Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Diaspora » Lestarikan Budaya, Anak Muda Ini Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah untuk Lettoan

Lestarikan Budaya, Anak Muda Ini Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah untuk Lettoan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MANOKWARI — Acara puncak Mangrara Banua atau Peresmian Rumah Adat Tongkonan milik Ikatan keluarga Toraja Kabupaten Manokwari dan Rumah Kaki Seribu (Mod Aku Aksa), Senin, 9 Mei 2022, dimeriahkan dengan arakan-arakan puluhan Lettoan.

Sekitar 60 Lettoan yang dibuat oleh kerukunan-kerukunan, kelompok, maupun perorangan diarak ke halaman rumah adat yang terletak di Kampung Soribo, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari.

Meski untuk membuat satu buah Lettoan bisa menghabiskan biaya di atas Rp 10 juta, namun demi kelestarian budaya tidak sedikit dari masyarakat Toraja yang ada di Manokwari tetap bersemangat menampilkan Lettoan pada acara peresmian Tongkonan IKT Manokwari dari kantong pribadinya.

Salah satu anak muda yang ikut terpanggil untuk memeriahkan acara peresmian Tongkonan Ikatan Keluarga Toraja Manokwari dan Rumah Kaki Seribu di Kampung Soribo, Kabupaten Manokwari, itu adalah Yosi Liling, ST. Karena masih lajang, Yosi Liling mengajak serta beberapa pemuda dan rekannya untuk mengusung lettoan tersebut.

Yosi Liling menyebut, keikutsertaannya dalam pawai Letton tersebut tidak lain dan tidak bukan karena didorong oleh keinginan besar untuk melestarikan budaya Toraja, sekaligus memperkenalkannya kepada orang lain.

“Sebagai generasi Toraja, kita semua tahu, bahwa Lettoan mengandung makna yang dalam. Salah satu diantaranya adalah pengharapan kelangsungan hidup yang lebih baik. Arak-arakan sendiri juga dimaknai sebagai simbol kesuksesan, bahwa hari ini kita telah sukses membangun sebuah rumah tongkonan bagi kita semua yang ada di Manokwari,” tutur Yosi.

Selanjutnya, kata dia, melestarikan budaya adalah tanggung jawab kita sebagai generasi penerus Toraja. “Kebetulan ada rejeki, maka saya merasa terpanggil untuk turut serta memeriahkan acara peresmian bersama,” terang Yosi, yang juga merupakan Ketua Ikatan Pemuda Toraja Manokwari tersebut.

Pada kesempatan itu, Yosi berharap agar kelangsungan hidup masyarakat Toraja yang ada di perantauan, khususnya yang ada di Kabupaten Manokwari, semakin baik ke depan, sebagaimana makna dari kegiatan mengarak Lettoan pada acara peresmian tersebut, semangat melestarikan budaya baik budaya Toraja sebagai warga Toraja maupun budaya Papua sebagai warga Toraja yang ada di Papua khususnya di Manokwari.

“Karena kita adalah orang Toraja yang ada di tanah Papua maka secara otomatis kita memiliki tugas yang ganda dalam hal pelestarian budaya. Bila ada kesempatan, kita juga punya tanggung untuk melestarikan budaya daerah dimana kita tinggal,” katanya.

Lettoan yang adalah sebuah miniatur rumah Toraja dari bambu yang digunakan untuk mengarak Babi. Kegiatan tersebut bagi masyarakat Toraja memiliki tiga makna kehidupan, yaitu bentuk syukur kesuksesan, sebagai sumber cahaya, dan sebagai pengharapan kelangsungan hidup yang semakin baik. Berkembangnya zaman mengarak lettoan kemudian dipandang sebagai upaya pelestarian budaya.

Bagi warga Toraja, mengarak lettoan merupakan kegiatan yang sudah rutin dilakukan pada saat melaksanakan peresmian rumah atau gedung tertentu. Namun di kabupaten Manokwari ini merupakan kali pertama dilakukan. (*)

Penulis: SB/Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Hujan Es” Terjadi di Wilayah Pegunungan Toraja Utara

    “Hujan Es” Terjadi di Wilayah Pegunungan Toraja Utara

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Butiran es sebesar biji jagung (ada yang lebih besar seperti kelereng) turun seperti hujan dari langit di wilayah pegunungan bagian utara Kabupaten Toraja Utara, Jumat, 24 Februari 2023 sore. Rupanya, selain merusak bangunan Tongkonan dan Alang di Sesean Suloara, cuaca ektrim yang terjadi di wilayah pegunungan kemarin memunculkan fenomena hujan es. […]

  • BERITA FOTO: Kemeriahan Event Toraya Ma’gellu’ 2025 di Art Center Rantepao

    BERITA FOTO: Kemeriahan Event Toraya Ma’gellu’ 2025 di Art Center Rantepao

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Menarik, etnik, dan meriah. Itulah kesan event tari bertajuk “Toraya Ma’gellu”, yang dilaksanakan dalam rangkaikan Hari Tari Dunia tahun 2025 di Gedung Art Centre Rantepao, Toraja Utara, Sabtu, 21 Juni 2025. Meski bertajuk “Toraya Ma’gellu’” namun tidak hanya tari-tarian asli Toraja saja yang ditampilkan pada malam minggu yang cerah itu. Tetapi ada […]

  • Korban Sudah Melahirkan, Pelaku Kekerasan Seksual di Bonggakaradeng Belum Ditangkap

    Korban Sudah Melahirkan, Pelaku Kekerasan Seksual di Bonggakaradeng Belum Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Keluarga Korban Kekerasan Seksual setelah menunjukkan bukti laporan polisi setelah memberikan keterangan ke Wartawan. (Foto: Arsyad- Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, BONGGAKARADENG —  Seorang wanita berinisial S (19) di Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja menjadi korban kekerasan seksual oleh seorang Pria beristri berinisial D (35) pada bulan juni 2025 lalu. Hingga setahun kasus tersebut berlalu, bahkan korban […]

  • Ketiga Kalinya, Sapma Pemuda Pancasila Kirim 23 Anak Tana Toraja Kuliah Gratis Ke Makassar

    Ketiga Kalinya, Sapma Pemuda Pancasila Kirim 23 Anak Tana Toraja Kuliah Gratis Ke Makassar

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    23 anak Tana Toraja akan mengikuti program kuliah gratis di UIT Makassar lewat program Sapma Pemuda Pancasila Tana Toraja. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — untuk ketiga kalinya setelah tahun ajaran baru 2023 dan 2024, Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Tana Toraja kembali mengirim 23 anak Tana Toraja untuk mengikuti kuliah gratis di Universitas Indonesia […]

  • Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Tana Toraja, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Baru

    Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Tana Toraja, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Baru

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan penyalahgunaan bahan bahak minyak (BBM) subsidi jenis solar, yang terjadi pada akhir Februari lalu. Ketiga tersangka baru itu, masing-masing RT (33), warga Tallunglipu Matallo, Kecamatan Tallunglipu, Kabupaten Toraja Utara. Kemudian, ARM (46), warga Lebani’, Lembang Tondon Matallo, Kecamatan […]

  • Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga Diundang sebagai Narasumber Rakernas XI PMKRI di Toraja

    Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga Diundang sebagai Narasumber Rakernas XI PMKRI di Toraja

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas Periode 2022-2024 mengundang Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Jerry Sambuaga sebagai Narasumber “Studium General” Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XI PMKRI yang akan dilaksanakan di Toraja, Sulawesi Selatan, 24 Januari 2023. Kepastian kehadiran Jerry terkonfirmasi saat Pengurus Pusat PMKRI melakukan […]

expand_less