Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jelsi Marampa: Penurunan Stunting Butuh Komitmen dan Kerja Sama Semua Pihak

Jelsi Marampa: Penurunan Stunting Butuh Komitmen dan Kerja Sama Semua Pihak

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 16 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Target penurunan stunting yang telah ditetapkan hanya dapat tercapai melalui komitmen dan dukungan serta kerjasama dengan berbagai pihak, baik Kepala Daerah, Kepala OPD dan jajarannya, Tim Penggerak PKK, Akademisi, organisasi profesi, tokoh masyarakat, tokoh agama, NGO , tenaga, dan seluruh komponen masyarakat.

Hal itu diungkapkan Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan kebudayaan, Jelsi Natalia Marampa, SKM, MKKK pada Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Kinerja Aksi  Konvergensi Stunting Kabupaten Tana Toraja di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Sabtu, 14 Mei 2022.

Menurut Pejabat Kemenko PMK RI asal Toraja ini, penguatan peran pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan pelaksanaan intervensi spesifik dan sensitive tepat sasaran pada lokus prioritas  dan dukungan APBD.

“Stunting bukan hanya disebabkan karena rendahnya akses terhadap makanan bergizi, tetapi dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti pola asuh yang kurang baik, jarak kelahiran, kehamilan remaja, rendahnya akses pelayanan kesehatan,  termasuk akses air minum dan sanitasi,  pernikahan dini, dan sebagainya,” terang Jelsi Natalia Marampa, yang merupakan putri dari budayawan Toraja, A.T Marampa ini.

BERITA TERKAIT: Putri Budayawan Toraja Ini Dilantik Jadi Pejabat Eselon II di Kemenko PMK RI

Lebih lanjut, Jelsi Marampa menguraikan, pendekatan pada hulu harus dilakukan, yakni sejak remaja, remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui; dan anak berusia O (nol) – 59 bulan.

“Perlunya kesadaran masyarakat untuk peduli kesehatannya mulai dari masa remaja sampai mempersiapkan pernikahan yang matang, untuk pasangan usia subur agar nantinya tidak melahirkan anak-anak yang stunting,” katanya.

Menurut Jelsi Marampa, prevalensi stunting di kabupaten Tana Toraja masih termasuk kategori  tinggi, karena masih berada di angka  29,2 % atau terdapat 6.241 balita stunting,  lebih tinggi dari angka prevalensi Provinsi Sulawesi Selatan yang berada pada angka 27.4 % (192.190 Balita stunting). Prevalensi stunting nasional saat ini berada pada angka 24.4 %. (SSGI 2021).

“Kita masih perlu  upaya inovasi, agar terjadi penurunan 3,35% per tahun sehingga tercapai target 14% tahun 2024 sesuai target yang telah ditetapkan Presiden,” katanya.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun (balita) yang diakibatkan kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang terjadi terutama pada periode Seribu Hari Kehidupan (HPK) yaitu pada masa janin dan anak usia dua tahun.

Rapat Koordinasi Persiapan Penilaian Kinerja Aksi  Konvergensi Stunting Kabupaten Tana Toraja ini dipimpian Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung  didampingi Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombe, SpA dan dihadiri Sekretaris Daerah dan seluruh Kepala OPD se Kabupaten Tana Toraja, Ketua Tim Penggerak PKK, Direktur RSUD Lakipadada. para Camat, dan Kepala Puskesmas se Tana Toraja. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barana’ Expo 2023; Miniatur Indonesia dari Toraja

    Barana’ Expo 2023; Miniatur Indonesia dari Toraja

    • calendar_month Senin, 9 Okt 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — SMA Kristen Barana’ terus membuktikan kualitasnya sebagai sekolah unggulan dan sekolah terbaik di Toraja. Event Barana’ Expo dan Festival Of Language and Culture 2023 yang digelar selama dua hari, Jumat -Sabtu, 6-7 Oktober 2023 yang digagas oleh SMA Kristen Barana’ Rantepao jadi ajang kreativitas siswa mengeksplorasi seluruh minat dan bakat dan kemapuan […]

  • Lewat Buka Puasa Bersama, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial ke Driver Draiv di Rantepao

    Lewat Buka Puasa Bersama, BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial ke Driver Draiv di Rantepao

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan ke Driver Draiv. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Toraja menggelar kegiatan sosialisasi manfaat program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama para driver ojek online (ojol) Platform Draiv di Rantepao, Toraja Utara, Jumat 06 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk […]

  • Manfaatkan JKN, Esra Rasakan Layanan Semakin Mudah dan Semakin Baik

    Manfaatkan JKN, Esra Rasakan Layanan Semakin Mudah dan Semakin Baik

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Berita bahagia datang dari seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Lembang (Desa) Kalua’, Kecamatan Mengkendek, kabupaten Tana Toraja. Esra Sari Yunita (35), seorang penerima manfaat Program JKN melahirkan secara normal seorang bayi dengan selamat. Ia membagikan pengalaman bahagia tersebut kepada Tim Jamkesnews saat mengikuti kegiatan BPJS Keliling untuk melakukan perubahan data […]

  • Film Dokumenter “Tallulolona” Karya Siswa SMAN 2 Toraja Utara Masuk Final FFD 2021

    Film Dokumenter “Tallulolona” Karya Siswa SMAN 2 Toraja Utara Masuk Final FFD 2021

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Film dokumenter berjudul “Tallulolona” karya siswa-siswi SMA Negeri 2 Toraja Utara masuk tiga besar finalis Kompetisi Film Pelajar pada Festival Film Dokumenter (FFD) Yogyakarta, tahun 2021. Pemutaran film tiga finalis FFD 2021 akan dilaksanakan pada Selasa, 23 November 2021 secara luring di Kedai Kebun Yogyakarta. Film Tallulolona menceritakan karya seorang Pendeta bernama […]

  • Cegah PMK, Pemerintah Larang Aktivitas Adu Kerbau untuk Sementara Waktu

    Cegah PMK, Pemerintah Larang Aktivitas Adu Kerbau untuk Sementara Waktu

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja melarang aktivitas adu kerbau (silaga tedong) untuk sementara waktu. Aturan itu mulai diberlakukan sejak 8 Juli 2022 hingga waktu yang belum ditentukan. Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, melalui Surat Edaran Nomor 338/0733/DISTAN yang ditandatangani oleh Wakil Bupati, Frederik Victor Palimbong tanggal 8 Juli 2022, menegaskan […]

  • Viral di Medsos, Kakak Beradik Pelaku Penganiayaan Terhadap Seorang Kakek di Balusu Ditangkap

    Viral di Medsos, Kakak Beradik Pelaku Penganiayaan Terhadap Seorang Kakek di Balusu Ditangkap

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tim Sillaku’ Resmob Satreskrim Polres Toraja Utara berhasil mengamankan dua bersaudara asal Lilikira Ao’gading, Kecamatan Balusu, Sabtu, 21 Februari 2026. Kedua kakak beradik, yang masing-masing berinisial RP (27) dan GGP (17) itu ditangkap karena diduga kuat menjadi pelaku penganiayaan berat terhadap seorang kakek berusia 60 tahun, pada Jumat, 20 Februari 2026 dini […]

expand_less