Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dugaan Korupsi Dana BOK Rp 5,1 Miliar, Kejaksaan Tahan 2 Pegawai Dinkes Toraja Utara

Dugaan Korupsi Dana BOK Rp 5,1 Miliar, Kejaksaan Tahan 2 Pegawai Dinkes Toraja Utara

  • account_circle Desianti/Art
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao menetapkan dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2024 senilai Rp Rp5.161.554.000.

Kedua tersangka itu, masing-masing berinisial ASP dan RTP. Sebelumnya, kedua orang ini masih berstatus saksi. ASP merupakan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara sekaligus selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Sedangkan RTP adalah staf  pada Bidang Yankes sekaligus selaku Pelaksana Kegiatan Bidang Pelayanan Kesehatan.

Selain ditetapkan sebagai tersangka, kedua ASN tersebut juga langsung dilakukan penahanan. Keduanya dikenakan rompi pink dan diborgol menuju mobil tahanan. Saat digiring, keduanya terlihat pasrah.

“Kedua tersangka dilakukan penahanan hingga 20 hari ke depan, terhitung sejal Jumat, 14 November 2025,” terang Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao, Alexander Tanak, SH.,MH kepada media.

Kedua tersangka dilakukan penahanan untuk kepentingan penyidikan dan penyusunan berkas perkara serta dengan mempertimbangkan terpenuhinya alasan subjektif dan alasan objektif.

Lebih lanjut, Alexander Tanak menyatakan bahwa penetapan tersangka terhadap dua orang tersebut dilakukan setelah Penyidik menemukan alat bukti yang sah dan cukup.

Kasus dugaan korupsi ini bermula pada tahun 2024, dimana pemerintah Kabupaten Toraja Utara memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik berupa Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) senilai Rp 5.161.554.000,-

Anggaran sebesar ini, diperuntukkan bagi beberapa program, diantaranya

  1. Penurunan AKI-AKB dan perbaikan gizi masyarakat;
  2. Upaya deteksi dini, preventif dan respons penyakit;
  3. Upaya gerakan masyarakat hidup sehat;
  4. Penguatan koordinasi tata kelola UKM sekunder;
  5. Dukungan mutu dan akreditasi FKTP;
  6. Kefarmasian dan bahan medis habis pakai;
  7. Pelayanan kesehatan bergerak;
  8. Penguatan kolaborasi Puskesmas dengan klinik pratama dan tempat praktik mandiri dokter (TPMD) dalam pelayanan program prioritas;
  9. Kalibrasi alat kesehatan;
  10. Pelatihan/peningkatan kapasitas tenaga kesehatan untuk topik prioritas, dan;
  11. Peningkatan kapasitas kader kesehatan untuk topik prioritas.

Namun setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan permintaan audit ke lembaga yang berwenang, ditemukan sejumlah penyimpangan yang dilakukan oleh para tersangka. Diantaranya, adanya pencairan anggaran dengan membuat nota pertanggungjawaban fiktif, melakukan pencairan anggaran perjalanan dinas fiktif, adanya permintaan pengembalian uang yang sudah ditransfer ke pihak ketiga (cash back), serta adanya pencairan anggaran yang bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara.

Kemungkinan Tersangka Lain

Ditanyakan, apakah masih ada orang atau pihak lain yang bisa dinaikkan statusnya menjadi tersangka, Alexander hanya tersenyum. Namun sekilas dia menyebut kemungkinan itu ada.

“Pokoknya dalam waktu dekatlah akan ada lagi tersangkanya,” ucap Alexander. (*)

  • Penulis: Desianti/Art
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Keterangannya Diragukan Polisi, Pihak Keluarga Kukuh Orang Tua Mereka Dirampok di To’pinus

    Meski Keterangannya Diragukan Polisi, Pihak Keluarga Kukuh Orang Tua Mereka Dirampok di To’pinus

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pihak keluarga korban begal atau perampokan di To’pinus, jalan poros Ulusalu-Bittuang, yang terjadi pada Jumat, 30 Juli 2021 yang lalu, bersikukuh bahwa orang tua mereka dirampok. Polisi mestinya tidak terburu-buru mengambil kesimpulan. “Sejak awal, kami pihak keluarga menyerahkan dan percayakan sepenuhnya kasus ini kepada aparat yang berwenang. Terkait keraguan polisi terhadap keterangan […]

  • Sehari, 103 Pasien Covid-19 di Tana Toraja Dilaporkan Sembuh

    Sehari, 103 Pasien Covid-19 di Tana Toraja Dilaporkan Sembuh

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Testing, tracing (penelusuran), dan treatment (tindak lanjut perawatan pasien), yang cukup baik dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Tana Toraja memang menemukan banyak kasus baru. Namun, langkah ini juga membuat tingkat kesembuhan pasien Covid-19 sangat tinggi. Kemudian, tingkat kematian rendah. Penanganan dan penanggulangan virus Corona di Kabupaten Tana Toraja memang terus memperlihatkan trend […]

  • DPC Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga Kristen Indonesia Toraja Utara Dilantik

    DPC Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga Kristen Indonesia Toraja Utara Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Pengurus DPP BKSG-LK Indonesia bersama pengurus DPC BKSG-LK Indonesia Toraja Utara pada acara pelantikan di Aula Hotel Misliana Toraja Utara. (foto: Ind/kareba toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Badan Kerja Sama Gereja dan Lembaga Kristen Indonesia (BKSG-LK Indonesia) Toraja Utara resmi dilantik, Sabtu 06 Juli 2024 di Aula Hotel Misliana Toraja Utara […]

  • Lagi, Perantau Toraja Jadi Korban Kebrutalan KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan

    Lagi, Perantau Toraja Jadi Korban Kebrutalan KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA —  Perantau asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, kembali menjadi korban kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIT, seorang perantau yang merupakan tukang kayu asal Toraja, Daniel Datti, ditemukan tewas dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya. Jenazah Daniel ditemukan di […]

  • Intip Kemeriahan Semarak Ramadan dari Ujung Tana Toraja oleh Ikatan Remaja Masjid Babuttaubah Kaluku Gandangbatu Sillanan

    Intip Kemeriahan Semarak Ramadan dari Ujung Tana Toraja oleh Ikatan Remaja Masjid Babuttaubah Kaluku Gandangbatu Sillanan

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Peserta dan Panitia Semarak Ramadan berfoto setelah acara pembukan. (Foto-Istimewa).   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Ikatan Remaja Masjid Babuttaubah Kaluku bersama Santri Khidmat Kurir Langit Barru menggelar kegiatan Semarak Ramadan 1446 H. Kegiatan berlangsung dari tanggal 23 s/d 27 Maret 2025, bertempat di Masjid Babuttaubah Kaluku, Kelurahan Salubarani, Kec. Gandangbatu Sillanan, Kab. Tana Toraja. Selain […]

  • Jelang Lebaran, THR Sebagian ASN di Tana Toraja Belum Cair

    Jelang Lebaran, THR Sebagian ASN di Tana Toraja Belum Cair

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    Sebagian ASN di Tana Toraja belum menerima THR padahal Hari Raya Idul Fitri 1447 H sisa 4 hari. (Foto: Ilustrasi AI)     KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja mulai melakukan pembayaran tunjangan hari raya (THR) kepada pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian […]

expand_less