oleh

Putri Budayawan Toraja Ini Dilantik Jadi Pejabat Eselon II di Kemenko PMK RI

KAREBATORAJA.COM, JAKARTA — Jelsi Natalia Marampa, SKM, MKKK dilantik menjadi Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan pada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (KEMENKO PMK-RI), Kamis, 12 November 2020.

Prosesi pelantikan 12 Pejabat Tinggi Pratama di lingkup Kemenko PMK ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Jelsi Natalia Marampa, SKM, MKKK adalah putri dari budayawan Toraja, A.T Marampa. Dia adalah istri dari mantan calon Wakil Bupati Toraja Utara, periode 2010-2015, John O.S Bari, yang berpasangan dengan Bride S. Allorante.

Jelsi Natalia Marampa, SKM, MKKK adalah satu dari sedikit orang Toraja yang pernah menduduki jabatan Eselon I dan II di Kementerian. Selain itu, ada nama Christina Maria Rantetana (Almarhumah), drg Maria Sidang, dan beberapa lainnya.

Jelsi Natalia Marampa, SKM, MKKK, lahir di Rantepao, 26 Desember 1968. Dia menamatkan sekolah dasar, SMP, dan SMA di Rantepao. Lalu melanjutkan pendidikan sarjana di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, kemudian menyelesaikan Strata 2 di Universitas Indonesia dengan keahlian Kesehatan Kerja.

Berikut, rekam jejak karir Jelsi Natalia Marampa, SKM, MKKK:

Tahun 1994 diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bertugas pertama kali di Puskesmas Alkitetangae Maros. Tahun 1997 dia diterima masuk ke Kementerian Kesehatan dan bekerja di Direktorat Peran Serta Masyarakat Kemenkes.

Tahun 2000 dia diangkat jadi Kepala Seksi Pengaturan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI. Lalu, tahun 2002 menjadi Kepala Seksi Standarisaai Jaminan Pemeliharaan Kesehatan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melantik 12 Pejabat Tinggi Pratama di lingkup Kemenko PMK.

Tahun 2002 – 2004, dia pindah ke Direktorat Kesehatan Kerja menangani Kesehatan Pekerja. Kemudian tahun 2006 diangkat sebagai Kepala Subdirektorat Kapasitas Kesehatan Kerja. Tahun 2010 diangkat sebagai Kepala Subdit Kemitraaan Kesehatan Kerja dan tahun 2016 sebagai Kepala Subdit Lingkungan Kerja.

Karirnya terus naik, Tahun 2017 diangkat sebagai Kepala Subdit Pengaman Limbah dan Radiasi hingga saat ini. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya