Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Eksekutif Tak Hadiri RDP Dugaan Pemaksaan ASN Terlibat Politik Praktis di DPRD Toraja Utara

Eksekutif Tak Hadiri RDP Dugaan Pemaksaan ASN Terlibat Politik Praktis di DPRD Toraja Utara

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 30 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tak satu pun unsur eksekutif yang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Toraja Utara, Kamis, 30 Maret 2023.

Padahal, sebelumnya DPRD sudah mengundang sejumlah pejabat eksekutif, mulai dari Sekretaris Daerah, beberapa Kepala OPD, maupun ASN yang terindikasi terlibat maupun dipaksakan atau diintimidasi untuk terlibat politik praktis.

Sejumlah anggota dewan pun meradang. Mereka menuding pemerintah/eksekutif tidak menghargai lembaga DPRD. Juga melecehkan lembaga yang merupakan resprentasi perwakilan rakyat tersebut.

Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Toraja Utara, Nober Rante Siama’ tersebut membahas masalah netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi pemilu legislatif tahun 2024.

Nober Rante Siama’ menyebut, RDP ini digelar sebagai tindak lanjut dari laporan aspirasi masyarakat yang masuk ke dewan. DPRD, kata dia, wajib menindaklanjuti setiap aspirasi maupun keluhan masyarakat, apalagi yang masuk secara resmi ke dewan.

“Ada aspirasi dan laporan masyarakat terkait dugaan pemaksaan atau intimidasi yang dilakukan oleh pimpinan daerah terhadap ASN untuk terlibat dalam politik praktis. Juga ada laporan mengenai beberapa oknum ASN yang ikut dalam kegiatan sosialisasi atau kampanye keluarga bupati. Itu yang kita bicarakan dalam RDP ini,” jelas Nober.

RDP itu sendiri dihadiri oleh pihak atau masyarakat yang menyampaikan aspirasi serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara. Dalam penjelasannya, salah satu warga yang menyampaikan aspirasi terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, yang terkesan memaksa dan mengintimidasi sejumlah ASN untuk melakukan pendataan pemilih untuk kepentingan pencalonan istrinya sebagai anggota DPR RI.

Selain itu, terungkap pula sejumlah oknum ASN yang tertangkap kamera foto maupun video ikut dalam kegiatan sosialisasi bakal caleg dari Partai Golkar yang dilakukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang.

Namun, semua ASN yang diundang, tidak ada satu pun yang datang memenuhi undangan DPRD mengikuti RDP ini.

“Ini sangat kita sesalkan ya. Padahal tujuan kita di sini adalah untuk melakukan klarifikasi dan mengingatkan akan netralitas ASN dalam politik. Jangan sampai mereka (ASN) terkena akibat hanya karena dipaksa,” kata Nober.

Nober juga menegaskan bahwa RDP ini dilaksanakan untuk merespon aspirasi dan laporan masyarakat yang masuk ke DPRD. Bukan dengan maksud mengambil alih tugas dan kewenangan Badan Pengawas Pemilu.

“Kemudian, RDP ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari fungsi DPRD, yakni pengawasan terhadap pemerintah. Lalu, ada kesepakatan bersama antara beberapa menteri, DPRD, dan Bawaslu, dimana salah satu poin di dalamnya memberi ruang kepada DPRD untuk ikut melakukan pengawasan terhadap netralitas ASN,” jelas Nober.

RDP ini dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 Wita. Namun karena tidak satupun pihak eksekutif yang hadir, RDP ini molor beberapa jam. RDP berlangsung sekitar dua setengah jam dan berakhir sekitar pukul 16.00 Wita. (*)

Penulis/Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa dugaan korupsi dana infrastruktur, Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah, 6 tahun penjara dan pidana tambahan berupa uang penganti Rp 7 miliar. JPU KPK juga menuntut agar hakim mencabut hak politik Nurdin Abdullah. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK dengan […]

  • Tinjau Lokasi Longsor di Tana Toraja, Menko PMK Serahkan Dana Siap Pakai dan Anggaran Relokasi

    Tinjau Lokasi Longsor di Tana Toraja, Menko PMK Serahkan Dana Siap Pakai dan Anggaran Relokasi

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA, MAKALE — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengunjungi keluarga korban tanah longsor di Palangka, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 19 April 2024. Muhadjir Effendy meninjau langsung lokasi tanah longsor yang menelan korban jiwa sebanyak 16 orang pada Sabtu, 13 April 2024 didampingi Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan […]

  • PT Malea Energy Gelar Safari Ramadhan Bersama Masyarakat Tondok Lemo, Makale Selatan

    PT Malea Energy Gelar Safari Ramadhan Bersama Masyarakat Tondok Lemo, Makale Selatan

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Pimpinan dan Manajemen PT Malea Energy kembali menyentuh masyarakat sekitar lokasi perusahaan melalui kegiatan silaturrahim yang dikemas dalam bentuk Buka Puasa bersama Ramadhan 1443 H. Sabtu, 23 April 2022 Pimpinan PT Malea Energy Victor Datuan Batara kembali menyapa masyarakat Dusun Tondok Lemo Lembang Bo’ne Buntu Sisong, Kecamatan Makale Selatan. Suasana penuh […]

  • Dalam 7 Bulan, 4 Warga Tenggelam di Sungai Maiting, Rindingallo

    Dalam 7 Bulan, 4 Warga Tenggelam di Sungai Maiting, Rindingallo

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Cerita tentang pencarian peristiwa tenggelam maupun pencarian terhadap anggota Kodim 1414 Tana Toraja bernama SERDA TNI Amiruddin, belum juga hilang dari ingatan. Sebab, proses pencarian terhadap Babinsa Lembang Lempo Poton Koramil 1414-03 Rindingallo tersebut memakan waktu cukup lama, sekitar dua minggu dan dihentikan pada 24 November 2022. Berita tentang Almarhum SERDA TNI […]

  • Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Rindingbatu, Kesu’

    Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Rindingbatu, Kesu’

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan warga terapung di aliran Sungai Sa’dan, tepatnya di Pao, Lembang Rindingbatu, Kecamatan Kesu’ (belakang Hotel Rantepao Lodge), Toraja Utara, Minggu, 3 Oktober 2021 pagi. Mayat bayi tanpa busana itu pertama kali ditemukan seorang warga bernama Matius Maju, sekitar pukul 07.30 Wita, saat dirinya sedang mencari kayu di […]

  • Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hati-hati meneriaki atau mencap seseorang dengan kata “pelakor” (perebut laki orang). Karena dampaknya bisa fatal, berujung ke pidana. Seperti yang dialami oleh seorang ibu berinisial LL (47 tahun), warga Tiroali, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Dia dianiaya oleh tetangga kampungnya, SY (24 tahun), gegara diteriaki “pelakor” saat berpapasan di Jalan Rarukan, Kelurahan […]

expand_less