Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kunjungi Toraja Utara, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Semua Anak Indonesia Berhak Mendapatkan Pendidikan

Kunjungi Toraja Utara, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Semua Anak Indonesia Berhak Mendapatkan Pendidikan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Menteri  Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed berkunjung ke Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, 9 November 2024.

Ini merupakan kunjungan pertama Menteri Pendidikan di Kabinet Merah Putih ke Kabupaten termuda di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungan ini, Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed bertemu dan bertatap muka dengan pimpinan daerah Kabupaten Toraja Utara serta jajaran Dinas Pendidikan di aula Toraja Prince Hotel.

Pada pertemuan ini, Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed didampingi anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Eva Stevany Rataba. Sedangkan di jajaran Pemda, hadir Pj Bupati Toraja Utara, Amson Padolo, Sekda Toraja Utara Salvius Pasang, dan Kepala Dinas Pendidikan, Martinus Manatin.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed  merasa bersyukur dan berterima kasih bisa hadir di Toraja Utara, sebab daerah ini merupakan tanah yang diberkahi.

“Mudah-mudahan ini bukan kunjungan pertama dan terakhir kali bagi kami dari jajaran Kementerian Pendidikan. Karena berdasarkan info dari Ibu Eva Stevany Rataba bahwa belum ada Menteri Pendidikan mengunjungi daerah ini. Semoga kunjungan saya bersama jajaran Kementerian membawa dampak positif bagi daerah ini,” ungkap Prof Abdul Mu’ti.

Dia menyatakan, visi besar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang telah tertuang dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional bahwa setiap warga negara layak mendapat pendidikan yang bermutu.

“Kami juga terus  berusaha mengembangkan layanan pendidikan yang inklusif,  pendidikan yang memungkinkan semua anak-anak Indonesia ini mendapatkan kesempatan belajar mendapatkan kesempatan untuk menuntut ilmu mengembangkan potensi diri dimanapun mereka berada, sebab setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan salah satunya adalah hak untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan bakat minat  dan potensi,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Kemendikdasmen juga terus berupaya untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana di dunia Pendidikan. Sebab masih banyak pernyataan ditemukan di masyarakat dimana memang banyak sarana dan prasarana pembelajaran sekolah yang belum memadai.

“Tentu kami tidak dapat memenuhi semuanya karena sangat besarnya jumlah satuan pendidikan, tetapi kami tetap berkomitmen memenuhinya sesuai dengan kemampuan anggaran dan juga dengan kerjasama berbagai pihak,” tegasnya.

Anggota DPR RI Fraksi Nasdem Komisi X, Eva Stevany Rataba dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Menteri Pendidikan yang telah meluangkan waktu untuk mengunjungi Toraja Utara.

“Berbicara terkait dengan bagaimana peningkatan pendidikan yang ada di Kabupaten Toraja Utara, saya harap melalui forum dan audiens dialog hari ini menghasilkan sesuatu ide dan gagasan yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi peningkatan pendidikan kita,” ungkap Eva Stevany Rataba.

Sementara itu, Pj Bupati Toraja Utara, Amson Padolo sangat berterima kasih atas kunjungan Menteri Pendidikan beserta seluruh jajarannya di daerah ini. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi X, Eva Stevany Rataba dan  Anggota DPRD Provinsi Sulsel Yosia Rinto Kadang.

“Atas nama pemerintah Kabupaten Toraja Utara saya mengucapkan selamat datang di kabupaten Toraja Utara. Ini merupakan sebuah penghargaan bagi kami,” ungkap Amson Padolo.

Menurut Amson, pendidikan adalah pondasi masa depan suatu bangsa sehingga kita terus berupaya untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan demi mencetak pemimpin bangsa yang berdaya saing.

“Dengan arahan dan dukungan dari Bapak Menteri kami berharap agar mendapatkan dukungan untuk mengembangkan kualitas tenaga pendidik untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak kami,” harap, Amson.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, anggota DPRD Provinsi Sulsel, Yosia Rinto Kadang, serta stakeholder terkait lainnya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang Bus Diturunkan di Bua Berlaku Hingga 10 Januari 2022

    Penumpang Bus Diturunkan di Bua Berlaku Hingga 10 Januari 2022

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kebijakan pemerintah Kabupaten Toraja Utara soal pembatasan jam masuk bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dalam Kota Rantepao hingga pukul 06.00 Wita, akan berlaku hingga tanggal 10 Januari 2021. “Kebijakan ini akan berlaku sampai tanggal 10 Januari 2022. Setelah itu akan dievaluasi dan ditentukan kemudian bagaimana selanjutnya,” terang Kepala Satuan Polisi […]

  • Januari-April 2026, Jumlah Pencari Kerja di Tana Toraja 1.069 Orang

    Januari-April 2026, Jumlah Pencari Kerja di Tana Toraja 1.069 Orang

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumlah pencari kerja di Tana Toraja tahun 2026 sudah mencapai angka 1.069 orang. Jumlah tersebut merupakan pencari kerja sejak Januari- April 2026, berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Tana Toraja, per Kamis, 29 April 2026. Jumlah tersebut masih bersifat umum, belum dikelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan dan jenis kelamin. Imanuel Y. Lande’,  […]

  • OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    OPINI: Jangan Jadikan Toraja Tumbal Mega Watt

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh; Fransiskus Allo TORAJA tidak pernah meminta menjadi pusat proyek energi. Ia dikenal dunia karena budaya dan lanskapnya, bukan karena cadangan panas buminya. Namun hari ini, di tengah ambisi transisi energi nasional, wilayah adat di Tana Toraja kembali dipetakan sebagai blok potensi. Pertanyaannya sederhana: apakah demi mengejar megawatt, kita rela menjadikan tanah leluhur sebagai tumbal? […]

  • Tim Yubileum 85 Tahun BPKT Keliling Toraja Bakti Sosial Kesehatan

    Tim Yubileum 85 Tahun BPKT Keliling Toraja Bakti Sosial Kesehatan

    • calendar_month Senin, 13 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SESEAN — Tim medis yang tergabung dalam Panitia Yubileum 85 Tahun Baptis Pertama Katolik di Toraja (BPKT) terus berkeliling dari satu lokasi ke lokasi yang lain untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Setelah diawali di Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria Makale, pada 8 Januari 2023, Tim terus bergerak ke utara, tepatnya di […]

  • Prihatin Kondisinya Rusak, Para Pemuda Ini Bentangkan Bendera Merah Putih di Bangunan Salib Buntu Singki

    Prihatin Kondisinya Rusak, Para Pemuda Ini Bentangkan Bendera Merah Putih di Bangunan Salib Buntu Singki

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bangunan penyangga maupun salib yang ada di Buntu Singki’, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, saat ini sangat memprihatinkan. Rusak cukup parah, juga ditumbuhi semak belukar. Padahal, sebelumnya, lokasi ini menjadi objek wisata favorit. Meski kondisi bangunannya memprihatinkan, namun sejumlah pemuda yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja tetap […]

  • Hindari Tarif Parkir, Kendaraan Menumpuk di Luar Pagar RSUD Lakipadada

    Hindari Tarif Parkir, Kendaraan Menumpuk di Luar Pagar RSUD Lakipadada

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Puluhan bahkan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat terparkir di sepanjang area bagian luar pagar depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada Tana Toraja, Makale. Kondisi tersebut mengakibatkan kondisi depan RSUD Lakipadada menjadi semerawut dan jalan semakin sempit karena kendaraan yang terparkir memakan badan jalan. Bahkan pada jam-jam sibuk, kemacetan tak […]

expand_less