Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemeko PMK dan Pemkab Tana Toraja Kolaborasi untuk Peningkatan Gizi Anak Usia Sekolah

Kemeko PMK dan Pemkab Tana Toraja Kolaborasi untuk Peningkatan Gizi Anak Usia Sekolah

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Dalam upaya mengoptimalkan gizi anak usia sekolah, Kemenko PMK bekerjasama dengan World Food Programme (WFP) yang melibatkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten  Kupang, dan Kabupaten Tana Toraja, telah mengembangkan dan menyiapkan uji coba Model Gizi Sekolah Dasar Terintegrasi atau Integrated Primary School Nutrition (IPSN), yang memanfaatkan pendekatan berbasis sekolah dan keluarga.

Implementasi program untuk perbaikan status gizi dan perkembangan anak usia sekolah dasar di Indonesia sudah lama tertinggal. Berbagai data terakhir menunjukkan bahwa masalah anak usia sekolah dasar di Indonesia masih mengalami masalah kekurangan gizi makro dan mikro, serta masalah perilaku jajan yang berisiko tidak sehat.

Beragam model intervensi gizi anak sekolah dapat diterapkan seperti pendidikan gizi, kebun sekolah, kantin sehat sekolah, keamanan dan mutu makanan jajanan, makan bersama di sekolah, pemberian makanan, pemberian suplemen gizi, dan kombinasi dari dua atau lebih kegiatan tersebut. Pendekatan pendidikan gizi bagi anak sekolah dapat dilakukan melalui sekolah di UKS. Begitupun, adanya potensi pendekatan melalui keluarga (misalnya melalui kelompok P2K2 dari PKH) atau saluran lain yang menyasar orang tua untuk mengoptimalkan penguatan praktik konsumsi yang baik dan benar pada anak usia sekolah dasar.

Pada kesempatan ini Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kemenko PMK, Jelsi Natalia Marampa menyampaikan bahwa untuk perluasan akses gizi bagi anak usia sekolah yang optimal, maka perlu dilakukan penyusunan rencana kerja, penganggaran, dan kolaborasi multisektor dengan pendekatan koalisi dan kemitraan.

“Efektivitas implementasi dan pelaksanaan di lapangan harus dibentuk secara kreatif oleh pemerintah daerah sehingga tercipta peningkatan gizi anak usia sekolah dasar yang terintegrasi dan dapat menginisiasi keberlanjutan program di masa depan,” terang Jelsi Natalia Marampa.

Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Bapak Budiono Subambang, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan dan Pemuda Ibu Woro Srihastuti Sulistyaningrum, Plt. Direktur Sekolah Menengah Pertama, I Nyoman Rudi Kurniawan, Country Director and Representative WFP di Indonesia Jennifer Rosenzweig, WFP Headquarters Rome Peter Holtsberg, WFP Headquarters Rome Sandra Hittmeyer, dan WFP Regional Bureau Bangkok Vera Mayer.

Nutrition Advisor WFP Country Office, Yoris van Hees juga menyampaikan, ‘’keberadaan RAN PIJAR (Permenko PMK nomor 1 Tahun 2022) dapat menjadi payung hukum bagi tingkat nasional dan daerah untuk peningkatan gizi anak usia sekolah melalui intergrasi Social Behaviour Change Communication (SBCC) yang dimasukkan dalam model Intgrated Primary School Nutrition (IPSN). Dari uji coba pengembangan model yang sudah dilakukan di 3 Kabupaten, diharapkan dapat merepresentasikan dan mewakili kondisi Indonesia bagian Barat, Tengah dan Timur.

Lebih lanjut dapat disimpulkan bahwa untuk menunjang peningkatan gizi anak usia sekolah dibutuhkan setidaknya penguatan edukasi gizi, perbaikan akses makanan bergizi dan lingkungan sehat di sekolah, penerapan regulasi sekolah, serta komunikasi dan kolaborasi lintas sektor demi mendukung terwujudnya perbaikan kesehatan dan gizi anak usia sekolah. (*)

Penulis: Desianti/rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Jalan Poros Rantepao-Palopo (Km 7) Diperbaiki

    Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Jalan Poros Rantepao-Palopo (Km 7) Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Ada tikungan dan sepintas terlihat mulus. Namun badan jalan poros Rantepao-Palopo, tepatnya di Kilometer (Km) 7, Lembang (Desa) Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Toraja Utara ini sering “menipu” pengendara. Sebab, di lokasi ini, sering sekali terjadi kecelakaan lalu lintas. Penyebabnya adalah jalan yang bergelombang dan miring. Selepas tikungan; baik dari arah Palopo maupun […]

  • MPH PGI Sulselbara Dilantik, Ini Arahan Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel

    MPH PGI Sulselbara Dilantik, Ini Arahan Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri pelantikan Majelis Pekerja Haria Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbara), periode 2021-2026, yang digelar di Gereja GPIB Immanuel, Jalan Balaikota, Makassar, Sabtu, 20 Maret 2021. Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Walikota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto, Ketua Forum […]

  • JKN Jadi Andalan Senda Warga Tondon, Dapatkan Penanganan Cepat saat Asma Kambuh

    JKN Jadi Andalan Senda Warga Tondon, Dapatkan Penanganan Cepat saat Asma Kambuh

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Senda (17) Wargan Tondon Matallo Toraja Utara, salah satu peserta yang merasakan manfaat JKN. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, TONDON — Akses pelayanan kesehatan yang cepat menjadi kebutuhan utama ketika seseorang mengalami kondisi darurat. Hal tersebut dirasakan Senda Palangan (17), warga Lembang Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, ketika penyakit asma yang telah lama ia […]

  • UKI Toraja Gelar Wisuda Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 Diikuti 1.032 Wisudawan

    UKI Toraja Gelar Wisuda Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 Diikuti 1.032 Wisudawan

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Wisuda Sarjana UKI Toraja Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025. (Foto/AP-KarebaToraja).   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Sarjana Strata 1 Semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025 bertempat di Auditorium Kampus 2 UKI Toraja, Kakondongan Tallunglipu, Toraja Utara, Sabtu 10 Mei 2025. Wisuda diikuti sebanyak […]

  • DAK Fisik Tana Toraja Rp 126,1 Miliar, Dana Desa Rp 124,7 Miliar

    DAK Fisik Tana Toraja Rp 126,1 Miliar, Dana Desa Rp 124,7 Miliar

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp 126,1, miliar tahun 2021. Jumlah ini naik sekitar Rp 34 miliar dari tahun 2020 dimana saat itu Pemkab Tana Toraja hanya mendapat Rp 92,2 miliar DAK Fisik. Selain DAK Fisik, Pemkab Tana Toraja juga mendapat kenaikan transfer Alokasi Dana Desa […]

  • Breaking News: Truk Terbalik di Malimbong Balepe’, 1 Meninggal, 6 Luka

    Breaking News: Truk Terbalik di Malimbong Balepe’, 1 Meninggal, 6 Luka

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Truk dengan Nomor Polisi DP 8276 FD yang membawa rombongan Rambu Solo’ terbalik di jalan Poros Paso’bo – Matangli Lembang Leppan Kecaman Malimbong Balepe’. (Foto/CaptureVideoFacebook Jhon Patu Rerung Jhon)   KAREBA -TORAJA.COM, MALIMBONG BALEPE’ — Musibah kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Poros Paso’bo – Matangli Lembang Leppan, Kecamatan Malimbong Balepe’ Tana Toraja, Rabu sore 25 […]

expand_less