampingi Martinus menegaskan bahwa selama menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, dirinya mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Mulai dari loket pendaftaran, perawat, dokter, hingga petugas administrasi memberikan pelayanan yang cukup baik. Dan yang terpenting tidak ada perbedaan layanan yang diberikan untuk pasien umum dan pasien yang menggunakan kartu JKN.

“Dari awal suami berobat disini, kami dan keluarga yang menunggu merasa sangat nyaman dan senang. Karena tidak ada perlakuan yang dibedakan dalam hal apapun. Sekalipun kami sebagai peserta PBI, kami dilayani dengan sama oleh pihak rumah sakit. Kami mendapatkan pelayanan yang setara dengan pasien umum. Dengan ini saya semakin yakin bahwa Program JKN benar-benar memperlakukan setiap pesertanya secara setara,” ucapnya.

Elisabeth mengungkapkan suaminya sudah menjalani perawatan selam empat hari, dan jika tidak ada masalah dapat keluar dari rumah sakit pada hari itu juga. Di tengah menunggu kedatangan dokter untuk pemeriksaan, ia dan suami merasa sangat bersyukur tidak pernah mengelurkan biaya apapun, baik untuk obat dan infus yang diterimanya. Ia mengaku bangga terhadap Program JKN yang membantu biaya perawatannya.

“Berdasarkan pengalaman kami, dipastikan tidak ada diskriminasi kepada peserta JKN saat mendapat layanan kesehatan, semua setara dan sama. Yang terpenting adalah kita harus memahami alur prosedur yang sudah ditetapkan dan juga memastikan kepesertaan JKN kita dalam status aktif, sehingga kapan saja dibutuhkan selalu bisa digunakan,” ungkapnya.

Martinus dan keluarga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan, tak lupa untuk fasilitas kesehatan yang sudah berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk peserta JKN. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program JKN untuk terus berlanjut.

“Agar seluruh masyarakat khususnya di Tana Toraja turut menyukseskan Program JKN dengan mendaftar sebagai peserta dan merasakan manfaatnya. Kami berharap masyarakat tidak perlu takut, karena saya sudah merasakan sendiri pelayanan yang saat ini cukup baik mudah, cepat dan setara yang terpenting tidak ada diskriminasi lagi,” pungkasnya. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagi-pagi, OmBas Sudah Pantau Kemacetan Lalu Lintas di Pasar Pagi Rantepao

    Pagi-pagi, OmBas Sudah Pantau Kemacetan Lalu Lintas di Pasar Pagi Rantepao

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara yang baru dilantik pada Senin, 26 April 2021, Yohanis Bassang, mulai bekerja. Cepat, tegas, dan langsung ke lapangan. Itu terlihat di hari dua, mantan Wakil Bupati Mimika, Papua ini memimpin Toraja Utara, tepatnya Rabu, 28 April 2021. Sejak sekitar pukul 06.00 Wita, Bupati yang akrab disapa OmBas tersebut sudah […]

  • Mayat Tak Utuh yang Ditemukan di Bonggakaradeng Diautopsi

    Mayat Tak Utuh yang Ditemukan di Bonggakaradeng Diautopsi

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Setelah 21 hari disimpan di RSUD Lakipadada pasca ditemukan pada 16 April 2023, mayat tanpa identitas yang ditemukan di Tambolang, Lingkungan Buttu Kou, Kelurahan Rettebuttu, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, akhirnya diautopsi oleh Tim dari Subbid Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, Jumat, 28 April 2023. Autopsi dilakukan untuk mengetahui identitas serta penyebab kematian […]

  • Maret 2023, 110 Tahun Injil Masuk Toraja Dirayakan, Berikut 10 Agenda Utamanya

    Maret 2023, 110 Tahun Injil Masuk Toraja Dirayakan, Berikut 10 Agenda Utamanya

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Maret 2023 mendatang, masuknya karya Injil di Toraja sudah genap 110 tahun. 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT) ini akan dirayakan secara besar-besaran setelah terakhir kali dirayakan pada 2013 lalu atau 10 tahun lalu. Hal ini disampaikan Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt. Alfred Anggui bersama panitia 110 tahun IMT dalam konferensi […]

  • Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    Virus Demam Afrika pada Babi Sudah Masuk Toraja, Apa yang Harus Kita Lakukan?

    • calendar_month Kam, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penyakit yang disebabkan oleh virus paling mematikan pada babi, yakni African Swine Fever (ASF) atau Demam Afrika sudah masuk ke Tana Toraja dan Toraja Utara. African Swine Fever (ASF) merupakan penyakit pada babi yang disebabkan oleh virus ASF (ASFV) dari famili Asfarviridae. Penyakit ini menimbulkan berbagai pendarahan organ internal pada babi domestik maupun […]

  • Plt Gubernur Sulsel Beri Santunan kepada Keluarga Guru Korban Penembakan KKB Papua di Toraja

    Plt Gubernur Sulsel Beri Santunan kepada Keluarga Guru Korban Penembakan KKB Papua di Toraja

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turut merasakan duka yang mendalam atas meninggalnya dua guru asal Toraja, Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo. Yonathan dan Oktovianus diketahui menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, pada 8-9 April 2021 yang lalu. Ungkapan duka Andi Sudirman […]

  • Langgar Lonckdown, Pemkab Toraja  Utara Pulangkan 19 Ekor Kerbau dari Luar Daerah

    Langgar Lonckdown, Pemkab Toraja Utara Pulangkan 19 Ekor Kerbau dari Luar Daerah

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Tugas (Satgas) Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kabupaten Toraja Utara memulangkan 19 ekor kerbau yang didatangkan pedagang dari luar daerah, Rabu, 10 Agustus 2022. Pemulangan ini dilakukan setelah Satgas PMK menemukan 19 ekor kerbau yang diangkut menggunakan dua truk raksasa hendak diturunkan di Pasar Hewan Bolu, Kecamatan Tallunglipu untuk dijual. “Dipulangkan […]

expand_less